Javascript must be enabled to continue!
PEMBERIAN EDUKASI METODE BIRTH BALL UNTUK PENURUNAN RASA NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI TPMB ANDINA PRIMITASARI PALEMBANG
View through CrossRef
Abstrak
Persalinan merupakan proses fisiologis yang hampir selalu disertai rasa nyeri akibat kontraksi uterus, dilatasi serviks, serta penurunan dan rotasi janin di jalan lahir. Pada kala I fase aktif, intensitas dan frekuensi kontraksi semakin meningkat, sehingga rasa nyeri biasanya muncul lebih kuat dan teratur. Berbagai metode manajemen nyeri non farmakologis telah dikembangkan untuk membantu ibu mengatasi ketidaknyamanan selama proses persalinan yaitu dengan metode birth ball. Metode birth ball sangat efektif dalam penatalaksanaan nyeri persalinan karena membantu ibu mempertahankan posisi yang lebih ergonomis, meningkatkan relaksasi otot panggul, serta memanfaatkan gaya gravitasi untuk mempercepat penurunan kepala janin. Penggunaan birth ball dapat merangsang pelepasan endorfin alami yang berfungsi sebagai analgesik tubuh, sehingga persepsi nyeri dapat berkurang secara signifikan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu bersalin dalam mengurangi nyeri persalinan kala I fase aktif melalui penerapan metode birth ball sebagai salah satu manajemen nyeri non farmakologis. Metode yang dilakukan yaitu penyuluhan dan pelatihan metode birth ball kepada peserta penyuluhan. Sasaran pengabdian masyarakat ini adalah ibu hamil yang ada di TPMB Andina Primitasari sebanyak 12 orang. Media yang digunakan adalah power point, gym ball dan leaflet yang berisikan tentang cara mengatasi rasa nyeri persalinan dengan metode birth ball. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini adalah para ibu hamil mengetahui tentang pengertian, penyebab rasa nyeri, faktor-faktor yang mempengaruhi respon terhadap nyeri persalinan dan cara penatalaksanaan nyeri persalinan sebanyak 83,4%. Tenaga kesehatan khususnya bidan diharapkan dapat memberikan demonstrasi langsung penggunaan birth ball serta pendampingan saat persalinan guna membantu ibu mengelola nyeri secara efektif.
Kata kunci : Nyeri Persalinan, Birth ball, Kala I Fase aktif , Menejemen nyeri non farmakologis, ibu bersalin
Abstract
Labor is a physiological process that is almost always accompanied by pain caused by uterine contractions, cervical dilatation, as well as fetal descent and rotation through the birth canal. During the active phase of the first stage of labor, the intensity and frequency of contractions increase, resulting in stronger and more regular pain. Various non-pharmacological pain management methods have been developed to help mothers cope with discomfort during labor, one of which is the birth ball method. The birth ball method is highly effective in managing labor pain because it helps mothers maintain a more ergonomic position, enhances pelvic muscle relaxation, and utilizes gravity to facilitate fetal head descent. The use of a birth ball can stimulate the release of natural endorphins that function as the body’s analgesics, thereby significantly reducing pain perception. This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of laboring mothers in reducing labor pain during the active phase of the first stage of labor through the application of the birth ball method as a non-pharmacological pain management strategy. The methods used included health education and training on the birth ball technique for participants. The target of this community service activity was 12 pregnant women at TPMB Andina Primitasari. The media used were PowerPoint presentations, gym balls, and leaflets containing information on managing labor pain using the birth ball method. The results showed that 83.4% of pregnant women gained knowledge about the definition, causes of pain, factors influencing responses to labor pain, and methods of labor pain management. Health care providers, especially midwives, are expected to provide direct demonstrations of birth ball use and assistance during labor to help mothers manage pain effectively.
Keywords : Labor pain, Birth ball, Active phase of the first stage of labor, Non-pharmacological pain management, Laboring mothers
Title: PEMBERIAN EDUKASI METODE BIRTH BALL UNTUK PENURUNAN RASA NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI TPMB ANDINA PRIMITASARI PALEMBANG
Description:
Abstrak
Persalinan merupakan proses fisiologis yang hampir selalu disertai rasa nyeri akibat kontraksi uterus, dilatasi serviks, serta penurunan dan rotasi janin di jalan lahir.
