Javascript must be enabled to continue!
AFIRMASI PEMAHAMAN BUDAYA STUDY TERHADAP KERJA SAMA PNJ DENGAN PEMDA KAIMANA, PAPUA BARAT
View through CrossRef
AbstractDasar Hukum 1945, Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika sama. Berdasarkan dasar ini, pada tahun 2012 PNJ telah menandatangani nota undersatanding (MoU) untuk berkolaborasi dengan pemerintah Kabupaten Kaimana, Papua Barat untuk memberikan layanan pendidikan bagi mahasiswa muda dari Kaimana.However, kolaborasi tidak melanjutkan seperti yang diharapkan oleh beberapa guru PNJ serta beberapa pemimpin PNJ. Bahkan, contohnya seperti mahasiswa Kaimanan yang belajar di Grafis dan Jurnalistik Departemen PNJ dikenal karena tidak memiliki semangat untuk menghadiri kelas. Bahkan, beberapa siswa Kaimana diusir (drop out) karena kurangnya kinerja yang baik mereka. Selain itu, beberapa guru serta sesama siswa tidak pernah dibangun hubungan dekat dengan mereka. Akibatnya, fitur ini menarik kritik oleh mereka yang berpikir bahwa keragaman Indonesia works.By menggunakan metode kualitatif, baki kertas ini untuk exprolore masalah berikut. Pertama, aspek ideologi luar kolaborasi antara PNJ dan pemerintah Kaimana. Kedua, aspek praktis atau operasional di mana kita ingin mencari dan menguraikan sampai sejauh mana keberhasilan kemajuan pendidikan bagi siswa Kaimanan belajar di kampus PNJKata kunci: keragaman, multi kultural, kelompok marjinal, gegar budaya dan kegiatan afirmasi AbstractBasic Law 1945, Unity of Republic of Indonesia, and Unity in Diversity alike. Based on this foundation, in 2012 PNJ has signed a memorandum of undersatanding (MoU) to collaborate with the government of District Kaimana, West Papua to provide education service for young student from Kaimana.However, the collaboration does not proceed as it was expected by some PNJ teachers as well as some PNJ leaders. In fact, for example like Kaimanan student who studies at Graphic and Journalism Department of PNJ are known for not having enthusiasm to attend the class. Even, some Kaimana students were expelled (drop out) due to the lack of their good performance. In addition, some teachers as well as fellow students have never been built close relationship with them. Consequently, these features attract criticism by those who think that the diversity of Indonesia works.By using qualitative method, this paper tray to exprolore the following issues. Firstly, ideological aspect beyond the collaboration between PNJ and Kaimana government. Secondly, practical or operational aspect where we would like to seek and elaborate to what extent the success of the educational progress for Kaimanan student studying in PNJ campus. Key words: diversity, multiculturalism, kelompok marjinal, gegar budaya dan affirmative action
Title: AFIRMASI PEMAHAMAN BUDAYA STUDY TERHADAP KERJA SAMA PNJ DENGAN PEMDA KAIMANA, PAPUA BARAT
Description:
AbstractDasar Hukum 1945, Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika sama.
Berdasarkan dasar ini, pada tahun 2012 PNJ telah menandatangani nota undersatanding (MoU) untuk berkolaborasi dengan pemerintah Kabupaten Kaimana, Papua Barat untuk memberikan layanan pendidikan bagi mahasiswa muda dari Kaimana.
However, kolaborasi tidak melanjutkan seperti yang diharapkan oleh beberapa guru PNJ serta beberapa pemimpin PNJ.
Bahkan, contohnya seperti mahasiswa Kaimanan yang belajar di Grafis dan Jurnalistik Departemen PNJ dikenal karena tidak memiliki semangat untuk menghadiri kelas.
Bahkan, beberapa siswa Kaimana diusir (drop out) karena kurangnya kinerja yang baik mereka.
Selain itu, beberapa guru serta sesama siswa tidak pernah dibangun hubungan dekat dengan mereka.
