Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS KINERJA UPS (UNINTERRUPTIBLE POWER SUPPLY) BEBAN GEDUNG TERMINAL DENGAN BEBAN AIRFIELD LIGHTING SYSTEM

View through CrossRef
UPS (Uninterruptible Power Supply) memberi daya sementara ketika daya utama mengalami kegagalan sehingga beban tidak mengalami pemadaman. UPS sangat dibutuhkan pada perusahaan agar ketika terjadi pemadaman, beban esensial dapat terus teraliri listrik. UPS dipasang pada beberapa peralatan listrik untuk aplikasi gedung dan AFL (AirField Lighting System). Setiap UPS yang dipasang pada keduanya sangat berbeda karakteristiknya. Diperlukan pendataan terlebih dahulu sebelum memutuskan pemasangan UPS, agar UPS yang digunakan sesuai dengan standart yang diperlukan untuk menjadi supply catu daya cadangan sementara. Kapasitas Suplai UPS pada Gedung Terminal diketahui lebih kecil dibandingkan dengan Airfield Lighting System, dimana kapasitas Suplai UPS pada Gedung Terminal sebesar 32.988VA, sedangkan kapasitas suplai UPS pada Airfield Lighting System sebesar 65.913VA. Nilai %THDi yang dihasilkan pada Airfield Lighting System sangatlah besar hingga mencapai 34,08%, sedangkan pada Gedung Terminal %THDi nya hanya mencapai 10,75% saja. Hal ini dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan UPS yang sesuai dengan karakteristik bebannya masing-masing. Kata Kunci: AFL (AirField Lighting System), Beban Esensial, Catu daya cangan, UPS (Uninterruptible Power Supply)
Title: ANALISIS KINERJA UPS (UNINTERRUPTIBLE POWER SUPPLY) BEBAN GEDUNG TERMINAL DENGAN BEBAN AIRFIELD LIGHTING SYSTEM
Description:
UPS (Uninterruptible Power Supply) memberi daya sementara ketika daya utama mengalami kegagalan sehingga beban tidak mengalami pemadaman.
UPS sangat dibutuhkan pada perusahaan agar ketika terjadi pemadaman, beban esensial dapat terus teraliri listrik.
UPS dipasang pada beberapa peralatan listrik untuk aplikasi gedung dan AFL (AirField Lighting System).
Setiap UPS yang dipasang pada keduanya sangat berbeda karakteristiknya.
Diperlukan pendataan terlebih dahulu sebelum memutuskan pemasangan UPS, agar UPS yang digunakan sesuai dengan standart yang diperlukan untuk menjadi supply catu daya cadangan sementara.
Kapasitas Suplai UPS pada Gedung Terminal diketahui lebih kecil dibandingkan dengan Airfield Lighting System, dimana kapasitas Suplai UPS pada Gedung Terminal sebesar 32.
988VA, sedangkan kapasitas suplai UPS pada Airfield Lighting System sebesar 65.
913VA.
Nilai %THDi yang dihasilkan pada Airfield Lighting System sangatlah besar hingga mencapai 34,08%, sedangkan pada Gedung Terminal %THDi nya hanya mencapai 10,75% saja.
Hal ini dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan UPS yang sesuai dengan karakteristik bebannya masing-masing.
Kata Kunci: AFL (AirField Lighting System), Beban Esensial, Catu daya cangan, UPS (Uninterruptible Power Supply).

Related Results

PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
Since 2011, Indonesia has been committed to reducing greenhouse gas emissions, one of which is by implementing green buildings in office buildings. The aim of implementing green bu...
Studi Analisis Beban Dorong untuk Gedung Beton Bertulang
Studi Analisis Beban Dorong untuk Gedung Beton Bertulang
Perencanaan struktur bangunan gedung tahan gempa di negara Indonesia menjadi suatu hal yang sangat penting mengingat sebagian besar wilayah Indonesia terletak dalam wilayah gempa d...
IDENTIFIKASI DAN KLASIFIKASI ASET INFRASTRUKTUR BANGUNAN GEDUNG DI UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
IDENTIFIKASI DAN KLASIFIKASI ASET INFRASTRUKTUR BANGUNAN GEDUNG DI UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
Aset infrastruktur bangunan gedung di lingkungan kampus berperan penting sebagai sarana penunjang kegiatan akademik maupun non akademik. Universitas Palangka Raya sebagai penyeleng...
Kajian Kondisi Fisik Terminal Leuwipanjang Berdasarkan Persepsi Penumpang
Kajian Kondisi Fisik Terminal Leuwipanjang Berdasarkan Persepsi Penumpang
Leuwipanjang terminal is a passenger terminal serving AKDP and AKAP. UPTD Terminal is required to provide convenient facilities for passengers during activities within the Terminal...
Airfield lighting
Airfield lighting
Airfield lighting covers illuminated signals which assist pilots visually to navigate aircraft by day and night. Automatic landing aids have not replaced airfield lighting; within ...
PELUANG PENGHEMATAN ENERGI PADA GEDUNG FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
PELUANG PENGHEMATAN ENERGI PADA GEDUNG FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
Gedung Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang merupakan salah satu sarana proses belajar mengajar yang terbagi menjadi dua gedung, yaitu gedung A dan gedung B. Menyedia...
ANALISIS STRUKTUR PORTAL BAJA BERTINGKAT GEDUNG PUSAT KESEHATAN UMMAT MUHAMMADIYAH SUMBAWA BESAR
ANALISIS STRUKTUR PORTAL BAJA BERTINGKAT GEDUNG PUSAT KESEHATAN UMMAT MUHAMMADIYAH SUMBAWA BESAR
Indonesia tengah meningkatkan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah, tidak terkecuali di kota-kota kecil seperti kota Sumbawa Besar.Di kota sumbawa besar saat ini tengah gen...

Back to Top