Pada kala I fase aktif, intensitas dan frekuensi kontraksi semakin meningkat, sehingga rasa nyeri biasanya muncul lebih kuat dan teratur.
Berbagai metode manajemen nyeri non farmakologis telah dikembangkan untuk membantu ibu mengatasi ketidaknyamanan selama proses persalinan yaitu dengan metode birth ball.
Metode birth ball sangat efektif dalam penatalaksanaan nyeri persalinan karena membantu ibu mempertahankan posisi yang lebih ergonomis, meningkatkan relaksasi otot panggul, serta memanfaatkan gaya gravitasi untuk mempercepat penurunan kepala janin.
Penggunaan birth ball dapat merangsang pelepasan endorfin alami yang berfungsi sebagai analgesik tubuh, sehingga persepsi nyeri dapat berkurang secara signifikan.
Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu bersalin dalam mengurangi nyeri persalinan kala I fase aktif melalui penerapan metode birth ball sebagai salah satu manajemen nyeri non farmakologis.
Metode yang dilakukan yaitu penyuluhan dan pelatihan metode birth ball kepada peserta penyuluhan.
Sasaran pengabdian masyarakat ini adalah ibu hamil yang ada di TPMB Andina Primitasari sebanyak 12 orang.
Media yang digunakan adalah power point, gym ball dan leaflet yang berisikan tentang cara mengatasi rasa nyeri persalinan dengan metode birth ball.
Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini adalah para ibu hamil mengetahui tentang pengertian, penyebab rasa nyeri, faktor-faktor yang mempengaruhi respon terhadap nyeri persalinan dan cara penatalaksanaan nyeri persalinan sebanyak 83,4%.
Tenaga kesehatan khususnya bidan diharapkan dapat memberikan demonstrasi langsung penggunaan birth ball serta pendampingan saat persalinan guna membantu ibu mengelola nyeri secara efektif.
Kata kunci : Nyeri Persalinan, Birth ball, Kala I Fase aktif , Menejemen nyeri non farmakologis, ibu bersalin
Abstract
Labor is a physiological process that is almost always accompanied by pain caused by uterine contractions, cervical dilatation, as well as fetal descent and rotation through the birth canal.
During the active phase of the first stage of labor, the intensity and frequency of contractions increase, resulting in stronger and more regular pain.
Various non-pharmacological pain management methods have been developed to help mothers cope with discomfort during labor, one of which is the birth ball method.
The birth ball method is highly effective in managing labor pain because it helps mothers maintain a more ergonomic position, enhances pelvic muscle relaxation, and utilizes gravity to facilitate fetal head descent.
The use of a birth ball can stimulate the release of natural endorphins that function as the body’s analgesics, thereby significantly reducing pain perception.
This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of laboring mothers in reducing labor pain during the active phase of the first stage of labor through the application of the birth ball method as a non-pharmacological pain management strategy.
The methods used included health education and training on the birth ball technique for participants.
The target of this community service activity was 12 pregnant women at TPMB Andina Primitasari.
The media used were PowerPoint presentations, gym balls, and leaflets containing information on managing labor pain using the birth ball method.
The results showed that 83.
4% of pregnant women gained knowledge about the definition, causes of pain, factors influencing responses to labor pain, and methods of labor pain management.
Health care providers, especially midwives, are expected to provide direct demonstrations of birth ball use and assistance during labor to help mothers manage pain effectively.
Keywords : Labor pain, Birth ball, Active phase of the first stage of labor, Non-pharmacological pain management, Laboring mothers.
Related Results
IMPLEMENTASI METODE TRANSCUTANEOUS ELECTRICAL NERVE STIMULATION (TENS) UNTUK MENGATASI NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF PADA IBU BERSALIN
IMPLEMENTASI METODE TRANSCUTANEOUS ELECTRICAL NERVE STIMULATION (TENS) UNTUK MENGATASI NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF PADA IBU BERSALIN
Rasa nyeri pada persalinan adalah nyeri kontraksi uterus yang dapat mengakibatkan peningkatan aktifitas sistem saraf simpatis. Nyeri persalinan yang tidak segera ditangani dapat me...
