Javascript must be enabled to continue!
STUDI EKSPERIMEN PERILAKU STRUKTUR PERKERASAN KAKU
View through CrossRef
Ruas jalan Tol Purbaleunyi khususnya Km 78+200 yang dijumpai beberapa pelat beton yang mengalami kerusakan terutama jenis kerusakan retak memanjang, retak melintang dan retak sudut yang menerus dari permukaan sampai dasar pelat beton. Perbaikan terhadap jenis kerusakan tersebut adalah dengan mengganti pelat beton/ full depth repair dengan pelat beton yang baru.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perilaku pelat beton sebagai suatu bagian dari suatu struktur perkerasan kaku yang diletakan diatas berbagai variasi tanah dasar yang sudah mengalami stabilisasi termasuk tanah dasar eksisting.Perilaku struktur perkerasan diperlihatkan oleh kinerja struktural yaitu penurunan/ lendutan, regangan dan beban maksimum pada saat pelat beton tersebut mengalami kehancuran. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa perilaku pelat beton untuk parameter lendutan maksimum relatif mengalamipenurunan. Lebih jauh untuk parameter beban diperoleh hasil untuk tanah dasar variasi II, III dan IV berturut-turut sebesar 73,47 kN, 83,25 kN, dan 93,50 kN terhadap variasi I sebesar 42,23 kN. Peningkatan beban tersebut sangat signifikan dalam kisaran 174% sampai dengan 221%. Dan regangan yang terjadi baik untuk variasi I, II, III dan IV dalam kisaran 0,0032 sampai dengan 0,0034
Title: STUDI EKSPERIMEN PERILAKU STRUKTUR PERKERASAN KAKU
Description:
Ruas jalan Tol Purbaleunyi khususnya Km 78+200 yang dijumpai beberapa pelat beton yang mengalami kerusakan terutama jenis kerusakan retak memanjang, retak melintang dan retak sudut yang menerus dari permukaan sampai dasar pelat beton.
Perbaikan terhadap jenis kerusakan tersebut adalah dengan mengganti pelat beton/ full depth repair dengan pelat beton yang baru.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perilaku pelat beton sebagai suatu bagian dari suatu struktur perkerasan kaku yang diletakan diatas berbagai variasi tanah dasar yang sudah mengalami stabilisasi termasuk tanah dasar eksisting.
Perilaku struktur perkerasan diperlihatkan oleh kinerja struktural yaitu penurunan/ lendutan, regangan dan beban maksimum pada saat pelat beton tersebut mengalami kehancuran.
Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa perilaku pelat beton untuk parameter lendutan maksimum relatif mengalamipenurunan.
Lebih jauh untuk parameter beban diperoleh hasil untuk tanah dasar variasi II, III dan IV berturut-turut sebesar 73,47 kN, 83,25 kN, dan 93,50 kN terhadap variasi I sebesar 42,23 kN.
Peningkatan beban tersebut sangat signifikan dalam kisaran 174% sampai dengan 221%.
Dan regangan yang terjadi baik untuk variasi I, II, III dan IV dalam kisaran 0,0032 sampai dengan 0,0034.
Related Results
Redesain Jenis Kontruksi Ruas Jalan Abdul Haris Nasution STA 0+000 S/D STA 2+500 Kec. Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan
Redesain Jenis Kontruksi Ruas Jalan Abdul Haris Nasution STA 0+000 S/D STA 2+500 Kec. Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan
Jalan raya adalah suatu lintasan yang bertujuan melewatkan lalu lintas dari suatu tempat ke tempat yang lain. Perkerasan jalan adalah campuran antara agregat dan bahan pengikat yan...
ANALISIS NILAI RASIO KERUSAKAN DAN REVIEW DESAIN PERKERASAN JALAN SHORTCUT SINGARAJA – MENGWITANI DENGAN PROGRAM KENPAVE (STUDI KASUS : SHORTCUT RUAS 8)
ANALISIS NILAI RASIO KERUSAKAN DAN REVIEW DESAIN PERKERASAN JALAN SHORTCUT SINGARAJA – MENGWITANI DENGAN PROGRAM KENPAVE (STUDI KASUS : SHORTCUT RUAS 8)
Jalan Shortcut jalur Mengwitani-Singaraja merupakan akses menuju Kabupaten Buleleng di mana
perencanaan dan pembangunannya terbagi atas 10 titik ruas. Untuk jalan shortcut ru...
Evaluasi Perkerasan Pada Landas Pacu Berdasarkan Pavement Condition Index dan Pengujian Daya Dukung Perkerasan(Studi Kasus : Bandar Udara Budiarto – Curug)
Evaluasi Perkerasan Pada Landas Pacu Berdasarkan Pavement Condition Index dan Pengujian Daya Dukung Perkerasan(Studi Kasus : Bandar Udara Budiarto – Curug)
Bandar Udara Budiarto memiliki runway, taxiway, dan apron dengan perkerasan lentur (flexible) dan PCN 37 F/C/X/T. Perkerasan lentur bersifat elastis, dalam hal ini aspal, sementara...
EKSPLORASI KONSTRUKSI BAMBU RECIPROCAL-DEPLOYABLE GRIDSHELL
EKSPLORASI KONSTRUKSI BAMBU RECIPROCAL-DEPLOYABLE GRIDSHELL
Abstrak - Adanya keterbutuhan akan naungan semi-permanen atau sementara yang mudah dan cepat dibangun untuk sesuatu peristiwa tertentu. Pada penelitian ini menggali potensi struktu...
PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN DEPO CONTAINER PT. PELINDO I - DUMAI
PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN DEPO CONTAINER PT. PELINDO I - DUMAI
Pelayanan angkutan kontainer (peti kemas) merupakan pelayanan jasa angkutan barang utama dalam proses eksport dan import. Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengel...
KONSISTENSI LIGHT WEIGHT DEFLECTOMETER PUSAT PENELITIAN JALAN DAN JEMBATAN (PUSJATAN) PADA JALAN TANAH
KONSISTENSI LIGHT WEIGHT DEFLECTOMETER PUSAT PENELITIAN JALAN DAN JEMBATAN (PUSJATAN) PADA JALAN TANAH
Infrastruktur jalan yang kuat memainkan peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan pengembangan wilayah. Perkerasan jalan tanah merupakan jenis pe...
Analisis Perilaku Struktur Gedung Berkolom Masif Dan Berlubang
Analisis Perilaku Struktur Gedung Berkolom Masif Dan Berlubang
Kolom merupakan elemen struktur penting dalam struktur bangunan gedung yang berfungsi menopang dan meneruskan beban aksial dan momen ke struktur pondasi. Kolom berlubang ...
KINERJA MODEL PERKERASAN RAMAH LINGKUNGAN (GREEN PAVEMENT)
KINERJA MODEL PERKERASAN RAMAH LINGKUNGAN (GREEN PAVEMENT)
Seiring dengan semakin meningkatnya pertumbuhan jumlah penduduk dan perkembangan ekonomi masyarakat khususya di wilayah perkotaan, maka adanya lingkungan perumahan dan fasilitas ja...

