Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penyuluhan Tentang Zat Berbahaya Merkuri Pada Ikan Di Desa Waimital

View through CrossRef
Merkuri (Hg) merupakan salah satu unsur yang paling beracun dari logam berat yang ada dan apabila terpapar pada konsentrasi yang tinggi maka mengakibatkan kerusakan otak secara permanen dan kerusakan ginjal. Di dalam air, logam merkuri dapat mengalami biotransformasi menjadi senyawa organik metil merkuri atau fenil merkuri akibat proses dekomposisi oleh bakteri. Senyawa organic tersebut diserap oleh jasa renik yang akan  masuk dalam  rantai makanan. Ini akhirnya tejadi akumulasi dan biomagnifikasi merkuri dalam  tubuh biota laut seperti ikan, udang dan kerang yang pada akhirnya masuk kedalam tubuh manusia yang mengkonsumsinya. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah melakukan pengenalan zat berbahaya “ Merkuri”, bahaya penggunaan, dan cara mendeteksi kandungan merkuri. Metode yang digunakan saat penyuluhan metode ceramah dan diskusi kemudian dilanjutkan dengan workshop atau pelatihan dimana peserta bergantian maju kedepan untuk melakukan pengujian merkuri dengan melihat bentuk, warna dan bau serta melakukan pengujian makanan secara langsung terhadap ikan yang mengandung merkuri kemudian dilakukan evaluasi dan bimbingan berkelanjutan. Hasil capaian dari pengabdian masyarakat ini meliputi evaluasi mengenai merkuri, karakter ikan mengandung merkuri sebelum penyuluhan dan setelah penyuluhan
Title: Penyuluhan Tentang Zat Berbahaya Merkuri Pada Ikan Di Desa Waimital
Description:
Merkuri (Hg) merupakan salah satu unsur yang paling beracun dari logam berat yang ada dan apabila terpapar pada konsentrasi yang tinggi maka mengakibatkan kerusakan otak secara permanen dan kerusakan ginjal.
Di dalam air, logam merkuri dapat mengalami biotransformasi menjadi senyawa organik metil merkuri atau fenil merkuri akibat proses dekomposisi oleh bakteri.
Senyawa organic tersebut diserap oleh jasa renik yang akan  masuk dalam  rantai makanan.
Ini akhirnya tejadi akumulasi dan biomagnifikasi merkuri dalam  tubuh biota laut seperti ikan, udang dan kerang yang pada akhirnya masuk kedalam tubuh manusia yang mengkonsumsinya.
Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah melakukan pengenalan zat berbahaya “ Merkuri”, bahaya penggunaan, dan cara mendeteksi kandungan merkuri.
Metode yang digunakan saat penyuluhan metode ceramah dan diskusi kemudian dilanjutkan dengan workshop atau pelatihan dimana peserta bergantian maju kedepan untuk melakukan pengujian merkuri dengan melihat bentuk, warna dan bau serta melakukan pengujian makanan secara langsung terhadap ikan yang mengandung merkuri kemudian dilakukan evaluasi dan bimbingan berkelanjutan.
Hasil capaian dari pengabdian masyarakat ini meliputi evaluasi mengenai merkuri, karakter ikan mengandung merkuri sebelum penyuluhan dan setelah penyuluhan.

Related Results

DETEKSI EKTOPARASIT PADA IKAN NILA (Orechromis niloticus)DIBALAI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DESA LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT
DETEKSI EKTOPARASIT PADA IKAN NILA (Orechromis niloticus)DIBALAI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DESA LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT
Abstrak (Indonesia)Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan spesies ikan yang memiliki genus ikan yang dapat hidup dalam kondisi lingkungan yang memiliki toleransi tinggi terhad...
ANALISIS SUBSEKTOR PERIKANAN DI KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN
ANALISIS SUBSEKTOR PERIKANAN DI KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) Untuk mengetahui jenis ikan unggul di OKU Timur. 2) Untuk mengetahui pertumbuhan komoditas subsektor perikanan di OKU Timur. Hasil penel...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015  Alok...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Analisis Penyuluhan Perikanan Partisipatif dan Kompetensi Pembudidaya Ikan di Kabupaten Sumedang
Analisis Penyuluhan Perikanan Partisipatif dan Kompetensi Pembudidaya Ikan di Kabupaten Sumedang
Penyuluhan perikanan partisipatif yang melibatkan pembudidaya ikan dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kompetensi pembudidaya ikan sebagai taraf keefektivan perilaku (peng...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...
Pelatihan dan Pendampingan Budidaya Ikan Air Tawar di Desa Wonoasri, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur
Pelatihan dan Pendampingan Budidaya Ikan Air Tawar di Desa Wonoasri, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur
Budidaya ikan air tawar saat ini semakin maju ditunjang meningkatnya sarana prasarana memadai berupa peralatan perikanan, makanan obat-obatan, teknik budidaya yang disempurnakan ma...

Back to Top