Javascript must be enabled to continue!
Al-Quran Sebagai Sumber Ilmu Pengetahuan
View through CrossRef
AbstractAl-Qur'an and Hadith as the basis of Islamic teachings, not only regulate the affairs of ubudiyah issues, but also contain verses related to science and technology (IPTEK). Many verses of the Qur'an and Hadith that give cues about science such as biology, history, astronomy, and many more. Science is one of the main contents of the content of the holy book of the Qur'an. Even the word 'ilm itself is mentioned in the Qur'an 105 times, but with the word 'ilm' it is mentioned more than 744 times which is indeed one of the necessities of Islam. The word science is used in the sense of the process of achieving knowledge. To study it in its entirety it is necessary to use scientific, philosophical, human sciences (humanities), historical, sociological and doctrinal methods. In studying the Qur'an in order to find values that can manifest rahmatan lil alaamin, it is necessary to have the role of reason that has a high degree but it must be remembered that the human mind contains limitations. Therefore, in experiencing the contents of the Qur'an as a whole and thoroughly, a theological, philosophical, scientific, and sensory way of thinking is needed. This requirement is necessary because not all problems can be solved or overcome only by philosophical thinking, but require other methods that can be used together.Keywords: Al-qu’an; islam; knowledgeAbstrakAl-Qur’an dan Hadits sebagai dasar ajaran Islam, tidak hanya mengatur urusan masalah ubudiyah saja, tetapi juga memuat ayat-ayat yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Banyak ayat-ayat Al-Qur’an maupun Hadits yang memberikan isyarat tentang ilmu pengetahuan seperti ilmu biologi, sejarah, astronomi, dan masih banyak lagi. Ilmu pengetahuan adalah merupakan salah satu isi pokok kandungan kitab suci Al Qur’an. Bahkan kata ‘ilm itu sendiri disebut dalam Al Qur’an sebanyak 105 kali, tetapi dengan kata jadiannya ia disebut lebih dari 744 kali yang memang merupakan salah satu kebutuhan agama Islam. Kata ilmu ini digunakan dalam arti proses pencapaian pengetahuan. Untuk mempelajari secara utuh perlu digunakan metode ilmiah, filosofis, ilmu-ilmu manusia (humaniora), historis, sosiologis dan doktriner. Dalam mempelajari Al Qur’an agar dapat menemukan nilai-nilai yang dapat mewujudukan rahmatan lil alaamin diperlukan peranan akal yang mempunyai derajat yang tinggi tetapi harus diingat bahwa akal manusia mengandung keterbatasan. Oleh karena itu dalam menghayati isi Al-Qur'an secara utuh dan menyeluruh diperlukan cara berpikir teologis, filosofis, ilmiah, dan inderawi. Persyaratan ini diperlukan karena tidak semua masalah dapat dipecahkan atau diatasi hanya dengan berpikir filosofis saja melainkan memerlukan metode lain yang dapat digunakan bersama-sama.Kata kunci: Al-qu’ran; islam; pengetahuan
Title: Al-Quran Sebagai Sumber Ilmu Pengetahuan
Description:
AbstractAl-Qur'an and Hadith as the basis of Islamic teachings, not only regulate the affairs of ubudiyah issues, but also contain verses related to science and technology (IPTEK).
Many verses of the Qur'an and Hadith that give cues about science such as biology, history, astronomy, and many more.
Science is one of the main contents of the content of the holy book of the Qur'an.
Even the word 'ilm itself is mentioned in the Qur'an 105 times, but with the word 'ilm' it is mentioned more than 744 times which is indeed one of the necessities of Islam.
The word science is used in the sense of the process of achieving knowledge.
To study it in its entirety it is necessary to use scientific, philosophical, human sciences (humanities), historical, sociological and doctrinal methods.
In studying the Qur'an in order to find values that can manifest rahmatan lil alaamin, it is necessary to have the role of reason that has a high degree but it must be remembered that the human mind contains limitations.
Therefore, in experiencing the contents of the Qur'an as a whole and thoroughly, a theological, philosophical, scientific, and sensory way of thinking is needed.
This requirement is necessary because not all problems can be solved or overcome only by philosophical thinking, but require other methods that can be used together.
Keywords: Al-qu’an; islam; knowledgeAbstrakAl-Qur’an dan Hadits sebagai dasar ajaran Islam, tidak hanya mengatur urusan masalah ubudiyah saja, tetapi juga memuat ayat-ayat yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).
Banyak ayat-ayat Al-Qur’an maupun Hadits yang memberikan isyarat tentang ilmu pengetahuan seperti ilmu biologi, sejarah, astronomi, dan masih banyak lagi.
