Javascript must be enabled to continue!
PSYCHOTHERAPY SHALAT SEBAGAI MENGATASI STRESS DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL
View through CrossRef
Prayer psychotherapy as an assumption of psychiatric treatment that has a preventive function against mental illness and disorders in individuals. Psychotherapy of prayer is a non-physical thing that can affect two things at once, namely the physical and psychological side of humans. Prayer therapy contains messages that are formulated into a concept to form quality human beings. Prayer has an effective impact on healing someone from mental disorders such as stress from life's problems. The role of prayer for health is that there are four therapeutic aspects contained in prayer: the sports aspect, the meditation aspect, the auto-suggestion aspect, and the togetherness aspect. With a life full of enthusiasm, so as to actualize the abilities and potential that individuals have in various lives. The goal to be achieved is to develop studies on individuals with mental disorders (stress) to become positive personalities for each individual with their potential conditions, as well as the optimal ability to be happy through prayer. From the role of prayer worship, it is able to overcome life's problems experienced by becoming a healthy person.
Psychotherapy shalat sebagai asumsi pengobatan kejiwaan yang memiliki fungsi preventive terhadap penyakit dan gangguan kejiwaan pada individu. Psychotherapy shalat merupakan suatu yang non fisik dapat mempengaruhi dua hal sekaligus yaitu fisik dan sisi psikis manusia. Dalam terapi shalat dimuat pesan-pesan yang diformulasikan menjadi sebuah konsep untuk membentuk manusia yang berkualitas. Shalat memiliki dampak efektif penyembuhan seseorang dari gangguan jiwa misalnya stress dari problem kehidupan. Peran shalat bagi kesehatan ada empat aspek terapeutik yang terdapat dalam shalat: aspek olahraga, aspek meditasi, aspek auto-sugesti, dan aspek kebersamaan. Dengan kehidupan penuh semangat, sehingga dapat mengaktualisasikan kemampuan dan potensi yang dimiliki individu dalam berbagai kehidupan. Tujuan yang ingin dicapai mengembangkan kajian pada individu yang terdapat gangguan mental (stres) menjadi kepribadian positif bagi setiap individu dengan kondisi potensinya, serta kemampuan secara optimal untuk bahagia dengan melalui ibadah shalat. Dari peran ibadah shalat tersebut mampu mengatasi permasalahan kehidupan yang dialami menjadi pribadi sehat.
Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau
Title: PSYCHOTHERAPY SHALAT SEBAGAI MENGATASI STRESS DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL
Description:
Prayer psychotherapy as an assumption of psychiatric treatment that has a preventive function against mental illness and disorders in individuals.
Psychotherapy of prayer is a non-physical thing that can affect two things at once, namely the physical and psychological side of humans.
Prayer therapy contains messages that are formulated into a concept to form quality human beings.
Prayer has an effective impact on healing someone from mental disorders such as stress from life's problems.
The role of prayer for health is that there are four therapeutic aspects contained in prayer: the sports aspect, the meditation aspect, the auto-suggestion aspect, and the togetherness aspect.
With a life full of enthusiasm, so as to actualize the abilities and potential that individuals have in various lives.
The goal to be achieved is to develop studies on individuals with mental disorders (stress) to become positive personalities for each individual with their potential conditions, as well as the optimal ability to be happy through prayer.
From the role of prayer worship, it is able to overcome life's problems experienced by becoming a healthy person.
Psychotherapy shalat sebagai asumsi pengobatan kejiwaan yang memiliki fungsi preventive terhadap penyakit dan gangguan kejiwaan pada individu.
Psychotherapy shalat merupakan suatu yang non fisik dapat mempengaruhi dua hal sekaligus yaitu fisik dan sisi psikis manusia.
Dalam terapi shalat dimuat pesan-pesan yang diformulasikan menjadi sebuah konsep untuk membentuk manusia yang berkualitas.
Shalat memiliki dampak efektif penyembuhan seseorang dari gangguan jiwa misalnya stress dari problem kehidupan.
Peran shalat bagi kesehatan ada empat aspek terapeutik yang terdapat dalam shalat: aspek olahraga, aspek meditasi, aspek auto-sugesti, dan aspek kebersamaan.
Dengan kehidupan penuh semangat, sehingga dapat mengaktualisasikan kemampuan dan potensi yang dimiliki individu dalam berbagai kehidupan.
Tujuan yang ingin dicapai mengembangkan kajian pada individu yang terdapat gangguan mental (stres) menjadi kepribadian positif bagi setiap individu dengan kondisi potensinya, serta kemampuan secara optimal untuk bahagia dengan melalui ibadah shalat.
Dari peran ibadah shalat tersebut mampu mengatasi permasalahan kehidupan yang dialami menjadi pribadi sehat.
Related Results
Takhrij Hadis Larangan Shalat Setelah Shalat ashar
Takhrij Hadis Larangan Shalat Setelah Shalat ashar
Shalat merupakan ibadah paling utama yang diwajibkan bagi setiap muslim. Dalam al-Qur’an dan hadis banyak dalil yang menerangkan perintah agar manusia mendirikan shalat. Dalam prak...
PSYCHOTHERAPY SHALAT SEBAGAI MENGATASI STRESS DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL
PSYCHOTHERAPY SHALAT SEBAGAI MENGATASI STRESS DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL
Prayer psychotherapy as an assumption of psychiatric treatment that has a preventive function against mental illness and disorders in individuals. Psychotherapy of prayer is a non-...
Waktu waktu sholat
Waktu waktu sholat
Ibadah shalat merupakan dasar dan tiang agama yaitu pekerjaan yang menghubungkan antaraseorang hamba dengan rabbnya sebagai ungkapan rasa syukur kepada zat yang telah menghidupi da...
Analisis faktor yang berhubungan dengan masalah kesehatan mental pada petugas kesehatan
Analisis faktor yang berhubungan dengan masalah kesehatan mental pada petugas kesehatan
Background: Mental health is an important public health problem in Indonesia due to its high prevalence and the economic and social impacts it causes. The magnitude of suffering an...
Psychological factors and customized learning pathways in curriculum design
Psychological factors and customized learning pathways in curriculum design
This study explores the prevalence of mental health and learning pathways among undergraduate students in Kwara State, Nigeria. It examines the relationship between personality tra...
Sosialisasi Fiqih Shalat Jum’at Pra-Pelaksanaan Shalat Jum’at
Sosialisasi Fiqih Shalat Jum’at Pra-Pelaksanaan Shalat Jum’at
Diantara shalat yang wajib selain dari shalat lima waktu yakni shalat Jum’at yang hukumnya fardhu‘ain bagi tiap-tiap orang muslim mukalaf, laki-laki, berakal dan sehat. Begitu pent...
Naskah Kebijakan Pelayanan Kesehatan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Naskah Kebijakan Pelayanan Kesehatan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28H Ayat (1) dan UU Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan Pasal 5 menyatakan bahwa setiap orang berhak atas kesehatan. UU 1945 Pasal 28H Ayat (1) men...
hadits dakwah
hadits dakwah
Shalat Tarawih merupakan salah satu praktik untuk menghidupkan malam pada Bulan Ramadhan ( qiyamu Ramadhan). Ibadah ini memiliki keutamaan-keutamaan yang memang ditemukan landasan...

