Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

RELASI AGAMA KATOLIK DAN KOLONIALISME DALAM KONTEKS PENDIDIKAN ASRAMA PADA NOVEL BALADA DARA-DARA MENDUT KARYA Y.B. MANGUNWIJAYA

View through CrossRef
Agama dan kolonial merupakan dua entitas yang tidak terpisahkan dalam perjalanan kebudayaan masyarakat di Indonesia. Dua hal tersebut datang secara bersamaan dengan misi kemanusiaan. Dokumentasi realita kehidupan terekam dalam berbagai bentuk, salah satunya seni sastra. Novel sebagai hasil karya manusia menjadi cerminan diri pengarang sekaligus menjadi bukti realita kehidupan. Novel Balada Dara-Dara Mendut karya Y.B. Mangunwijaya mengisahkan tentang relasi agama Katolik dan kolonialisme di Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa di dalam novel tersebut agama Katolik memiliki hubungan erat dengan kolonialisme Belanda. Hubungan itu terjalin secara sistematis di dalam Asrama Mendut untuk mengkonstruksi anak-anak pribumi. Agama Katolik dalam konteks ini dikonstruksikan sebagai agama yang mampu mengatasi takhayul. Selain itu, terdapat dua tokoh dalam novel Balada Dara-Dara Mendut yang merepresentasikan dimensi pascakolonialisme yaitu Maria Yohanna Sudarmi dan Rukmi. Kedua tokoh tersebut merepresentasikan wacana Barat dan Timur seperti yang terkandung dalam Orientalisme. 
Title: RELASI AGAMA KATOLIK DAN KOLONIALISME DALAM KONTEKS PENDIDIKAN ASRAMA PADA NOVEL BALADA DARA-DARA MENDUT KARYA Y.B. MANGUNWIJAYA
Description:
Agama dan kolonial merupakan dua entitas yang tidak terpisahkan dalam perjalanan kebudayaan masyarakat di Indonesia.
Dua hal tersebut datang secara bersamaan dengan misi kemanusiaan.
Dokumentasi realita kehidupan terekam dalam berbagai bentuk, salah satunya seni sastra.
Novel sebagai hasil karya manusia menjadi cerminan diri pengarang sekaligus menjadi bukti realita kehidupan.
Novel Balada Dara-Dara Mendut karya Y.
B.
Mangunwijaya mengisahkan tentang relasi agama Katolik dan kolonialisme di Indonesia.
Hasil analisis menunjukkan bahwa di dalam novel tersebut agama Katolik memiliki hubungan erat dengan kolonialisme Belanda.
Hubungan itu terjalin secara sistematis di dalam Asrama Mendut untuk mengkonstruksi anak-anak pribumi.
Agama Katolik dalam konteks ini dikonstruksikan sebagai agama yang mampu mengatasi takhayul.
Selain itu, terdapat dua tokoh dalam novel Balada Dara-Dara Mendut yang merepresentasikan dimensi pascakolonialisme yaitu Maria Yohanna Sudarmi dan Rukmi.
Kedua tokoh tersebut merepresentasikan wacana Barat dan Timur seperti yang terkandung dalam Orientalisme.
 .

Related Results

The Cosmopolitanism of Y.B. Mangunwijaya
The Cosmopolitanism of Y.B. Mangunwijaya
This paper aims to explain and analyze the idea of post-nationalism/post-Indonesia (pasca-nasionalisme/pasca-Indonesia) provided by Indonesian architect, clergy, social activist, a...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
Stabilitas Struktur Candi Mendut
Stabilitas Struktur Candi Mendut
Kajian Stabilitas Struktur Candi Mendut ini sangat penting guna mengevaluasi kondisi stabilitas struktur bangunan Candi Mendut sehingga kelestariannya akan terjaga. Berbagai kegiat...
Filsafat Pendidikan Y.B. Mangunwijaya dan Sumbangannya bagi Pendidikan Indonesia
Filsafat Pendidikan Y.B. Mangunwijaya dan Sumbangannya bagi Pendidikan Indonesia
Salah satu persoalan yang muncul dalam pendidikan di Indonesia adalah masalah kurikulum yang merupakan kebijakan pemerintah. Kurikulum yang diberlakukan di Indonesia, khususnya pad...
Peran Guru Rupaka Dalam Menanamkan Ajaran Agama Hindu
Peran Guru Rupaka Dalam Menanamkan Ajaran Agama Hindu
Peranan Guru Rupaka sangat diperlukan dalam proses pembelajaran agama. Selain sebagai pendorong bagi anak dan pemuda dalam pembelajaran agama Hindu, Guru Rupaka merupakan suri tula...
PENGEMBANGAN KARAKTER DAN IMAN KRISTIANI MELALUI PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK BAGI PESERTA DIDIK KELAS IV SDI BELOAJA
PENGEMBANGAN KARAKTER DAN IMAN KRISTIANI MELALUI PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK BAGI PESERTA DIDIK KELAS IV SDI BELOAJA
Pelajaran Agama Katolik adalah proses pembelajaran yang bertujuan agar peserta didik (siswa) mampu menggumuli hidupnya dalam terang iman Kristiani dan berkembang menjadi manusia be...
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
Dalam proses pembangunan manusia Indonesia, agama memiliki kedudukan penting dan utama dalam upaya membentuk kualitas manusia dan masyarakat yang maju dan mandiri. Melalui pembangu...

Back to Top