Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EFEKTIFITAS TATA KELOLA BARANG MILIK NEGARA (BMN) DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN AGAMA

View through CrossRef
Kompleksitas permasalahan terkait tata kelola Barang Milik Negara (BMN) Kementerian Agama menjadi problem krusial yang berdampak pada capaian sasaran strategis peningkatan kualitas tata kelola pembangunan bidang agama yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Secara eksplisit, kurang efektifnya kinerja tata kelola BMN terkait dengan  belum tertibnya administrasi, inventarisasi fisik dan aspek legalitas yang tergambar dalam hasil evaluasi Rencana Strategis dan evaluasi pelaksanaan Reformasi Birokrasi Kementerian Agama. Riset ini bertujuan untuk menghasilkan rekomendasi optimalisasi kebijakan tata kelola BMN di lingkungan Kementerian Agama. Pendekatan mixed methode digunakan dengan tiga teknik pengumpulan data, yaitu studi dokumen terkait regulasi BMN, wawancara terkait mekanisme tata kelola, dan  survei  dengan sampling purposive terhadap 830 responden pegawai Kementerian Agama. Hasil penelitian menyatakan bahwa nilai efektifitas tata kelola BMN secara simultan kurang efektif dengan perolehan skor 3,36 (kurang baik) dari skala 1-5 dengan passing grade kategori efektif minimal memperoleh skor 3,41 (Baik). Dari lima indikator yang menjadi parameter efektivitas pengelolaan BMN, dua indikator masih menjadi permasalahan yang menyebabkan tata kelola BMN menjadi kurang efektif, yaitu aspek pengawasan dan integritas dengan skor 3,11 dan efektifitas dukungan Informasi dan Teknologi (IT)  dalam pengelolan BMN dengan perolehan skor 3,33. Adapun tiga  aspek lainnya sudah berjalan efektif,  yaitu  transparansi (3,44), spesifikasi pengadaan dan penggunaan barang (3,44) dan kapasitas pengelola BMN (3,52). Permasalahan tata kelola BMN utamanya terkait dengan lemahnya sistem operasional administratif, kualitas dan kuantitas SDM, kualitas dan ketercukupan BMN, pengawasan dan integritas, serta belum optimalnya dukungan IT (SIMAK BMN). Kata Kunci: Efektifitas, Tata Kelola, Aset Barang Milik Negara, Kementerian Agama
Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Ri
Title: EFEKTIFITAS TATA KELOLA BARANG MILIK NEGARA (BMN) DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN AGAMA
Description:
Kompleksitas permasalahan terkait tata kelola Barang Milik Negara (BMN) Kementerian Agama menjadi problem krusial yang berdampak pada capaian sasaran strategis peningkatan kualitas tata kelola pembangunan bidang agama yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Secara eksplisit, kurang efektifnya kinerja tata kelola BMN terkait dengan  belum tertibnya administrasi, inventarisasi fisik dan aspek legalitas yang tergambar dalam hasil evaluasi Rencana Strategis dan evaluasi pelaksanaan Reformasi Birokrasi Kementerian Agama.
Riset ini bertujuan untuk menghasilkan rekomendasi optimalisasi kebijakan tata kelola BMN di lingkungan Kementerian Agama.
Pendekatan mixed methode digunakan dengan tiga teknik pengumpulan data, yaitu studi dokumen terkait regulasi BMN, wawancara terkait mekanisme tata kelola, dan  survei  dengan sampling purposive terhadap 830 responden pegawai Kementerian Agama.
Hasil penelitian menyatakan bahwa nilai efektifitas tata kelola BMN secara simultan kurang efektif dengan perolehan skor 3,36 (kurang baik) dari skala 1-5 dengan passing grade kategori efektif minimal memperoleh skor 3,41 (Baik).
Dari lima indikator yang menjadi parameter efektivitas pengelolaan BMN, dua indikator masih menjadi permasalahan yang menyebabkan tata kelola BMN menjadi kurang efektif, yaitu aspek pengawasan dan integritas dengan skor 3,11 dan efektifitas dukungan Informasi dan Teknologi (IT)  dalam pengelolan BMN dengan perolehan skor 3,33.
Adapun tiga  aspek lainnya sudah berjalan efektif,  yaitu  transparansi (3,44), spesifikasi pengadaan dan penggunaan barang (3,44) dan kapasitas pengelola BMN (3,52).
Permasalahan tata kelola BMN utamanya terkait dengan lemahnya sistem operasional administratif, kualitas dan kuantitas SDM, kualitas dan ketercukupan BMN, pengawasan dan integritas, serta belum optimalnya dukungan IT (SIMAK BMN).
Kata Kunci: Efektifitas, Tata Kelola, Aset Barang Milik Negara, Kementerian Agama.

Related Results

tugas resume hukum tata negara
tugas resume hukum tata negara
Hukum tata Negara dapar diartikan dalam arti sempit maupun dalam arti luas. Secara arti sempit hukum tata negara dapat diartikan hukum yang mengatur organisasi negra sedangkan dala...
tugas hukum tata negara
tugas hukum tata negara
Tujuan Hukum Tata Negara yang di simpulkan beberapa definisi di atas,bahwa hukum HTN mengkaji beberapa aspek krusial,yakni Negara/ organ Negara,hubungan antara organ/lembaga Negara...
ANISHA-HTN
ANISHA-HTN
NAMA:ANISHANIM :10200120233KELAS :HTN-FMATA KULIAH:HUKUM TATA NEGARAHUKUM TATA NEGARAA.Pengertian Hukum tata Negara pada dasarnya adalah hukum yang mengatur organisasi kek...
PENGARUH PENATAUSAHAAN DAN PENERTIBAN BARANG MILIK DAERAH TERHADAP PENGAMANAN BARANG MILIK DAERAH
PENGARUH PENATAUSAHAAN DAN PENERTIBAN BARANG MILIK DAERAH TERHADAP PENGAMANAN BARANG MILIK DAERAH
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penatausahaan dan penertiban barang milik daerah terhadap pengamanan barang milik daerah secara parsial dan simultan di Pemerinta...
ANALISIS PENATAUSAHAAN ASET TETAP BARANG MILIK NEGARA (BMN)
ANALISIS PENATAUSAHAAN ASET TETAP BARANG MILIK NEGARA (BMN)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian pelaksanaan penatausahaan Barang Milik Negara (BMN) pada satuan kerja Sekretariat Jenderal Kementerian Perdagangan dengan Perat...

Back to Top