Ilmu pengetahuan adalah merupakan salah satu isi pokok kandungan kitab suci Al Qur’an.
Bahkan kata ‘ilm itu sendiri disebut dalam Al Qur’an sebanyak 105 kali, tetapi dengan kata jadiannya ia disebut lebih dari 744 kali yang memang merupakan salah satu kebutuhan agama Islam.
Kata ilmu ini digunakan dalam arti proses pencapaian pengetahuan.
Untuk mempelajari secara utuh perlu digunakan metode ilmiah, filosofis, ilmu-ilmu manusia (humaniora), historis, sosiologis dan doktriner.
Dalam mempelajari Al Qur’an agar dapat menemukan nilai-nilai yang dapat mewujudukan rahmatan lil alaamin diperlukan peranan akal yang mempunyai derajat yang tinggi tetapi harus diingat bahwa akal manusia mengandung keterbatasan.
Oleh karena itu dalam menghayati isi Al-Qur'an secara utuh dan menyeluruh diperlukan cara berpikir teologis, filosofis, ilmiah, dan inderawi.
Persyaratan ini diperlukan karena tidak semua masalah dapat dipecahkan atau diatasi hanya dengan berpikir filosofis saja melainkan memerlukan metode lain yang dapat digunakan bersama-sama.
Kata kunci: Al-qu’ran; islam; pengetahuan.
Related Results
Pergeseran Peran dan Eksistensi Al-Quran: Studi Living Quran pada Masyarakat Waido, Pidie, Aceh
Pergeseran Peran dan Eksistensi Al-Quran: Studi Living Quran pada Masyarakat Waido, Pidie, Aceh
This study examines the evolving ways in which the community of Waido, Peukan Baro, Pidie, perceives and engages with the Quran. Initially regarded as a sacred text and a source of...
SEJARAH PEMIKIRAN AL-QURAN PERIODE KLASIK
SEJARAH PEMIKIRAN AL-QURAN PERIODE KLASIK
Artikel ini difokuskan pada kajian sejarah pemikiran al-Quran periode klasik yang meliputi sejarah pembukuan al-Quran, sejarah penafsiran al-Quran, sejarah ‘ulumul Quran, dan sejar...
Pendidikan Jiwa Melalui Analogi dalam Tafsir Al-Quran Karya Tuan Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat
Pendidikan Jiwa Melalui Analogi dalam Tafsir Al-Quran Karya Tuan Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat
Abstrak
Pendidikan jiwa merupakan salah satu proses dalam membentuk jati diri muslim. Dengan pendidikan jiwa manusia dapat hidup dalam kepatuhan kepada Allah SWT, membezakan perkar...
Kaedah Pelupusan Teks Al-Quran dan Bahan Terbitan Al-Quran
Kaedah Pelupusan Teks Al-Quran dan Bahan Terbitan Al-Quran
Mashaf al-Quran al-Karim merupakan kitab suci umat Islam yang wajib dihormati tidak kira ia masih baru atau sudah tidak boleh digunakan lagi. Pelbagai usaha yang dilakukan bagi mem...
STUDI KONSTRUKSI ILMU PENGETAHUAN (SCIENCE) NIDHAL GUESSOUM
STUDI KONSTRUKSI ILMU PENGETAHUAN (SCIENCE) NIDHAL GUESSOUM
Al quran bukanlah kitab ilmu pengetahuan, melainkan kitab yang berisi tentang tanda (ayat). Meskipun demikian, tidak bisa dipungkiri bahwa di dalam Al quran memuat filsafat ilmu pe...
Ijaz Al-Quran dalam Pandangan Muktazilah
Ijaz Al-Quran dalam Pandangan Muktazilah
Ijaz Al-Quran or miracles of the Al-Quran is a concept that emphasizes the superiority and uniqueness of the Al-Quran which cannot be matched by humans. In the view of the Muktazil...
Khidmat Quran dan Sunnah bagi OKU: Pengalaman USIM
Khidmat Quran dan Sunnah bagi OKU: Pengalaman USIM
Issues regarding education access for Persons with Special Needs (PSN) are frequently discussed by all walks of community. In the context of Islamic Education, a large portion of t...
TAFSIR IBN KATSIR : METODOLOGI PENAFSIRAN AL-QURAN BI SUNNAH MENURUT IMAM IBNU KATSIR
TAFSIR IBN KATSIR : METODOLOGI PENAFSIRAN AL-QURAN BI SUNNAH MENURUT IMAM IBNU KATSIR
Tafsir Bi Sunnah merupakan bagian dari penafsiran dalam bentuk bil ma’tsur yaitu penafsiran berdasarkan periwayatan. Tafsir Bi Sunnah merupakan cara menafsirkan Al-Quran dengan sun...

