Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Tingkat Kebugaran Jasmani pada Lansia di Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu
View through CrossRef
Abstract. Elderly people are people aged 65 years and over, which is the age at which a person can be considered an adult. As age increases, physical condition will definitely decline, and one of the factors that can influence this is physical fitness. Physical fitness is the body's ability to adapt to activities. physically and remain comfortable without experiencing excessive fatigue. The habit of smoking can affect the physical condition and physical fitness of the elderly. This study aims to determine the relationship between smoking habits and physical fitness levels in the elderly in Sliyeg District, Indramayu Regency. This research is a quantitative analysis with a cross sectional research design. In the research, it was found that 84% of elderly people with a fitness level had a moderate smoking habit of 67%. The Chi-Square test result was 0.301. This shows that there is no significant relationship between smoking habits and the level of physical fitness in the elderly in Sliyeg District, Indramayu Regency. Physical fitness can be influenced by various factors such as age, gender, genetics, food consumption, and smoking.
Abstrak. Lanjut usia yaitu orang yang sudah berusia 65 tahun keatas, yaitu usia dimana seseorang dapat dianggap dewasa.Seiring bertambahnya usia, kondisi fisik pasti akan menurun, dan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi yaitu kebugugaran jasmani.Kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh untuk menyesuaikan diri dengan aktivitas fisik dan tetap nyaman tanpa mengalami kelelahan yang berlebiha.Kebiasaan merokok dapat mempengaruhi kondisi fisik dan kebugaran jasmani pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok dengan tingkat kebugaran jasmani pada lansia di Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu. Penelitian ini merupakan analisis kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Pada penelitian didapatkan lansia dengan tingkat kebugaran kurang sebanyak 84% kebiasaan merokok sedang sebanyak 67%. Hasil uji Chi-Square didapatkan 0.301. Hal ini menunjukan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kebiasaan merokok dengan tingkat kebugaran jasmani pada lansia di Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu. Kebugaran jasmani dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti usia, jenis kelamin, genetika, konsumsi makanan, dan merokok.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Tingkat Kebugaran Jasmani pada Lansia di Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu
Description:
Abstract.
Elderly people are people aged 65 years and over, which is the age at which a person can be considered an adult.
As age increases, physical condition will definitely decline, and one of the factors that can influence this is physical fitness.
Physical fitness is the body's ability to adapt to activities.
physically and remain comfortable without experiencing excessive fatigue.
The habit of smoking can affect the physical condition and physical fitness of the elderly.
This study aims to determine the relationship between smoking habits and physical fitness levels in the elderly in Sliyeg District, Indramayu Regency.
This research is a quantitative analysis with a cross sectional research design.
In the research, it was found that 84% of elderly people with a fitness level had a moderate smoking habit of 67%.
The Chi-Square test result was 0.
301.
This shows that there is no significant relationship between smoking habits and the level of physical fitness in the elderly in Sliyeg District, Indramayu Regency.
Physical fitness can be influenced by various factors such as age, gender, genetics, food consumption, and smoking.
Abstrak.
Lanjut usia yaitu orang yang sudah berusia 65 tahun keatas, yaitu usia dimana seseorang dapat dianggap dewasa.
Seiring bertambahnya usia, kondisi fisik pasti akan menurun, dan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi yaitu kebugugaran jasmani.
Kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh untuk menyesuaikan diri dengan aktivitas fisik dan tetap nyaman tanpa mengalami kelelahan yang berlebiha.
Kebiasaan merokok dapat mempengaruhi kondisi fisik dan kebugaran jasmani pada lansia.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok dengan tingkat kebugaran jasmani pada lansia di Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu.
Penelitian ini merupakan analisis kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional.
Pada penelitian didapatkan lansia dengan tingkat kebugaran kurang sebanyak 84% kebiasaan merokok sedang sebanyak 67%.
Hasil uji Chi-Square didapatkan 0.
301.
Hal ini menunjukan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kebiasaan merokok dengan tingkat kebugaran jasmani pada lansia di Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu.
Kebugaran jasmani dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti usia, jenis kelamin, genetika, konsumsi makanan, dan merokok.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Tingkat Kebugaran Jasmani pada Siswa kelas X MAN 1 Tanjung Jabung Barat
Analisis Tingkat Kebugaran Jasmani pada Siswa kelas X MAN 1 Tanjung Jabung Barat
Berdasarkan permasalahan-permasalahan Setiap penelitian yang dikerjakan selalu memiliki tujuan akhir untuk memperoleh gambaran yang jelas dan bermanfaat bagi yang menggunakannya. A...
Hubungan Tingkat Kebugaran Jasmani dengan Derajat Low Back Pain pada Lansia
Hubungan Tingkat Kebugaran Jasmani dengan Derajat Low Back Pain pada Lansia
Abstract. The aging process leads to a decline in physical and musculoskeletal function in older adults, which can result in decreased physical fitness and an increased risk of low...
UPAYA MENINGKATKAN KEBUGARAN MELALUI SENAM TERAPI DI KOMPLEK MARINIR KELURAHAN RANGKAPAN JAYA BARU KOTA DEPOK
UPAYA MENINGKATKAN KEBUGARAN MELALUI SENAM TERAPI DI KOMPLEK MARINIR KELURAHAN RANGKAPAN JAYA BARU KOTA DEPOK
Kegiatan pengabdian masyarakat ini sebagai upaya untuk meningkatkan kebugaran dan memberikan pemahaman kepada masyarakat Kelurahan Rangkapan Jaya Baru pada umumnya dalam memanfaatk...
KEBUGARAN JASMANI IBU-IBU DI JORONG KP. ALAI NAGARI JAMBAK KECAMATAN LUBUK SIKAPING KABUPATEN PASAMAN
KEBUGARAN JASMANI IBU-IBU DI JORONG KP. ALAI NAGARI JAMBAK KECAMATAN LUBUK SIKAPING KABUPATEN PASAMAN
Penelitian ini berawal dari keingin tahuan penulis tentang tingkat kebugaran jasmani dari ibu-ibu di Jorong kp. Alai Nagari Jambak Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman. Tujua...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
hubungan tingkat stres dengan perilaku merokok
hubungan tingkat stres dengan perilaku merokok
Merokok dapat mengakibatkan berbagai gangguan seperti gangguan paru-paru, kanker, impotensi, gangguan reproduksi, stroke, serta gangguan kehamilan dan janin. Perilaku merokok merup...
Hubungan Gaya Hidup dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia
Hubungan Gaya Hidup dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia
Gaya hidup adalah Kebiasaan sehari-hari seseorang yang meliputi aspek aktifitas fisik, pola makan, istirahat, riwayat merokok dan stres. Hipertensi adalah Kondisi di mana tekanan d...

