Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penentuan Awal Waktu Sholat Di Jalur Pendakian Kawah Ijen Banyuwangi

View through CrossRef
Menunaikan salat adalah kewajiban bagi setiap muslim, tanpa memandang kondisi kesehatan atau situasi tempat, termasuk saat berada dalam pendakian. Bagi pendaki yang sehat, melaksanakan sholat tetap diperlukan, meskipun terkadang adzan tidak terdengar karena posisi di dalam hutan atau cahaya matahari yang terhalang oleh pepohonan. Oleh karena itu, perhitungan penentuan awal waktu salat menjadi penting untuk memastikan pelaksanaan ibadah secara tepat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan perhitungan trigonometri dalam menentukan awal waktu salat dan untuk mengetahui hasil awal waktu salat di jalur pendakian Gunung Ijen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dimana data yang diambil terletak di jalur pendakian gunung ijen. Metode ini dapat digunakan dalam perhitungan penentuan awal waktu salat yang mana data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah lintang dan bujur tempat, deklinasi matahari dan equation of time. Penelitian ini diawali dengan studi literatur hisab trigonometri, memperhatikan bujur,lintang dan tinggi tempat, penentuan sudut deklinasi, equastion of Time, menentukan tinggi matahari, merubah waktu istiwa’ menjadi waktu daerah, perhitungan awal salat dan hasil perhitungan ditambah dengan ikhtiyat. Hasil penelitian diperoleh bahwa hisab trigonometri sangat penting bagi para pendaki untuk menentukan awal waktu salat di Kawah Ijen. Selain daripada itu, ketinggian tempat juga dapat memengaruhi waktu salat, misalnya dataran tinggi akan mengalami waktu salat subuh yang lebih cepat dibandingkan dengan dataran yang lebih rendah.
Title: Penentuan Awal Waktu Sholat Di Jalur Pendakian Kawah Ijen Banyuwangi
Description:
Menunaikan salat adalah kewajiban bagi setiap muslim, tanpa memandang kondisi kesehatan atau situasi tempat, termasuk saat berada dalam pendakian.
Bagi pendaki yang sehat, melaksanakan sholat tetap diperlukan, meskipun terkadang adzan tidak terdengar karena posisi di dalam hutan atau cahaya matahari yang terhalang oleh pepohonan.
Oleh karena itu, perhitungan penentuan awal waktu salat menjadi penting untuk memastikan pelaksanaan ibadah secara tepat waktu.
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan perhitungan trigonometri dalam menentukan awal waktu salat dan untuk mengetahui hasil awal waktu salat di jalur pendakian Gunung Ijen.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dimana data yang diambil terletak di jalur pendakian gunung ijen.
Metode ini dapat digunakan dalam perhitungan penentuan awal waktu salat yang mana data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah lintang dan bujur tempat, deklinasi matahari dan equation of time.
Penelitian ini diawali dengan studi literatur hisab trigonometri, memperhatikan bujur,lintang dan tinggi tempat, penentuan sudut deklinasi, equastion of Time, menentukan tinggi matahari, merubah waktu istiwa’ menjadi waktu daerah, perhitungan awal salat dan hasil perhitungan ditambah dengan ikhtiyat.
Hasil penelitian diperoleh bahwa hisab trigonometri sangat penting bagi para pendaki untuk menentukan awal waktu salat di Kawah Ijen.
Selain daripada itu, ketinggian tempat juga dapat memengaruhi waktu salat, misalnya dataran tinggi akan mengalami waktu salat subuh yang lebih cepat dibandingkan dengan dataran yang lebih rendah.

Related Results

Sosialisasi Pengembangan Peta Jalur Pendakian Gunung Gamalama
Sosialisasi Pengembangan Peta Jalur Pendakian Gunung Gamalama
Kota Ternate merupakan Kota yang berada di Gunung Gamalama, memiliki beragam potensi alam salah satunya adalah kawasan ekowisata pendakian Gunung Gamalama. Peta pendakian dengan in...
Analisis Persiapan Fisik Pendakian Gunung Ijen Dan Gunung Ranti Di Kabupaten Banyuwangi
Analisis Persiapan Fisik Pendakian Gunung Ijen Dan Gunung Ranti Di Kabupaten Banyuwangi
Gunung ijen merupakan gunung merapi aktif yang terletak dalam 2 wilayah yaitu kabupaten banyuwangi dan kabupaten bondowoso. Sedangkan gunung ranti adventure yang terletak 50 meter ...
RELASI APROKSIMASI ANTARA DIAMETER KAWAH TUMBUKAN DI BUMI DAN UKURAN OBJEK PENUMBUK DARI SIMULASI NUMERIK
RELASI APROKSIMASI ANTARA DIAMETER KAWAH TUMBUKAN DI BUMI DAN UKURAN OBJEK PENUMBUK DARI SIMULASI NUMERIK
Di permukaan Bulan dan planet-planet terestrial dapat dijumpai kawah-kawah hasil tumbukan benda-benda angkasa. Studi ini mencoba memperoleh relasi aproksimasi antara diameter kawah...
Kawah Ijen sebagai Geowisata Edukatif dan Berkelanjutan
Kawah Ijen sebagai Geowisata Edukatif dan Berkelanjutan
Ijen Crater is one of the leading geotourism destinations in Indonesia that combines rare natural phenomena, unique geology, and local educational and cultural values. This study a...
IDENTIFIKASI TUMBUHAN PAKU (PTERIDOPHYTA) DI KAWASAN IJEN BANYUWANGI
IDENTIFIKASI TUMBUHAN PAKU (PTERIDOPHYTA) DI KAWASAN IJEN BANYUWANGI
Kawasan ijen merupakan daerah pegunungan yang memiliki luas wilayah sekitar 2.560 Ha, termasuk hutan wisata seluas 92 Ha dan memiliki ketinggian hingga mencapai 2.799 mdpl, Kawasan...
Analisis Ilmu Falak Tentang Pelarangan Waktu Salat
Analisis Ilmu Falak Tentang Pelarangan Waktu Salat
Abstrak Salat merupakan salah satu syarat sahnya salat, karena tidak semua akhir waktu salat adalah awal waktu salat berikutnya. Sebab ada waktu dimana kita dilarang untuk melaksa...
How to Develop Ecotourism in Ijen Banyuwangi Crater ?
How to Develop Ecotourism in Ijen Banyuwangi Crater ?
Tourism is an important part in supporting the development of social, economic, cultural, and even regional political life. Ijen Crater is listed as the largest crater in the world...
ANALISIS HASIL BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI FIS UNP ANGKATAN 2016
ANALISIS HASIL BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI FIS UNP ANGKATAN 2016
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hasil belajar mahasiswa berdasarkan jalur masuk dan urutan pilihan masuk pada program studi Pendidikan Geografi angkatan 2016. Jenis peneliti...

Back to Top