Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TRILOGI POKOK PEMIKIRAN FAZLUR RAHMAN : NEOMODERNISME PENDIDIKAN ISLAM, ILMU HERMENEUTIKA, ILMU TAFSIR DAN TAKWIL

View through CrossRef
Lahirnya para pemikir dan pembaharu Islam pada era modern memunculkan kemajuan dan progresivitas dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Proses ijtihad hukum dan pengetahuan pada dunia Islam yang terhenti pasca runtuhnya imperium Baghdad seakan terlahir kembali pada era modern pasca zaman kolonialisme dan imperialisme Eropa terhadap benua asia dan afrika. Persentuhan antara dunia timur-arab dengan barat-Eropa menimbulkan perdebatan-perdebatan antar pemikir mulai dari masalah dogma agama, ilmu agama hingga ilmu pengetahuan yang dianggap netral. Fazlur rahman yang lahir di Pakistan dan menempuh pendidikan di Inggris yang juga mengalami persentuhan tersebut merasakan bahwa terdapat dikotomi antara keilmuan agama dan umum. Fazlur Rahman sebagai pembaharu pemikiran Islam menawarkan konsep-konsep baru yang menjawab perdebatan dan problem para pemikir saat itu. Konsep pemikiran itu tercantum dalam trilogi pokok pemikiran Fazlur Rahman tentang neomodernisme pendidikan Islam, ilmu hermeneutika, ilmu tafsir dan takwil. Penelitian ini berusaha menjelaskan dan mengkonsepkan pemikiran Fazlur Rahman tentang neomodernisme pendidikan Islam, ilmu hermeneutika, ilmu tafsir dan takwil. Metodologi penelitian menggunakan metode literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentuhan budaya Islam dengan barat menyebabkan distingsi pada bidang pendidikan dan tafsir al-Qur’an. Rahman menawarkan sebuah konsep baru dengan istilah neomodernisme pendidikan Islam serta metodologi ilmu hermenutika penafsiran al-Qur’an melalui tiga metode yaitu metode kritik sejarah, metode penafsiran sistematis dan metode gerakan ganda (double movement).
Institut Agama Islam (IAI) Pangeran Diponegoro Nganjuk
Title: TRILOGI POKOK PEMIKIRAN FAZLUR RAHMAN : NEOMODERNISME PENDIDIKAN ISLAM, ILMU HERMENEUTIKA, ILMU TAFSIR DAN TAKWIL
Description:
Lahirnya para pemikir dan pembaharu Islam pada era modern memunculkan kemajuan dan progresivitas dalam perkembangan ilmu pengetahuan.
Proses ijtihad hukum dan pengetahuan pada dunia Islam yang terhenti pasca runtuhnya imperium Baghdad seakan terlahir kembali pada era modern pasca zaman kolonialisme dan imperialisme Eropa terhadap benua asia dan afrika.
Persentuhan antara dunia timur-arab dengan barat-Eropa menimbulkan perdebatan-perdebatan antar pemikir mulai dari masalah dogma agama, ilmu agama hingga ilmu pengetahuan yang dianggap netral.
Fazlur rahman yang lahir di Pakistan dan menempuh pendidikan di Inggris yang juga mengalami persentuhan tersebut merasakan bahwa terdapat dikotomi antara keilmuan agama dan umum.
Fazlur Rahman sebagai pembaharu pemikiran Islam menawarkan konsep-konsep baru yang menjawab perdebatan dan problem para pemikir saat itu.
Konsep pemikiran itu tercantum dalam trilogi pokok pemikiran Fazlur Rahman tentang neomodernisme pendidikan Islam, ilmu hermeneutika, ilmu tafsir dan takwil.
Penelitian ini berusaha menjelaskan dan mengkonsepkan pemikiran Fazlur Rahman tentang neomodernisme pendidikan Islam, ilmu hermeneutika, ilmu tafsir dan takwil.
Metodologi penelitian menggunakan metode literature review.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentuhan budaya Islam dengan barat menyebabkan distingsi pada bidang pendidikan dan tafsir al-Qur’an.
Rahman menawarkan sebuah konsep baru dengan istilah neomodernisme pendidikan Islam serta metodologi ilmu hermenutika penafsiran al-Qur’an melalui tiga metode yaitu metode kritik sejarah, metode penafsiran sistematis dan metode gerakan ganda (double movement).

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KONTRIBUSI KONSEP TAKWIL ULAMA USHULIYYUN DALAM PEWARISAN BEDA AGAMA
KONTRIBUSI KONSEP TAKWIL ULAMA USHULIYYUN DALAM PEWARISAN BEDA AGAMA
Artikel ini membahas mengenai kontribusi dari konsep takwil para Ushuliyyun dalam  kewarisan beda agama. Para Ushuliyyun mewariskan metode takwil dalam Istibath Ahkam sebagai salah...
Pemikiran Fazlur Rahman Tentang Integrasi Pendidikan Agama Islam Dan Sains Dan Relevansinya Di Era 5.0
Pemikiran Fazlur Rahman Tentang Integrasi Pendidikan Agama Islam Dan Sains Dan Relevansinya Di Era 5.0
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran Fazlur Rahman tentang integrasi Pendidikan Agama Islam dan sains serta relevansinya dalam era Society 5.0. Tujuan utama adalah unt...
PENDEKATAN HERMENEUTIKA DALAM PEMIKIRAN TEORI FAZLUR RAHMAN TERHADAP TAFSIR AL-QUR’AN
PENDEKATAN HERMENEUTIKA DALAM PEMIKIRAN TEORI FAZLUR RAHMAN TERHADAP TAFSIR AL-QUR’AN
Penelitian ini mencoba untuk mempelajari lebih lanjut tentang pendekatan hermeneutika pemikiran Fazlur Rahman tentang teori pendidikan Islam, dan untuk mengidentifikasikan biografi...
PEMIKIRAN FAZLUR RAHMAN TENTANG MODERNISASI PENDIDIKAN ISLAM
PEMIKIRAN FAZLUR RAHMAN TENTANG MODERNISASI PENDIDIKAN ISLAM
The idea put forward by Fazlur Rahman on Modernization of Islamic Education, namely: 1. Educational Objectives, Fazlur Rahman argues that the purpose of Islamic education must be o...
Tipologi Pemikiran Pendidikan Islam Di Indonesia
Tipologi Pemikiran Pendidikan Islam Di Indonesia
Pemikiran pendidikan adalah serangkaian proses kerja akal dan kalbu yang dilakukan secara bersungguh-sungguh dalam melihat berbagai persoalan yang ada dalam pendidikan Islam. Untuk...

Back to Top