Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Konsep Pendidikan Klasik dan Modern Perspektif Ibn Khaldun dan Muhammad Abduh

View through CrossRef
Ibnu Khaldun sebagai tokoh dan pembaharu di dalam pembahasan pendidikan dan pengajaran termasuk pembahasan yang bersifat historis, dan pembahasan Ilmu Jiwa Pendidikan dan Pengajaran. Selanjutnya penulis komparasikan dengan tokoh pemikir modern yaitu Muhammad Abduh. Menurut sebagai tokoh yang mewakili konsep pendidikan klasik Ibnu Khaldun, ilmu pengetahuan dan ilmu pembelajaran adalah pembawaan manusia karena adanya kesanggupan berpikir. Dalam proses belajar manusia harus sungguh-sungguh dan memiliki bakat. Dalam mencapai pengetahuan yang beraneka ragam, seseorang tidak hanya membutuhkan ketekunan, tapi juga bakat. Seseorang perlu mengembangkan keahliannya dibidang tertentu. Ibnu Khaldun membagi pendidikan menjadi tiga: (1) Ilmu lisan yaitu Ilmu bahasa dan sastra, (2) Ilmu Naqli yaitu Ilmu yang bersumber pada al-Qur’an dan Hadits, (3) Ilmu Aqli yaitu Ilmu yang berdasarkan pada akal. Sedangkan program pembaharuan pendidikan yang diajukan Muhammad Abduh adalah: memahami dan menggunakan ajaran Islam dengan benar, sebagai salah satu fondasi utama untuk mewujudkan kebangkitan masyarakat. Dia mengkritik sekolah-sekolah modern yang didirikan oleh misionaris asing, juga mengkritik sekolah-sekolah yang didirikan pemerintah. Menurutnya, di sekolah-sekolah  misionaris yang didirikan bangsa asing (al-madrasah al-ajnabiyyah) siswa dipaksa untuk mempelajari kristen, sementara itu di sekolah-sekolah pemerintah, siswa tidak diajar agama Islam sama sekali. Muhammad Abduh membagi pendidikan menjadi dua, yaitu: Ibadah dan Muamalat.
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto
Title: Konsep Pendidikan Klasik dan Modern Perspektif Ibn Khaldun dan Muhammad Abduh
Description:
Ibnu Khaldun sebagai tokoh dan pembaharu di dalam pembahasan pendidikan dan pengajaran termasuk pembahasan yang bersifat historis, dan pembahasan Ilmu Jiwa Pendidikan dan Pengajaran.
Selanjutnya penulis komparasikan dengan tokoh pemikir modern yaitu Muhammad Abduh.
Menurut sebagai tokoh yang mewakili konsep pendidikan klasik Ibnu Khaldun, ilmu pengetahuan dan ilmu pembelajaran adalah pembawaan manusia karena adanya kesanggupan berpikir.
Dalam proses belajar manusia harus sungguh-sungguh dan memiliki bakat.
Dalam mencapai pengetahuan yang beraneka ragam, seseorang tidak hanya membutuhkan ketekunan, tapi juga bakat.
Seseorang perlu mengembangkan keahliannya dibidang tertentu.
Ibnu Khaldun membagi pendidikan menjadi tiga: (1) Ilmu lisan yaitu Ilmu bahasa dan sastra, (2) Ilmu Naqli yaitu Ilmu yang bersumber pada al-Qur’an dan Hadits, (3) Ilmu Aqli yaitu Ilmu yang berdasarkan pada akal.
Sedangkan program pembaharuan pendidikan yang diajukan Muhammad Abduh adalah: memahami dan menggunakan ajaran Islam dengan benar, sebagai salah satu fondasi utama untuk mewujudkan kebangkitan masyarakat.
Dia mengkritik sekolah-sekolah modern yang didirikan oleh misionaris asing, juga mengkritik sekolah-sekolah yang didirikan pemerintah.
Menurutnya, di sekolah-sekolah  misionaris yang didirikan bangsa asing (al-madrasah al-ajnabiyyah) siswa dipaksa untuk mempelajari kristen, sementara itu di sekolah-sekolah pemerintah, siswa tidak diajar agama Islam sama sekali.
Muhammad Abduh membagi pendidikan menjadi dua, yaitu: Ibadah dan Muamalat.

Related Results

ILMU PENGETAHUAN DAN PEMBAGIANNYA MENURUT IBN KHALDUN
ILMU PENGETAHUAN DAN PEMBAGIANNYA MENURUT IBN KHALDUN
Although he also discussed science with various branches and scope, so that he was known as an expert in the discourse of science in Islam, Ibn Khaldun was still often positioned a...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Konsep Pendidikan Islam Menurut Ibnu Khaldun dan Relevansinya dengan Sistem Pendidikan Nasional
Konsep Pendidikan Islam Menurut Ibnu Khaldun dan Relevansinya dengan Sistem Pendidikan Nasional
Abstract. The decline of Islamic education can be seen from different sectors, concepts, systems, curriculum, methods that are considered less relevant to society’s needs. Whereas ...
AGAMA DAN FILSAFAT
AGAMA DAN FILSAFAT
Ibnu Khaldun adalah salah satu pemikir yang teguh beriman kepada Allah dan orang yang teguh berpegang pada ajaran Islam. Dalam kitabnya Al-Muqaddimah selalu diselingi dengan nama A...
Dampak Tafsir Muhammad ‘Abduh terhadap Tafsir-Tafsir Sesudahnya
Dampak Tafsir Muhammad ‘Abduh terhadap Tafsir-Tafsir Sesudahnya
Muhammad ‘Abduh, according to Muhammad ‘Imârah, is the greatest Islamic scholar in this modern age who provides reflection and interpretation of the verses of the Qoran. The great ...
Pemikiran Pendidikan Islam Dalam Pandangan Muhammad Abduh
Pemikiran Pendidikan Islam Dalam Pandangan Muhammad Abduh
Pendidikan islam sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai ajaran agama islam pada ruang pendidikan. Penelitian  ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pemikiran pe...
Pendidikan Anak Perspektif Ibn Qayyim Al Jauziyyah
Pendidikan Anak Perspektif Ibn Qayyim Al Jauziyyah
Fitrah manusia terlahir dengan membawa ke-Islaman dan ketauhidan, serta potensi-potensi sebagai makhluk ciptaan Allah. Potensi dasar yang dimiliki anak ini,menjadikan bimbingan dan...

Back to Top