Javascript must be enabled to continue!
DIFERENSIASI KONSEP KURIKULUM PENDIDIKAN LINTAS NEGARA (IMAM GHAZALI DAN K.H AHMAD DAHLAN)
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) membahas perbedaan konsep kurikulum pendidikan lintas negara yakni Imam Ghazali dan K.H Ahmad Dahlan; 2) penelitian ini juga membahas kontribusi pemikiran Imam Ghazali dan K.H Ahmad Dahlan bagi dunia sosial dan pendidikan. Penelitian ini tergolong penelitian kepustakaan (library research). Peneliti dalam hal ini melakukan penelitian dengan menggunakan sarana insidental sebagai instrumen utama dan menganalisis literatur ilmiah berupa artikel jurnal, buku, majalah ilmiah serta publikasi ilmiah lainnya yang berkaitan dengan pembahasan pada tema yang diajukan olehnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Menurut al-Ghazali, untuk mencapai kebahagiaan, maka seseorang mesti memiliki kesatuan antara ilmu dan amal sekaligus, yang muncul dalam perilaku sehari-hari. 2) Sedangkan K.H Ahmad Dahlan, lebih mengutamakan konsep pembaharuan. Pemikiran pembaharuannya secara garis besar dibagi menjadi dua yaitu purifikasi (pemurnian) ajaran islam dan tajdid dengan menggunakan akal (ijtihad), menghilangkan taklid yang membabi buta. Sementara kontribusi dalam kehidupan sosial dan pendidikan: 1) Imam Ghazali mengharuskan pembelajaran terkait dengan kebutuhan masyarakat, dengan mempersiapkan tiap-tiap individu bersungguh-sungguh dalam merealsasikan kehidupan sosial, konsep inilah yang mendekati konsep sufistik, yang lebih bersifat tradisional; 2) K.H Ahmad Dahlan melakukan perubahan dalam sistem pendidikan yaitu dengan menggabungkan antara sistem pendidikan Belanda dengan pesantren tradisional.Hal ini untuk mewujudkan peserta didik yang berbudi pekerti luhur, alim dalam agama, luas pandangan dan paham masalah ilmu keduniaan, serta bersedia berjuang untuk kemajuan masyarakatnya Jadi peserta didik cerdas secara integral (agama-ilmu pengetahuan umum).
Yayasan Nusantara Children of the Clouds
Title: DIFERENSIASI KONSEP KURIKULUM PENDIDIKAN LINTAS NEGARA (IMAM GHAZALI DAN K.H AHMAD DAHLAN)
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) membahas perbedaan konsep kurikulum pendidikan lintas negara yakni Imam Ghazali dan K.
H Ahmad Dahlan; 2) penelitian ini juga membahas kontribusi pemikiran Imam Ghazali dan K.
H Ahmad Dahlan bagi dunia sosial dan pendidikan.
Penelitian ini tergolong penelitian kepustakaan (library research).
Peneliti dalam hal ini melakukan penelitian dengan menggunakan sarana insidental sebagai instrumen utama dan menganalisis literatur ilmiah berupa artikel jurnal, buku, majalah ilmiah serta publikasi ilmiah lainnya yang berkaitan dengan pembahasan pada tema yang diajukan olehnya.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Menurut al-Ghazali, untuk mencapai kebahagiaan, maka seseorang mesti memiliki kesatuan antara ilmu dan amal sekaligus, yang muncul dalam perilaku sehari-hari.
2) Sedangkan K.
H Ahmad Dahlan, lebih mengutamakan konsep pembaharuan.
Pemikiran pembaharuannya secara garis besar dibagi menjadi dua yaitu purifikasi (pemurnian) ajaran islam dan tajdid dengan menggunakan akal (ijtihad), menghilangkan taklid yang membabi buta.
