Javascript must be enabled to continue!
LAMPU UNTUK PENCAHAYAAN DI AREA TENDA PENGUNGSI DESA CIHERANG KABUPATEN CIANJUR
View through CrossRef
Gempa Cianjur yang terjadi beberapa kali di akhir tahun 2022, masih banyak menyisakan persoalan. Gempa yang cukup besar tersebut menyebabkan ratusan warga meninggal dan terluka. Selain itu juga menghancurkan ribuan bangunan, baik rumah warga maupun fasilitas publik seperti sekolahan. Pemerintah dalam hal ini melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNMP) dengan cepat melakukan tenggap bencana, berupa penyediaan makanan, pakaian, air minum, obat-obatan dan mendirikan tenda-tenda pengungsi serta membuka akses jalan. Demikian juga masyarakat dengan spontan melakukan bantuan sesuai dengan kemampuan dan caranya. Semua berusaha untuk mengurangi penderitaan warga terdampak. Permasalahan yang selalu muncul pada saat ada gempa adalah terputusnya jaringan PLN, sehingga para pengungsi baik yang masih tinggal di rumah maupun di tenda pengungsi hanya menggunakan pencahayaan seadanya. Pelaksanaan PKM ini memberikan solusi berupa pemasangan lampu di tenda-tenda untuk aktivitas umum, seperti tenda mushola, tenda belajar, dan tenda kesehatan bayi/anak. Juga dilakukan pemasangan lampu untuk di luar tenda, sebagai area sirkulasi para pengungsi. Suplei listrik diperoleh dari generator set (genset) yang telah disediakan oleh tim PKM lain. Lampu yang digunakan adalah lampu TL T5 LED dan lampu LED portabel untuk di dalam tenda dan lampu berupa untai cahaya (lighting chain) untuk luar tenda. Metoda yang digunakan berupa penerapan ipteks dalam hal pemilihan jenis lampu dan pemasangannya. Pemasangan lampu di dalam tenda, dilakukan dengan dikaitkan pada tiang-tiang tenda dan atau digantung. Lampu untuk luar tenda, menggunakan tiang bambu yang ditancapkan ke tanah, dengan tinggi sekitar 3,5 m. Hasilnya lampu terpasang dengan baik dan para pengungsi merasa lebih nyaman dalam melakukan berbagai aktivitasnya.
Kata kunci: Tenda Pengungsi, Untai cahaya, Pencahayaan, Generator set, Cianjur
Atma Jaya Catholic University of Indonesia
Title: LAMPU UNTUK PENCAHAYAAN DI AREA TENDA PENGUNGSI DESA CIHERANG KABUPATEN CIANJUR
Description:
Gempa Cianjur yang terjadi beberapa kali di akhir tahun 2022, masih banyak menyisakan persoalan.
Gempa yang cukup besar tersebut menyebabkan ratusan warga meninggal dan terluka.
Selain itu juga menghancurkan ribuan bangunan, baik rumah warga maupun fasilitas publik seperti sekolahan.
Pemerintah dalam hal ini melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNMP) dengan cepat melakukan tenggap bencana, berupa penyediaan makanan, pakaian, air minum, obat-obatan dan mendirikan tenda-tenda pengungsi serta membuka akses jalan.
Demikian juga masyarakat dengan spontan melakukan bantuan sesuai dengan kemampuan dan caranya.
Semua berusaha untuk mengurangi penderitaan warga terdampak.
Permasalahan yang selalu muncul pada saat ada gempa adalah terputusnya jaringan PLN, sehingga para pengungsi baik yang masih tinggal di rumah maupun di tenda pengungsi hanya menggunakan pencahayaan seadanya.
Pelaksanaan PKM ini memberikan solusi berupa pemasangan lampu di tenda-tenda untuk aktivitas umum, seperti tenda mushola, tenda belajar, dan tenda kesehatan bayi/anak.
Juga dilakukan pemasangan lampu untuk di luar tenda, sebagai area sirkulasi para pengungsi.
Suplei listrik diperoleh dari generator set (genset) yang telah disediakan oleh tim PKM lain.
Lampu yang digunakan adalah lampu TL T5 LED dan lampu LED portabel untuk di dalam tenda dan lampu berupa untai cahaya (lighting chain) untuk luar tenda.
Metoda yang digunakan berupa penerapan ipteks dalam hal pemilihan jenis lampu dan pemasangannya.
Pemasangan lampu di dalam tenda, dilakukan dengan dikaitkan pada tiang-tiang tenda dan atau digantung.
Lampu untuk luar tenda, menggunakan tiang bambu yang ditancapkan ke tanah, dengan tinggi sekitar 3,5 m.
Hasilnya lampu terpasang dengan baik dan para pengungsi merasa lebih nyaman dalam melakukan berbagai aktivitasnya.
Kata kunci: Tenda Pengungsi, Untai cahaya, Pencahayaan, Generator set, Cianjur.
Related Results
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Dinamika Penanganan Pengungsi Suriah di Lebanon
Dinamika Penanganan Pengungsi Suriah di Lebanon
<p>Penanganan Pengungsi Suriah di Lebanon menjadi masalah yang sangat kompleks. Posisi Lebanon yang berada diantara negara-negara yang berkonflik seperti Suriah dan Israel me...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015 Alok...
OPTIMALISASI SOLAR CELL MENGGUNAKAN UMPAN BALIK LAMPU
OPTIMALISASI SOLAR CELL MENGGUNAKAN UMPAN BALIK LAMPU
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada saat ini menjadi energi terbarukan alternatif yang paling digemari pada saat ini. PLTS merupakan pembangkit yang menggunakan solar sel a...
EVALUASI SISTEM PENCAHAYAAN PADA PERPUSTAKAAN NASIONAL
EVALUASI SISTEM PENCAHAYAAN PADA PERPUSTAKAAN NASIONAL
ABSTRAK Kualitas pencahayaan adalahsalah satu faktor penting dalam kegiatan membaca. Gedung Perpustakaan membutuhkan tingkat pencahayaan sebesar 300 lux sesuai dengan Standar Nasio...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...
Faktor Tingginya Niat Beli Konsumen Dalam Membeli Produk Lampu Led Di Gayungan Surabaya
Faktor Tingginya Niat Beli Konsumen Dalam Membeli Produk Lampu Led Di Gayungan Surabaya
Energi sangat penting bagi kehidupan manusia, tetapi peningkatan pemanfaatan sumber daya alam telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang parah. Peralatan hemat energi dan lampu LE...