Pengaruh Prenatal Yoga Terhadap Durasi Waktu Persalinan Kala I Fase Aktif Di TPMB WM Banjarmasin
Pengaruh Prenatal Yoga Terhadap Durasi Waktu Persalinan Kala I Fase Aktif Di TPMB WM Banjarmasin
Latar Belakang :“Melakukan prenatal yoga selama kehamilan dapat mempengaruhi durasi waktu persalinan, dikarenakan adanya latihan olah nafas dan latihan olah tubuh yang berpengaruh ...
Asuhan Kebidanan pada Inpartu Kala I Fase Aktif dengan Penerapan Gym Ball untuk Mengurangi Nyeri Persalinan
Asuhan Kebidanan pada Inpartu Kala I Fase Aktif dengan Penerapan Gym Ball untuk Mengurangi Nyeri Persalinan
Persalinan kala I fase aktif multigravida umumnya berlangsung kurang lebih 7 jam dan terjadi ketidaknyamanan pada ibu akibat kontraksi berupa rasa nyeri. Gym ball merupakan salah s...
EFEKTIFITAS AKUPRESUR DAN MUROTAL AL QUR’AN DALAM MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN DAN RASA NYERI PADA IBU BERSALIN DI PMB BD M ACIH SUNARSIH TAHUN 2024
EFEKTIFITAS AKUPRESUR DAN MUROTAL AL QUR’AN DALAM MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN DAN RASA NYERI PADA IBU BERSALIN DI PMB BD M ACIH SUNARSIH TAHUN 2024
Pendahuluan: Persalinan merupakan kejadian fisiologi dan normal yang dialami oleh wanita. Selama persalinan rentan terjadi peningkatan tingkat kecemasan serta persepsi nyeri ibu ha...
Pengaruh Penggunaan Brith Ball Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Di Klinik Pratama Kasih Bunda Tahun 2024
Pengaruh Penggunaan Brith Ball Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Di Klinik Pratama Kasih Bunda Tahun 2024
Pada kehamilan dan persalinan rasa nyeri diartikan sebagai sebuah sinyal untuk memberitahukan kepada ibu bahwa dirinya telah memasuki tahapan proses persalinan. Perry&Bobak (20...
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL MELALUI PEMBERIAN EDUKASI KESEHATAN TENTANG MASSAGE EFFLEURAGE UNTUK MENGURANGI TINGKAT NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL MELALUI PEMBERIAN EDUKASI KESEHATAN TENTANG MASSAGE EFFLEURAGE UNTUK MENGURANGI TINGKAT NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF
Abstrak
Rasa nyeri pada persalinan adalah manifestasi dari adanya kontraksi atau pemendekan otot rahim yang menimbulkan rasa sakit pada pinggang, daerah perut dan menjala...
KOMBINASI MASSAGE EFFLEURAGE DAN MUSIK KLASIK TERHADAP NYERI PERSALINAN KALA 1
KOMBINASI MASSAGE EFFLEURAGE DAN MUSIK KLASIK TERHADAP NYERI PERSALINAN KALA 1
Nyeri persalinan adalah kejadian sensasi fisik yang terkait dengan kontraksi uterus, dilatasi dan penipisan serviks, serta penurunan janin selama persalinan. Nyeri persalinan mulai...
EFEKTIVITAS BIRTH BALL EXERCISEPADA IBU BERSALIN KALA ITERHADAP LAMA KALA I FASE AKTIF DAN LAMA KALA II DI RUANG BERSALIN PUSKESMAS ARSO 3KABUPATEN KEROOM PROVINSI PAPUA
EFEKTIVITAS BIRTH BALL EXERCISEPADA IBU BERSALIN KALA ITERHADAP LAMA KALA I FASE AKTIF DAN LAMA KALA II DI RUANG BERSALIN PUSKESMAS ARSO 3KABUPATEN KEROOM PROVINSI PAPUA
Pendahuluan. Risiko persalinan lama pada ibu yaitu bisa mengalami perdarahankarenaatoniuterus,laserasijalanlahir,infeksi,syok dankelelahan,sementarapadabayiterjadipeningkatanangkak...