Akibatnya, fitur ini menarik kritik oleh mereka yang berpikir bahwa keragaman Indonesia works.
By menggunakan metode kualitatif, baki kertas ini untuk exprolore masalah berikut.
Pertama, aspek ideologi luar kolaborasi antara PNJ dan pemerintah Kaimana.
Kedua, aspek praktis atau operasional di mana kita ingin mencari dan menguraikan sampai sejauh mana keberhasilan kemajuan pendidikan bagi siswa Kaimanan belajar di kampus PNJKata kunci: keragaman, multi kultural, kelompok marjinal, gegar budaya dan kegiatan afirmasi AbstractBasic Law 1945, Unity of Republic of Indonesia, and Unity in Diversity alike.
Based on this foundation, in 2012 PNJ has signed a memorandum of undersatanding (MoU) to collaborate with the government of District Kaimana, West Papua to provide education service for young student from Kaimana.
However, the collaboration does not proceed as it was expected by some PNJ teachers as well as some PNJ leaders.
In fact, for example like Kaimanan student who studies at Graphic and Journalism Department of PNJ are known for not having enthusiasm to attend the class.
Even, some Kaimana students were expelled (drop out) due to the lack of their good performance.
In addition, some teachers as well as fellow students have never been built close relationship with them.
Consequently, these features attract criticism by those who think that the diversity of Indonesia works.
By using qualitative method, this paper tray to exprolore the following issues.
Firstly, ideological aspect beyond the collaboration between PNJ and Kaimana government.
Secondly, practical or operational aspect where we would like to seek and elaborate to what extent the success of the educational progress for Kaimanan student studying in PNJ campus.
Key words: diversity, multiculturalism, kelompok marjinal, gegar budaya dan affirmative action .
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
BABI DALAM BUDAYA PAPUA (Pig in The Papua Culture)
BABI DALAM BUDAYA PAPUA (Pig in The Papua Culture)
The pig is an integral part of the culture in the highlands of Papua. Nevertheless, to this day still happening cross of opinion among experts about when the first swine entered in...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR MOTIVASI, BEBAN KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNIVERSITAS SAM RATULANGI
ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR MOTIVASI, BEBAN KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNIVERSITAS SAM RATULANGI
Kepuasan kerja merupakan aspek penting dalam manajemen sumber daya manusia, terutama di sektor pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Sam Ratulangi (RSG...
Hubungan Antara Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja dengan Efektifitas Kerja Dosen di AMIK Citra Buana Indonesia Sukabumi
Hubungan Antara Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja dengan Efektifitas Kerja Dosen di AMIK Citra Buana Indonesia Sukabumi
Motivasi Kerja dan lingkungan kerja merupakan salah satu upaya manajemen dalam meningkatkan mutu pelayanan padamahasiswa, dengan diberikannya semangat, dorongan, yang kuat otomatis...
Implementasi Kebijakan Bangga Papua (Bangun Generasi dan Keluarga Papua Sejahtera) di Kabupaten Asmat Provinsi Papua
Implementasi Kebijakan Bangga Papua (Bangun Generasi dan Keluarga Papua Sejahtera) di Kabupaten Asmat Provinsi Papua
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis dan mendeskripsikan tentang implementasi kebijakan BANGGA Papua (Bangun Generasi dan Keluarga Papua Sejahtera) di Kabupaten ...
Ancaman Budaya Populer terhadap Pelestarian Budaya Maena di Desa Lologolu Kecamatan Mandrehe Kabupaten Nias Barat
Ancaman Budaya Populer terhadap Pelestarian Budaya Maena di Desa Lologolu Kecamatan Mandrehe Kabupaten Nias Barat
Penelitian ini bertujuan untuk memahami dampak perkembangan budaya populer, khususnya yang bersumber dari budaya barat, terhadap pelestarian budaya maena di Desa Lologolu. Fokusnya...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...

