Javascript must be enabled to continue!
BAHASA MELAYU DAN MINANGKABAU DALAM KHAZANAH NASKAH MINANGKABAU
View through CrossRef
Minangkabau language is an oral language that began to form a written variety after the incoming of Islam, using the Jawi (Perso-Arabic) scripts. This scripts is widely known in Minangkabau in the eighteenth century. As a result, many Minangkabau oral literary works are written down. Since it was written in Jawi, the distinction between the Minangkabau and the Malay manuscripts is very vague. Often manuscripts classified as Minangkabau manuscripts can be read either in Minangkabau or in Malay. The tendency of Minangkabau people to write in Malay is very active because Minangkabau people thought Minangkabau language is not much different from the Malay language. So, if the Minangkabau people use the Minangkabau words in Malay language, they thought that they have used the Malay words without having tried to find a words which more corresponding in Malay. Uniquely, for Minangkabau readers, even written in Jawi (Malay language), but will be read in Minangkabau language. For examples, ‘bermula’ will be read as ‘baramulo’, 'bandar' as /banda/, /bersama/ as /basamo/, 'hidup' as /hiduik/ and so on. Interestingly, in the same manuscript, if it is read by Minangkabau people in different dialects, it will be read in that dialects (in different sounds). For example, the words 'pakan Sabtu' will be read /pokan Sotu/ by the Minangkabau in Payakumbuh dialect and it will be read /pakan Sabtu/ by the Padang dialects. Departing from the linguistic phenomenon, this paper will discuss the dynamic of social aspec languages using Malay and Minangkabau language in Minangkabau manuscripts.
Title: BAHASA MELAYU DAN MINANGKABAU DALAM KHAZANAH NASKAH MINANGKABAU
Description:
Minangkabau language is an oral language that began to form a written variety after the incoming of Islam, using the Jawi (Perso-Arabic) scripts.
This scripts is widely known in Minangkabau in the eighteenth century.
As a result, many Minangkabau oral literary works are written down.
Since it was written in Jawi, the distinction between the Minangkabau and the Malay manuscripts is very vague.
Often manuscripts classified as Minangkabau manuscripts can be read either in Minangkabau or in Malay.
The tendency of Minangkabau people to write in Malay is very active because Minangkabau people thought Minangkabau language is not much different from the Malay language.
So, if the Minangkabau people use the Minangkabau words in Malay language, they thought that they have used the Malay words without having tried to find a words which more corresponding in Malay.
Uniquely, for Minangkabau readers, even written in Jawi (Malay language), but will be read in Minangkabau language.
For examples, ‘bermula’ will be read as ‘baramulo’, 'bandar' as /banda/, /bersama/ as /basamo/, 'hidup' as /hiduik/ and so on.
Interestingly, in the same manuscript, if it is read by Minangkabau people in different dialects, it will be read in that dialects (in different sounds).
For example, the words 'pakan Sabtu' will be read /pokan Sotu/ by the Minangkabau in Payakumbuh dialect and it will be read /pakan Sabtu/ by the Padang dialects.
Departing from the linguistic phenomenon, this paper will discuss the dynamic of social aspec languages using Malay and Minangkabau language in Minangkabau manuscripts.
Related Results
Sikap dan Motivasi Murid Sekolah Rendah dalam Kalangan Etnik Luar Bandar Terhadap Bahasa Melayu
Sikap dan Motivasi Murid Sekolah Rendah dalam Kalangan Etnik Luar Bandar Terhadap Bahasa Melayu
Sikap dan motivasi dalam kalangan etnik di luar bandar terhadap bahasa Melayu akan mempengaruhi penguasaan bahasa tersebut.walaupun bahasa Melayu telah digunakan secara meluas ole...
Pesan dari Managing Editor
Pesan dari Managing Editor
Salam sejahtera,
Untuk volume 17 edisi 2 tahun 2019, Jurnal Psikologi Sosial (JPS) menerbitkan tujuh naskah dengan topik yang menyentuh berbagai fenomena di masyarakat Indonesia. ...
GAYA BAHASA LOKALITAS MINANGKABAU DALAM NOVEL-NOVEL KARYA WISRAN HADI
GAYA BAHASA LOKALITAS MINANGKABAU DALAM NOVEL-NOVEL KARYA WISRAN HADI
Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa lokalitas Minangkabau dalam novel-novel karya Wisran Hadi. Gaya bahasa yang dimaksud adalah retorik dan majas lokalitas Mina...
Persepsi Pelajar Melayu UNITEN berkaitan Kemahiran Menggunakan Tulisan Jawi sebagai lambang Identiti Bangsa Melayu dan Tulisan Jawi sebagai lambang Identiti Bangsa Melayu Beragama Islam
Persepsi Pelajar Melayu UNITEN berkaitan Kemahiran Menggunakan Tulisan Jawi sebagai lambang Identiti Bangsa Melayu dan Tulisan Jawi sebagai lambang Identiti Bangsa Melayu Beragama Islam
Sejarah perkembangan tulisan Jawi sangat berkait rapat dengan penyebaran agama Islam daripada orang Parsi ke Kepulauan Melayu (Nik Hassan & Wan Zana, 2015). Tulisan Jawi dalam ...
Masalah Fonologi Bahasa Melayu dalam Kalangan Pelajar Universiti di China
Masalah Fonologi Bahasa Melayu dalam Kalangan Pelajar Universiti di China
Isu berkaitan masalah fonologi dalam kalangan pelajar asing kini sering diperkatakan dalam kalangan sarjana, terutamanya dengan meningkatnya permintaan untuk mempelajari bahasa Mel...
KONSEP POLA HIDUP MASYARAKAT DALAM PETATAH PETITIH MINANGKABAU DENGAN PENDEKATAN INDIGENIUS (THE CONCEPTION OF COMMUNITY LIFE IN PETATAH PETITIH MINANGKABAU WITH INDIGENEOUS APPROACH)
KONSEP POLA HIDUP MASYARAKAT DALAM PETATAH PETITIH MINANGKABAU DENGAN PENDEKATAN INDIGENIUS (THE CONCEPTION OF COMMUNITY LIFE IN PETATAH PETITIH MINANGKABAU WITH INDIGENEOUS APPROACH)
Abstract The Conception of Community Life in Petatah Petitih Minangkabau with The Indigeneous Approach. This study aims to identify the Minangkabau conceptions values as depicted i...
Sosio-Psikolinguistik
Sosio-Psikolinguistik
Sosio-Psikolinguistik adalah salah satu cabang ilmu dalam bidang linguistik terapan yang mempelajari keterkaitan antara aspek sosial dan psikologis dalam proses penggunaan dan pema...
PERMAINAN DALAM MOENS ALBUM
PERMAINAN DALAM MOENS ALBUM
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia merupakan salah satu lembaga di Indonesia yang menyimpan naskah-naskah Nusantara. Koleksi yang tersimpan terdiri lebih dari sebelas ribu na...