Sementara kontribusi dalam kehidupan sosial dan pendidikan: 1) Imam Ghazali mengharuskan pembelajaran terkait dengan kebutuhan masyarakat, dengan mempersiapkan tiap-tiap individu bersungguh-sungguh dalam merealsasikan kehidupan sosial, konsep inilah yang mendekati konsep sufistik, yang lebih bersifat tradisional; 2) K.
H Ahmad Dahlan melakukan perubahan dalam sistem pendidikan yaitu dengan menggabungkan antara sistem pendidikan Belanda dengan pesantren tradisional.
Hal ini untuk mewujudkan peserta didik yang berbudi pekerti luhur, alim dalam agama, luas pandangan dan paham masalah ilmu keduniaan, serta bersedia berjuang untuk kemajuan masyarakatnya Jadi peserta didik cerdas secara integral (agama-ilmu pengetahuan umum).
Related Results
tugas resume hukum tata negara
tugas resume hukum tata negara
Hukum tata Negara dapar diartikan dalam arti sempit maupun dalam arti luas. Secara arti sempit hukum tata negara dapat diartikan hukum yang mengatur organisasi negra sedangkan dala...
Konsep Pemikiran KH Ahmad Dahlan dalam Pendidikan Islam
Konsep Pemikiran KH Ahmad Dahlan dalam Pendidikan Islam
Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana konsep pemikiran Ahmad Dahlan dalam Pendidikan Islam. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini dengan cara ...
tugas hukum tata negara
tugas hukum tata negara
Tujuan Hukum Tata Negara yang di simpulkan beberapa definisi di atas,bahwa hukum HTN mengkaji beberapa aspek krusial,yakni Negara/ organ Negara,hubungan antara organ/lembaga Negara...
ANISHA-HTN
ANISHA-HTN
NAMA:ANISHANIM :10200120233KELAS :HTN-FMATA KULIAH:HUKUM TATA NEGARAHUKUM TATA NEGARAA.Pengertian Hukum tata Negara pada dasarnya adalah hukum yang mengatur organisasi kek...
İmam Hatip Lisesi Öğrencilerinin İmam Hatip Lisesi, Meslek Dersi Öğretmeni ve İdarecilerine İlişkin Metaforik Algıları
İmam Hatip Lisesi Öğrencilerinin İmam Hatip Lisesi, Meslek Dersi Öğretmeni ve İdarecilerine İlişkin Metaforik Algıları
Bu çalışmanın amacı, İmam Hatip Lisesi öğrencilerinin İmam Hatip
Lisesi, İmam Hatip Lisesi meslek dersi öğretmeni ve İmam Hatip
Lisesi idaresine ilişkin algılarını metaforlar yoluy...
PENDIDIKAN IPS DALAM KURIKULUM 2013 Oleh kelompok 9, nama Devi puspita sari, Hikmah, Mawanti dan Putri minta ito
PENDIDIKAN IPS DALAM KURIKULUM 2013 Oleh kelompok 9, nama Devi puspita sari, Hikmah, Mawanti dan Putri minta ito
Kurikulum merupakan salah satu alat untuk mencapai tujuan pendidikan, yang mana itu merupakan pedoman dalam pelaksanan pembelajaran pada semua jenis dan jenjang pendidikan baik it...
KONSEP PENDIDIKAN ISLAM MENURUT K.H. AHMAD DAHLAN
KONSEP PENDIDIKAN ISLAM MENURUT K.H. AHMAD DAHLAN
Penelitaian ini bertujuan untuk mengetahui konsep pendidikan Islam menurut K.H. Ahmad Dahlan dan mengetahui relevansi konsep pendidikan Islam menurut K.H. Ahmad Dahlan dengan konse...
Imam Al-Ghazali dan Pemikirannya
Imam Al-Ghazali dan Pemikirannya
Imam Al-Ghazali memberikan pengaruh yang cukup besar dalam perjalanan sejarah umat Islam, khususnya ketika beliau tidak sependapat dengan pandangan kaum filosof yang menyatakan bah...


