Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PASIEN PNEUMONIA

View through CrossRef
Pneumonia merupakan suatu peradangan akut parenkim pada paru-paru yang disebabkan oleh mikroorganisme meliputi bakteri, virus, jamur dan parasit. Penggunaan beberapa obat dalam terapi pneumonia dapat meningkatkan terjadinya Drug Related Problem salah satunya potensi terjadinya interaksi obat.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi interaksi obat pneumonia di Puskesmas Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. Data diperoleh dari rekam medik secara retrospektif dan dianalisis dengan metode observasional secara deskriptif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 69 data rekam medik pasien pneumonia pada tahun 2020. Penelitian potensi interaksi obat pada pasien pneumonia berdasarkan jenis interaksi obat secara farmakokinetik, farmakodinamik, dan unknown serta berdasarkan severity (tingkat keparahan) terdiri dari major, moderat dan minor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan adanya potensi interaksi obat pneumonia dengan obat lain sebanyak 118 kasus. Interaksi terdiri dari jenis interaksi farmakokinetik sebesar 11,86%, farmakodinamik sebesar 72,03% dan interaksi unknown sebesar 16,10%. Berdasarkan severity (tingkat keparahan) terdapat pada tingkat keparahan major sebesar 5,08%, moderat sebesar 44,92%, minor sebesar 50,00 %. Kombinasi obat yang banyak berpotensi interaksi adalah azitromisin dengan salbutamol sebesar 25,42% dengan severity (tingkat keparahan) moderat dan jenis interaksi sinergisme farmakodinamik.Kata kunci: Interaksi Obat; Pneumonia; Rekam Medik
Title: POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PASIEN PNEUMONIA
Description:
Pneumonia merupakan suatu peradangan akut parenkim pada paru-paru yang disebabkan oleh mikroorganisme meliputi bakteri, virus, jamur dan parasit.
Penggunaan beberapa obat dalam terapi pneumonia dapat meningkatkan terjadinya Drug Related Problem salah satunya potensi terjadinya interaksi obat.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi interaksi obat pneumonia di Puskesmas Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu.
Data diperoleh dari rekam medik secara retrospektif dan dianalisis dengan metode observasional secara deskriptif.
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 69 data rekam medik pasien pneumonia pada tahun 2020.
Penelitian potensi interaksi obat pada pasien pneumonia berdasarkan jenis interaksi obat secara farmakokinetik, farmakodinamik, dan unknown serta berdasarkan severity (tingkat keparahan) terdiri dari major, moderat dan minor.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan adanya potensi interaksi obat pneumonia dengan obat lain sebanyak 118 kasus.
Interaksi terdiri dari jenis interaksi farmakokinetik sebesar 11,86%, farmakodinamik sebesar 72,03% dan interaksi unknown sebesar 16,10%.
Berdasarkan severity (tingkat keparahan) terdapat pada tingkat keparahan major sebesar 5,08%, moderat sebesar 44,92%, minor sebesar 50,00 %.
Kombinasi obat yang banyak berpotensi interaksi adalah azitromisin dengan salbutamol sebesar 25,42% dengan severity (tingkat keparahan) moderat dan jenis interaksi sinergisme farmakodinamik.
Kata kunci: Interaksi Obat; Pneumonia; Rekam Medik.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Analisis Potensi Interaksi Obat pada Resep Spesialis Saraf di RSUD X Kabupaten Majalengka
Analisis Potensi Interaksi Obat pada Resep Spesialis Saraf di RSUD X Kabupaten Majalengka
Pengobatan penyakit neurological disease menggunakan banyak obat sehingga beresiko terjadinya interaksi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensial interaksi obat-oba...

Back to Top