Javascript must be enabled to continue!
Respon Penawaran Padi/Beras di Indonesia
View through CrossRef
Padi / beras merupakan komoditi yang paling penting perannya di Indonesia karena merupakan sumber pendapatan dan kesempatan kerja bagi sebagian besar pernduduk, merupakan komponen penting dalam pengeluaran rumahtangga, sehingga kedua hal ini menyebabkan beras menjadi penentu stabilitas ekonomi dan politik nasional. Dalam dua puluh tahun terakhir, luas lahan di Indonesia menyusut. Menurut perkiraan, penyusutan terjadi sampai dengan 90.000 ha/thn. (terutama di jawa). Penyusutan lahan tersebut menjadi kontribusi utama dalam penyusutan produksi beras nasional sehingga impor beras meingkat dari tahun ke tahun.Peningkatan produksi padi merupakan upaya memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengurangi impor. Studi ini dilakukan dengan menganalisa factor yang mempengaruhi penawaran padi/ beras di Indonesia dan respon penawaran didekati dengan menganalisa elastibilitas jangka pendek maupun jangka panjang. Hasil studi menunjukkan bahwa pengaruh harga signifikan terahadap produktivitas tetapi tidak signifikan pada luas areal. Dalam jangka pendek, elastisitas penawaran yang diwakili oleh luas areal ( 0,079 dalam jangka pendek dan 0,151 dalam jangka panjang) lebih kecil daripada elastisitas produktivitas (0,049 dalam jangka pendek dan 0,272 dalam jangka panjang. Elastisitas penawaran lebih kecil disbanding dengan elastisitas jangka panjang. Elasitisitas penawaran padi pada sawah di Indonesia adalah Inelastis baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang.
Title: Respon Penawaran Padi/Beras di Indonesia
Description:
Padi / beras merupakan komoditi yang paling penting perannya di Indonesia karena merupakan sumber pendapatan dan kesempatan kerja bagi sebagian besar pernduduk, merupakan komponen penting dalam pengeluaran rumahtangga, sehingga kedua hal ini menyebabkan beras menjadi penentu stabilitas ekonomi dan politik nasional.
Dalam dua puluh tahun terakhir, luas lahan di Indonesia menyusut.
Menurut perkiraan, penyusutan terjadi sampai dengan 90.
000 ha/thn.
(terutama di jawa).
Penyusutan lahan tersebut menjadi kontribusi utama dalam penyusutan produksi beras nasional sehingga impor beras meingkat dari tahun ke tahun.
Peningkatan produksi padi merupakan upaya memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengurangi impor.
Studi ini dilakukan dengan menganalisa factor yang mempengaruhi penawaran padi/ beras di Indonesia dan respon penawaran didekati dengan menganalisa elastibilitas jangka pendek maupun jangka panjang.
Hasil studi menunjukkan bahwa pengaruh harga signifikan terahadap produktivitas tetapi tidak signifikan pada luas areal.
Dalam jangka pendek, elastisitas penawaran yang diwakili oleh luas areal ( 0,079 dalam jangka pendek dan 0,151 dalam jangka panjang) lebih kecil daripada elastisitas produktivitas (0,049 dalam jangka pendek dan 0,272 dalam jangka panjang.
Elastisitas penawaran lebih kecil disbanding dengan elastisitas jangka panjang.
Elasitisitas penawaran padi pada sawah di Indonesia adalah Inelastis baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang.
Related Results
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Coklat Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Coklat Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Kasus global menyatakan Diabetes bukan hanya penyebab kematian dini di seluruh dunia, tetapi juga penyebab utama kebutaan, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Beras (Oryza sativa) ...
Evaluasi Kualitas Beras dan Kandungan Amilosa dari Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Perlakuan Paclobutrazol
Evaluasi Kualitas Beras dan Kandungan Amilosa dari Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Perlakuan Paclobutrazol
Aplikasi paclobutrazol pada tanaman padi untuk mengurangi tinggi batang merupakan strategi adaptasi terhadap perubahan iklim yakni agar tanaman lebih tahan rebah. Namun demikian, p...
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisis kelembagaan agribisnis padi sawah dan untuk mengetahui bentuk kemitraan serta peran kelujuan penelitian untuk mengidentifi...
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Merah Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Merah Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Diabetes Mellitus adalah penyakit yang ditandai denganĀ peningkatan kadar glukosa di dalam darah, erat kaitannya dengan mengkonsumsi karbohidrat yang berlebihan.
Karbohidrat merup...
ANALISA HASIL RENDEMEN GILING DAN KUALITAS BERAS PADA PENGGILINGAN PADI KECIL KELILING
ANALISA HASIL RENDEMEN GILING DAN KUALITAS BERAS PADA PENGGILINGAN PADI KECIL KELILING
Penggilingan padi mempunyai peranan yang sangat vital dalam mengkonversi gabah menjadi beras untuk dikonsumsi maupun untuk disimpan sebagai cadangan. Penelitian ini bertujuan untuk...
Analisis Neraca Beras di Kabupaten Banjar
Analisis Neraca Beras di Kabupaten Banjar
Pemenuhan kebutuhan beras di masa mendatang akan dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berhubungan dengan penawaran dan permintaan beras, baik yang diproduksi sendiri-sendiri maupun ...
Karakterisasi Fisikokimia Beras Galur-galur Padi Hitam Dihaploid
Karakterisasi Fisikokimia Beras Galur-galur Padi Hitam Dihaploid
Mutu beras dan nasi yang mencakup mutu fisik dan kimia (fisikokima) merupakan preferensi konsumen yang perlu dipertimbangkan. Karakter kualitas gabah dan beras meliputi penampilan,...
Sosialisasi Manfaat Kesehatan Beras Hitam dan Sistem Tumpangsari Padi dan Kacang Hijau di Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali
Sosialisasi Manfaat Kesehatan Beras Hitam dan Sistem Tumpangsari Padi dan Kacang Hijau di Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali
Tanaman padi beras hitam menghasilkan beras yang warnanya ungu tua sampai hitam akibat kadar anthocyaninnya yang tinggi selain kandungan zat gizi lainnya, sehingga mengkonsumsi nas...

