Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EFEKTIVITAS KOMUNIKASI ANTARPRIBADI ORANG TUA DALAM MENGATASI PERILAKU MENYIMPANG PADA REMAJA DI KOTA LHOKSEUMAWE

View through CrossRef
Dalam fase perkembangan remaja, remaja sering mengalami berbagai tantangan, salah satu tantangan yang sering dihadapi remaja adalah munculnya perilaku menyimpang. Perilaku menyimpang pada remaja merupakan perilaku negatif yang buruk atau sikap dan tingkah laku yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga tingkah lakunya tidak diperkenankan di masyarakat. Perilaku menyimpang pada remaja dapat berupa kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, tawuran antar pelajar atau geng, penggunaan minuman keras dan mabuk-mabukan, merokok, seks bebas dan penyimpangan sosial lainnya, demikian pula dengan remaja di Kota Lhokseumawe. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas komunikasi antarpribadi orang tua dalam mengatasi perilaku menyimpang pada remaja di Kota Lhokseumawe, teori yang digunakan adalah, teori efektivitas komunikasi berdasarkan aspek-aspek komunikasi interpersonal humanistik menurut DeVito. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan mengutamakan kajian pustaka (library research) dan deskriptif analitis untuk mengeksplorasi temuan atau fakta-fakta aktual berdasarkan data dan hasil observasi selama proses penelitian. Penelitian ini memperkuat referensi bahwa komunikasi antarpribadi orang tua memang telah terbukti efektif dalam mengatasi perilaku menyimpang pada remaja, termasuk pada remaja Kota Lhokseumawe. Orang tua yang mampu menjalin komunikasi yang baik dan terbuka dengan anak-anaknya cenderung dapat mendeteksi dan mengatasi perilaku menyimpang lebih dini. Empati merupakan dimensi kunci dari pencegahan perilaku menyimpang pada remaja. Empati merujuk pada kemampuan orang tua untuk memahami dan merasakan apa yang dialami oleh anak remajanya, sehingga mereka akan merasa nyaman untuk berbagi dan mencari solusi bersama-sama ketika terlibat permasalahan, dan pada akhirnya orang tua dapat lebih efektif untuk membimbing dan mencegah remaja agar tidak terlibat dalam perilaku menyimpang.
Institute Agama Islam Negeri Lhokseumawe
Title: EFEKTIVITAS KOMUNIKASI ANTARPRIBADI ORANG TUA DALAM MENGATASI PERILAKU MENYIMPANG PADA REMAJA DI KOTA LHOKSEUMAWE
Description:
Dalam fase perkembangan remaja, remaja sering mengalami berbagai tantangan, salah satu tantangan yang sering dihadapi remaja adalah munculnya perilaku menyimpang.
Perilaku menyimpang pada remaja merupakan perilaku negatif yang buruk atau sikap dan tingkah laku yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga tingkah lakunya tidak diperkenankan di masyarakat.
Perilaku menyimpang pada remaja dapat berupa kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, tawuran antar pelajar atau geng, penggunaan minuman keras dan mabuk-mabukan, merokok, seks bebas dan penyimpangan sosial lainnya, demikian pula dengan remaja di Kota Lhokseumawe.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas komunikasi antarpribadi orang tua dalam mengatasi perilaku menyimpang pada remaja di Kota Lhokseumawe, teori yang digunakan adalah, teori efektivitas komunikasi berdasarkan aspek-aspek komunikasi interpersonal humanistik menurut DeVito.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan mengutamakan kajian pustaka (library research) dan deskriptif analitis untuk mengeksplorasi temuan atau fakta-fakta aktual berdasarkan data dan hasil observasi selama proses penelitian.
Penelitian ini memperkuat referensi bahwa komunikasi antarpribadi orang tua memang telah terbukti efektif dalam mengatasi perilaku menyimpang pada remaja, termasuk pada remaja Kota Lhokseumawe.
Orang tua yang mampu menjalin komunikasi yang baik dan terbuka dengan anak-anaknya cenderung dapat mendeteksi dan mengatasi perilaku menyimpang lebih dini.
Empati merupakan dimensi kunci dari pencegahan perilaku menyimpang pada remaja.
Empati merujuk pada kemampuan orang tua untuk memahami dan merasakan apa yang dialami oleh anak remajanya, sehingga mereka akan merasa nyaman untuk berbagi dan mencari solusi bersama-sama ketika terlibat permasalahan, dan pada akhirnya orang tua dapat lebih efektif untuk membimbing dan mencegah remaja agar tidak terlibat dalam perilaku menyimpang.

Related Results

POLA KOMUNIKASI ANTARA ORANG TUA DENGAN GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SD INPRES MANGGALA KOTA MAKASSAR
POLA KOMUNIKASI ANTARA ORANG TUA DENGAN GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SD INPRES MANGGALA KOTA MAKASSAR
 Latar belakang penelitian tentang pola komunikasi yang dilakukan antara orang tua dengan guru terhadap motivasi belajar siswa siswa kelas V SD Inpres Manggala Kota Makasar. Orang ...
PENYULUHAN GENRE ORANG MUDA HARAPAN BANGSA
PENYULUHAN GENRE ORANG MUDA HARAPAN BANGSA
ABSTRAK Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Menurut WHO batasan usia remaja adalah 10 tahun hingga 19 tahun. Batasan usia remaja yang digunak...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...
Tanggung Gugat Orang Tua Terhadap Harta Anak Dalam Kedudukannya Sebagai Kekuasaan Orang Tua
Tanggung Gugat Orang Tua Terhadap Harta Anak Dalam Kedudukannya Sebagai Kekuasaan Orang Tua
Abstrak Orang tua dalam melakukan pengelolaan harta anak harus mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku agar tidak menimbulkan kerugian terhadap harta anak. Namun, terdap...
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Merokok sudah menjadi hal lazim yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Baik itu dari kalangan anak-anak  maupun orang tua.  Banyak orang yang merokok di dekat anggota keluargany...
Orang Tua Sebagai Supporting System: Penanganan Anak Remaja Yang Mengalami Depresi
Orang Tua Sebagai Supporting System: Penanganan Anak Remaja Yang Mengalami Depresi
Remaja merupakan masa pencarian jati diri pada sebuah proses kehidupan. Tidak sedikit remaja yang melakukan tindakan-tindakan eksplorasi di fase ini. Tindakan-tindakan tersebut dap...
Anomie dalam Praktek Ngelem di Kampung Bugis KotaTanjungpinang
Anomie dalam Praktek Ngelem di Kampung Bugis KotaTanjungpinang
Penyalahgunaan lem aibon atau ngelem di kalangan remaja Kampung Bugis, ngelem menjadi trend jika seseorang ngelem akan di anggap keren, dan gaul. Harga yang murah dan mudahnya mend...
POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI
POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI
In the family of parents has a big role in influencing the social development of children. Every parent certainly has a different parenting, including: authoritative parenting, dem...

Back to Top