Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Sosialisasi Pengembangan Peta Jalur Pendakian Gunung Gamalama

View through CrossRef
Kota Ternate merupakan Kota yang berada di Gunung Gamalama, memiliki beragam potensi alam salah satunya adalah kawasan ekowisata pendakian Gunung Gamalama. Peta pendakian dengan informasi yang sistematis dan akurat sehingga mempermudah kegiatan pendakian gunung dan memperkecil kemungkinan pendaki tersesat di gunung. Pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) perlu dilakukan sosialisasi Pengembangan Peta Jalur Pendakian Gunung Gamalama, jalur pendakian yang akan menjadi kajian dalam PKM adalah jalur Moya, Kecamatan Ternate Tengah. Kegiatan sosialisasi diikuti oleh Kelompok pencinta alam, dari kalangan mahasiswa maupun umum. Data yang digunakan dalam pengembangan peta jalur pendakian ini adalah data tracking jalur pendakian gunung, data koordinat dan ketinggian pos pos pendakian gunung, data akses transportasi menuju basecamp pendakian gunung, data waktu tempuh pendakian gunung, informasi perijinan dan syarat mendaki gunung serta dokumentasi foto untuk menggambarkan kondisi jalur pendakian.  Perangkat lunak yang digunakan dalam penelitian ini adalah Google Earth Pro dan ArcGIS 10.7 yang digunakan untuk pengolahan data pemetaan dan hasil pengolahan data disajikan peta dan akan disosialisasikan kepada masyarakat Kelurahan Moya.
Title: Sosialisasi Pengembangan Peta Jalur Pendakian Gunung Gamalama
Description:
Kota Ternate merupakan Kota yang berada di Gunung Gamalama, memiliki beragam potensi alam salah satunya adalah kawasan ekowisata pendakian Gunung Gamalama.
Peta pendakian dengan informasi yang sistematis dan akurat sehingga mempermudah kegiatan pendakian gunung dan memperkecil kemungkinan pendaki tersesat di gunung.
Pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) perlu dilakukan sosialisasi Pengembangan Peta Jalur Pendakian Gunung Gamalama, jalur pendakian yang akan menjadi kajian dalam PKM adalah jalur Moya, Kecamatan Ternate Tengah.
 Kegiatan sosialisasi diikuti oleh Kelompok pencinta alam, dari kalangan mahasiswa maupun umum.
Data yang digunakan dalam pengembangan peta jalur pendakian ini adalah data tracking jalur pendakian gunung, data koordinat dan ketinggian pos pos pendakian gunung, data akses transportasi menuju basecamp pendakian gunung, data waktu tempuh pendakian gunung, informasi perijinan dan syarat mendaki gunung serta dokumentasi foto untuk menggambarkan kondisi jalur pendakian.
  Perangkat lunak yang digunakan dalam penelitian ini adalah Google Earth Pro dan ArcGIS 10.
7 yang digunakan untuk pengolahan data pemetaan dan hasil pengolahan data disajikan peta dan akan disosialisasikan kepada masyarakat Kelurahan Moya.

Related Results

Perancangan Promosi Wisata Pendakian Gunung Merbabu melalui Desa Cuntel
Perancangan Promosi Wisata Pendakian Gunung Merbabu melalui Desa Cuntel
Mountaineering travel more year more and more in demand by the public, especially the younger generation. The emergence of climbing themed films, is a bit much affect the interest ...
PEMIKIRAN SISTEM PEMBAGIAN LEMBAR PETA DAN PENOMORAN LEMBAR PETA DASAR SKALA BESAR DI INDONESIA
PEMIKIRAN SISTEM PEMBAGIAN LEMBAR PETA DAN PENOMORAN LEMBAR PETA DASAR SKALA BESAR DI INDONESIA
<p>Sistem pembagian dan penomoran lembar Peta Rupabumi Indonesia dilakukan secara terstruktur dan sistematis. Terstruktur karena disusun berdasarkan suatu pola tertentu yang ...
Analisis Persiapan Fisik Pendakian Gunung Ijen Dan Gunung Ranti Di Kabupaten Banyuwangi
Analisis Persiapan Fisik Pendakian Gunung Ijen Dan Gunung Ranti Di Kabupaten Banyuwangi
Gunung ijen merupakan gunung merapi aktif yang terletak dalam 2 wilayah yaitu kabupaten banyuwangi dan kabupaten bondowoso. Sedangkan gunung ranti adventure yang terletak 50 meter ...
MEMBANGUN SATU PETA UNTUK PENATAAN RUANG
MEMBANGUN SATU PETA UNTUK PENATAAN RUANG
Diterbitkannya Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta dilatarbelakangi oleh banyaknya konflik pemanfaatan ruang atau tumpang-tindih penggunaan lahan antar sektor yang menghamba...
Peta Kendali Demerit Untuk Data Autokorelasi (Moving Centerline Demerit dan Moving Range)
Peta Kendali Demerit Untuk Data Autokorelasi (Moving Centerline Demerit dan Moving Range)
ABSTRAK Proses industri seringkali menghasilkan data cacat yang bersifat autokorelasi, hal ini meyebabkan asumsi dasar penggunaan peta kendali tidak terpenuhi. Peta kendali demerit...
KAJIAN PENGEMBANGAN JALUR SINGGAH ALTERNATIF DESA PAMPANG PADA JALUR POROS BANDARA KE LAMIN BUDAYA
KAJIAN PENGEMBANGAN JALUR SINGGAH ALTERNATIF DESA PAMPANG PADA JALUR POROS BANDARA KE LAMIN BUDAYA
Kajian ini bertujuan untuk Mengkaji strategi pengembangan Jalur Singgah Alternatif Desa Pampang pada jalur poros Bandara ke Lamin Budaya dan Penerapan konsep pembangunan berkelanju...
MEMBUAT PETA VISUAL 3D GUNUNG SAGO UNTUK DATA BASE KONSERVASI TANAH DAN AIR
MEMBUAT PETA VISUAL 3D GUNUNG SAGO UNTUK DATA BASE KONSERVASI TANAH DAN AIR
Untuk membuat peta visual 3D Gunung Sago dari peta kontur dan merencanakan konservasi tanah dan air berdasarkan kelerengan maka dibuatlah penelitian ini untuk membantu mahasiswa, p...
Perencanaan jalur interpretasi pendakian Gunung Batukaru jalur Desa Pujungan
Perencanaan jalur interpretasi pendakian Gunung Batukaru jalur Desa Pujungan
Gunung Batukaru merupakan salah satu destinasi wisata trekking (pendakian) di Bali. Potensi Gunung Batukaru dapat dimanfaatkan sebagai media untuk menginterpretasikan kelestarian l...

Back to Top