Javascript must be enabled to continue!
PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENGURANGI NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF
View through CrossRef
Pendahuluan: Nyeri persalinan normal bisa menimbulkan stres dan bisa menyebabkan pelepasan hormon yang berlebihan seperti katekolamin dan steroid, hormon ini dapat menimbulkan otot polos dan vasokonstriksi pembuluh darah, dan dapat mengakibatkan penurunan kontraksi,serta timbul iskemia uterus yang membuat impuls nyeri bertambah banyak saat persalinan. Salah satu cara untuk mengontrol rasa nyeri yang dialami ibu saat persalinan adalah dengan menggunakan terapi komplementer. terapi komplementer untuk menurunkan intensitas nyeri, yaitu dengan minyak esensial yang berasal dari bau harum tumbuhan lavender yang dapat mengurangi masalah kesehatan dan berpengaruh terhadap otak yang menenangkan pada saat persalinan. Tujuan penelitian: Mengetahui bagaimana pengaruh aromaterapi lavender untuk mengurangi nyeri persalinan kala I fase aktif pada Ny. “R” di Praktik Mandiri Bidan Misni Herawati Palembang. Metode penelitian: Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kasus (case study) dengan Analisis data menggunakan one group pretest posttest design. Hasil penelitian: Pada Ny “R” didapatkan bahwa terjadi pengurangan skore nyeri sebelum diberikan aromaterapi lavender dengan skor 7 menjadi skor 6 setelah diberikan aromaterapi lavender.
Kata kunci: Aromaterapi Lavender,Ibu Bersalin, Nyeri, Fase aktif
Institut Ilmu kesehatan dan Teknologi Muhammadiyah Palembang
Title: PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENGURANGI NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF
Description:
Pendahuluan: Nyeri persalinan normal bisa menimbulkan stres dan bisa menyebabkan pelepasan hormon yang berlebihan seperti katekolamin dan steroid, hormon ini dapat menimbulkan otot polos dan vasokonstriksi pembuluh darah, dan dapat mengakibatkan penurunan kontraksi,serta timbul iskemia uterus yang membuat impuls nyeri bertambah banyak saat persalinan.
Salah satu cara untuk mengontrol rasa nyeri yang dialami ibu saat persalinan adalah dengan menggunakan terapi komplementer.
terapi komplementer untuk menurunkan intensitas nyeri, yaitu dengan minyak esensial yang berasal dari bau harum tumbuhan lavender yang dapat mengurangi masalah kesehatan dan berpengaruh terhadap otak yang menenangkan pada saat persalinan.
Tujuan penelitian: Mengetahui bagaimana pengaruh aromaterapi lavender untuk mengurangi nyeri persalinan kala I fase aktif pada Ny.
“R” di Praktik Mandiri Bidan Misni Herawati Palembang.
Metode penelitian: Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kasus (case study) dengan Analisis data menggunakan one group pretest posttest design.
Hasil penelitian: Pada Ny “R” didapatkan bahwa terjadi pengurangan skore nyeri sebelum diberikan aromaterapi lavender dengan skor 7 menjadi skor 6 setelah diberikan aromaterapi lavender.
Kata kunci: Aromaterapi Lavender,Ibu Bersalin, Nyeri, Fase aktif
.
Related Results
Efektivitas Aromaterapi Jeruk Lemon dan Rosemary dalam Menurunkan Nyeri Persalinan di PMB Eneng Nurasiah Periode November-Desember 2020
Efektivitas Aromaterapi Jeruk Lemon dan Rosemary dalam Menurunkan Nyeri Persalinan di PMB Eneng Nurasiah Periode November-Desember 2020
Persalinan merupakan masa yang dinanti-nantikan oleh seorang ibu hamil, namun bagi sebagian ibu, melahirkan terkadang membawa rasa takut dan cemas akan rasa sakit saat melahirkan. ...
AROMATERAPI LAVENDER MENGURANGI NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF
AROMATERAPI LAVENDER MENGURANGI NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF
Latar Belakang : Rasa sakit saat proses persalinan adalah fenomena fisiologis yang dialami oleh ibu selama melahirkan. Kontraksi yang terjadi memicu stres dan pelepasan hormon sepe...
PENERAPAN PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER PADA ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN POST OP APENDIKTOMI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT
PENERAPAN PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER PADA ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN POST OP APENDIKTOMI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT
Pendahuluan Tindakan post Apendiktomi merupakan tindakan invasif yang menimbulkan rasa nyeri pada klien. Prioritas perawatan pada klien apendisitis post operasi yaitu menghilangkan...
PEMBERIAN EDUKASI METODE BIRTH BALL UNTUK PENURUNAN RASA NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI TPMB ANDINA PRIMITASARI PALEMBANG
PEMBERIAN EDUKASI METODE BIRTH BALL UNTUK PENURUNAN RASA NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI TPMB ANDINA PRIMITASARI PALEMBANG
Abstrak
Persalinan merupakan proses fisiologis yang hampir selalu disertai rasa nyeri akibat kontraksi uterus, dilatasi serviks, serta penurunan dan rotasi janin di jalan lahir. Pa...
Pengaruh Prenatal Yoga Terhadap Durasi Waktu Persalinan Kala I Fase Aktif Di TPMB WM Banjarmasin
Pengaruh Prenatal Yoga Terhadap Durasi Waktu Persalinan Kala I Fase Aktif Di TPMB WM Banjarmasin
Latar Belakang :“Melakukan prenatal yoga selama kehamilan dapat mempengaruhi durasi waktu persalinan, dikarenakan adanya latihan olah nafas dan latihan olah tubuh yang berpengaruh ...
Asuhan Kebidanan pada Inpartu Kala I Fase Aktif dengan Penerapan Gym Ball untuk Mengurangi Nyeri Persalinan
Asuhan Kebidanan pada Inpartu Kala I Fase Aktif dengan Penerapan Gym Ball untuk Mengurangi Nyeri Persalinan
Persalinan kala I fase aktif multigravida umumnya berlangsung kurang lebih 7 jam dan terjadi ketidaknyamanan pada ibu akibat kontraksi berupa rasa nyeri. Gym ball merupakan salah s...
KOMBINASI MASSAGE EFFLEURAGE DAN MUSIK KLASIK TERHADAP NYERI PERSALINAN KALA 1
KOMBINASI MASSAGE EFFLEURAGE DAN MUSIK KLASIK TERHADAP NYERI PERSALINAN KALA 1
Nyeri persalinan adalah kejadian sensasi fisik yang terkait dengan kontraksi uterus, dilatasi dan penipisan serviks, serta penurunan janin selama persalinan. Nyeri persalinan mulai...
Pengaruh Terapi Musik Terhadap Lama Persalinan Kala 1 Fase Aktif di Puskesmas Maja Desa Maja Kecamatan Maja Kabupaten Lebak Banten
Pengaruh Terapi Musik Terhadap Lama Persalinan Kala 1 Fase Aktif di Puskesmas Maja Desa Maja Kecamatan Maja Kabupaten Lebak Banten
ABSTRACT Prolonged childbirth as a cause of maternal death also tends to be quite high. Lebak Regency long parturition is one of the causes of 59 cases of maternal death. One effor...

