Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

STUDI PENGELASAN SMAW PADA SAMBUNGAN KAMPUH V TERHADAP SIFAT MEKANIK MATERIAL BAJA AISI 1050

View through CrossRef
  Penelitian ini bertujuan untuk menguji kekuatan sambungan las V pada baja AISI 1050 dengan elektroda 7016 menggunakan proses pengelasan SMAW, serta untuk melakukan pengujian tarik dengan standar ASTM E8 dan pengujian impak dengan standar ASTM E23. Variasi arus yang digunakan dalam proses pengelasan adalah 100A, 125A, dan 150A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus pengelasan memiliki dampak signifikan terhadap kekuatan sambungan las. Pengujian menunjukkan bahwa arus 150A menghasilkan tegangan tarik tertinggi dengan nilai rata-rata 63,76 kgf/mm², sementara arus 100A menghasilkan tegangan tarik terendah dengan nilai rata-rata 38,13 kgf/mm². Untuk pengujian impak, arus 150A memberikan ketahanan impak terbaik dengan nilai kekuatan impak rata-rata 3,68 J/mm², sedangkan arus 100A menghasilkan kekuatan impak terendah dengan nilai rata-rata 1,53 J/mm². Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peningkatan arus menghasilkan peningkatan panas yang dihasilkan, yang memungkinkan elektroda mencair dengan lebih sempurna, sehingga menghasilkan sambungan las yang lebih kuat. Namun, peningkatan arus tidak selalu menghasilkan sambungan yang lebih baik; ada kondisi di mana hasil las dapat rusak jika arus yang digunakan terlalu besar, karena setiap material memiliki titik lebur yang berbeda. Pengelasan dapat mengalami kerusakan jika panas yang dihasilkan melebihi titik lebur material yang digunakan.
Title: STUDI PENGELASAN SMAW PADA SAMBUNGAN KAMPUH V TERHADAP SIFAT MEKANIK MATERIAL BAJA AISI 1050
Description:
  Penelitian ini bertujuan untuk menguji kekuatan sambungan las V pada baja AISI 1050 dengan elektroda 7016 menggunakan proses pengelasan SMAW, serta untuk melakukan pengujian tarik dengan standar ASTM E8 dan pengujian impak dengan standar ASTM E23.
Variasi arus yang digunakan dalam proses pengelasan adalah 100A, 125A, dan 150A.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus pengelasan memiliki dampak signifikan terhadap kekuatan sambungan las.
Pengujian menunjukkan bahwa arus 150A menghasilkan tegangan tarik tertinggi dengan nilai rata-rata 63,76 kgf/mm², sementara arus 100A menghasilkan tegangan tarik terendah dengan nilai rata-rata 38,13 kgf/mm².
Untuk pengujian impak, arus 150A memberikan ketahanan impak terbaik dengan nilai kekuatan impak rata-rata 3,68 J/mm², sedangkan arus 100A menghasilkan kekuatan impak terendah dengan nilai rata-rata 1,53 J/mm².
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peningkatan arus menghasilkan peningkatan panas yang dihasilkan, yang memungkinkan elektroda mencair dengan lebih sempurna, sehingga menghasilkan sambungan las yang lebih kuat.
Namun, peningkatan arus tidak selalu menghasilkan sambungan yang lebih baik; ada kondisi di mana hasil las dapat rusak jika arus yang digunakan terlalu besar, karena setiap material memiliki titik lebur yang berbeda.
Pengelasan dapat mengalami kerusakan jika panas yang dihasilkan melebihi titik lebur material yang digunakan.

Related Results

PENGARUH VARIASI PARAMETER PENGELASAN TERHADAP KUALITAS HASIL PENGELASAN
PENGARUH VARIASI PARAMETER PENGELASAN TERHADAP KUALITAS HASIL PENGELASAN
Abstrak Salah satu hal penting yang mempengaruhi kualitas hasil pengelasan adalah besarnya arus las. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh arus pengelas...
ANALISIS SIFAT MEKANIK PENGELASAN BIMETAL PLAT BAJA KARBON RENDAH DAN STAINLESS STEEL DENGAN LAS GTAW
ANALISIS SIFAT MEKANIK PENGELASAN BIMETAL PLAT BAJA KARBON RENDAH DAN STAINLESS STEEL DENGAN LAS GTAW
Bahan baja tahan karat (stainless steel) banyak digunakan dalam industri rumah tangga maupun industri militer, dan juga dalam industri nuklir. Bahan baja dibag...
Comportamiento de la Resistencia al desgaste erosivo de recubrimientos de alúmina
Comportamiento de la Resistencia al desgaste erosivo de recubrimientos de alúmina
 En este artículo se presentan los resultados de la investigación relacionada con el comportamiento experimental de recubrimientos de alúmina, obtenidos a partir de partículas de t...
Baja dan Aplikasinya
Baja dan Aplikasinya
Baja dan paduannya adalah material Teknik yang paling banyak pemakaiannya dalam industri manufaktur mulai dari industri rumah tangga sampai industri berat dan militer. Baja dibuat ...
Baja AISI 1006: Efek Suhu Pemanasan Terhadap Sifat Mekanik Dan Strukturmikro
Baja AISI 1006: Efek Suhu Pemanasan Terhadap Sifat Mekanik Dan Strukturmikro
Penyelidikan sifat–sifat dari baja AISI 1006 menggunakan suhu pemanasan masih sangat menarik untuk  dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek suhu pemanasan dan...
PENGARUH AJARAN TRI GUNA DALAM MENINGKATKAN BUDHI PEKERTI ANAK DI TK SARI MEKAR BANGUNTAPAN BANTUL YOGYAKARTA
PENGARUH AJARAN TRI GUNA DALAM MENINGKATKAN BUDHI PEKERTI ANAK DI TK SARI MEKAR BANGUNTAPAN BANTUL YOGYAKARTA
Pengaruh Ajaran Tri Guna Dalam Pendidikan Budhi Pekerti Anak Di  TK Sari Mekar Banguntapan Bantul Yogyakarta, Dalam mencapai pendidikan Budhi pekerti di dalam ajarangama Hindu terd...

Back to Top