Javascript must be enabled to continue!
Mitologi Pantangan Dalam Religi Dan Budaya Masyarakat Desa Sungai Rotan Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim (Kajian Semiotika)
View through CrossRef
Mitos merupakan sebuah sastra lisan yang menceritakan sebuah kejadian masa lampau berisi kepercayaan-kepercayaan pada dewa maupun makhluk setengah dewa yang seringkali dikaitkan dengan kepercayaan terhadap hal-hal berbau mistis. Sedangkan pantangan merupakan sebuah kepercayaan terhadap suatu hal yang jika dilanggar akan mengakibatkan terjadinya sesuatu hal yang buruk terhadap si pelanggar. Kehidupan masyarakat di era globalisasi pun masih erat berdampingan dengan mitos pantangan baik dari segi agama maupun budaya terutama di Desa Sungai Rotan Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim. Berdasarkan hal tersebut, permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimakah Mitologi Pantangan Dalam Religi Dan Budaya Masyarakat Desa Sungai Rotan Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim (Kajian Semiotika)? Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan Mitologi Pantangan dalam Religi dan Budaya Masyarakat Desa Sungai Rotan Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim (Kajian Semiotika). Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih adanya kepercayaan yang dipegang masyarakat Desa Sungai Rotan terhadap mitos pantangan. Terdapat 42 mitos pantangan yang masih ada di Desa Sungai Rotan yang masih dipercaya masyarakat Desa Sungai Rotan hingga saat ini.
Universitas PGRI Palembang
Title: Mitologi Pantangan Dalam Religi Dan Budaya Masyarakat Desa Sungai Rotan Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim (Kajian Semiotika)
Description:
Mitos merupakan sebuah sastra lisan yang menceritakan sebuah kejadian masa lampau berisi kepercayaan-kepercayaan pada dewa maupun makhluk setengah dewa yang seringkali dikaitkan dengan kepercayaan terhadap hal-hal berbau mistis.
Sedangkan pantangan merupakan sebuah kepercayaan terhadap suatu hal yang jika dilanggar akan mengakibatkan terjadinya sesuatu hal yang buruk terhadap si pelanggar.
Kehidupan masyarakat di era globalisasi pun masih erat berdampingan dengan mitos pantangan baik dari segi agama maupun budaya terutama di Desa Sungai Rotan Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim.
Berdasarkan hal tersebut, permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimakah Mitologi Pantangan Dalam Religi Dan Budaya Masyarakat Desa Sungai Rotan Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim (Kajian Semiotika)? Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan Mitologi Pantangan dalam Religi dan Budaya Masyarakat Desa Sungai Rotan Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim (Kajian Semiotika).
Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih adanya kepercayaan yang dipegang masyarakat Desa Sungai Rotan terhadap mitos pantangan.
Terdapat 42 mitos pantangan yang masih ada di Desa Sungai Rotan yang masih dipercaya masyarakat Desa Sungai Rotan hingga saat ini.
Related Results
KONSEP GARAPAN TARI TUMPUK ALAP MUARA ENIM SUMATRA SELATAN
KONSEP GARAPAN TARI TUMPUK ALAP MUARA ENIM SUMATRA SELATAN
Abstack: Tari Sambut Merupakan merupakan Tari tradisional yang hidup dan berkembang di muara enim berfungsi dalam upacara penyambutan tamu untuk orang-orang terhormat yang datang d...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015 Alok...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
Pemimpin desa adat dalam hal ini kelian desa merupakan pemegang otoritas utama dalam kepemerintahan desa adat di desa adat Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten ...
WORKSHOP METODOLOGI PENELITIAN ILMIAH BAGI MAHASISWA STIT MUARA ENIM
WORKSHOP METODOLOGI PENELITIAN ILMIAH BAGI MAHASISWA STIT MUARA ENIM
This community service is carried out at STIT Muara Enim in the form of a workshop, which aims to increase students' understanding of scientific research methodology. The target to...

