Javascript must be enabled to continue!
PEMANFAATAN BATOK KELAPA UNTUK BRIKET AROMA
View through CrossRef
Kelapa merupakan tanaman serbaguna yang dapat dimanfaatkan mulai dari daun hingga akarnya. Salah satu bagian yang sering diabaikan adalah batok kelapa, yang biasanya dianggap sebagai limbah. Dengan inovasi yang tepat, batok kelapa dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomis. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengurangi limbah kelapa dan memberikan pelatihan kepada masyarakat dalam mengolah batok kelapa menjadi briket arang sebagai alternatif bahan bakar atau shisha, sehingga memiliki potensi pasar domestik maupun internasional. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan langsung, pendampingan produksi, serta demonstrasi pengolahan batok kelapa menjadi briket. Tahapan kegiatan meliputi pemilihan dan pengumpulan bahan baku, proses pembakaran batok kelapa menjadi arang, pencetakan briket, hingga pemberian aroma pada produk akhir. Masyarakat diberikan pendampingan intensif dalam seluruh tahapan, dengan tujuan memberdayakan mereka untuk dapat memproduksi briket secara mandiri dan membuka peluang usaha. Diharapkan kegiatan ini tidak hanya dapat mengurangi limbah, tetapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat dengan menjual produk briket yang ramah lingkungan. Keberhasilan program akan dievaluasi berdasarkan respon pasar terhadap briket sebagai alternatif pengganti arang tradisional.
Universitas Tunas Pembangunan
Title: PEMANFAATAN BATOK KELAPA UNTUK BRIKET AROMA
Description:
Kelapa merupakan tanaman serbaguna yang dapat dimanfaatkan mulai dari daun hingga akarnya.
Salah satu bagian yang sering diabaikan adalah batok kelapa, yang biasanya dianggap sebagai limbah.
Dengan inovasi yang tepat, batok kelapa dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomis.
Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengurangi limbah kelapa dan memberikan pelatihan kepada masyarakat dalam mengolah batok kelapa menjadi briket arang sebagai alternatif bahan bakar atau shisha, sehingga memiliki potensi pasar domestik maupun internasional.
Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan langsung, pendampingan produksi, serta demonstrasi pengolahan batok kelapa menjadi briket.
Tahapan kegiatan meliputi pemilihan dan pengumpulan bahan baku, proses pembakaran batok kelapa menjadi arang, pencetakan briket, hingga pemberian aroma pada produk akhir.
Masyarakat diberikan pendampingan intensif dalam seluruh tahapan, dengan tujuan memberdayakan mereka untuk dapat memproduksi briket secara mandiri dan membuka peluang usaha.
Diharapkan kegiatan ini tidak hanya dapat mengurangi limbah, tetapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat dengan menjual produk briket yang ramah lingkungan.
Keberhasilan program akan dievaluasi berdasarkan respon pasar terhadap briket sebagai alternatif pengganti arang tradisional.
Related Results
Pelatihan Penggunaan Mesin Pencetak Briket Serbuk Kayu pada Kelompok Karang Taruna Desa Pakemitan, Kec. Cikatomas, Kab. Tasikmalaya
Pelatihan Penggunaan Mesin Pencetak Briket Serbuk Kayu pada Kelompok Karang Taruna Desa Pakemitan, Kec. Cikatomas, Kab. Tasikmalaya
Desa Pakemitan, Kec. Cikatomas memiliki 54 pengrajin gula kelapa yang tergabung dalam 8 kelompok usaha skala mikro dan kecil (UMK). Sebagian pengrajin mengolah nira kelapa menjadi ...
RANCANG BANGUN ALAT PEMARUT KELAPA MENGGUNAKAN TENAGA LISTRIK
RANCANG BANGUN ALAT PEMARUT KELAPA MENGGUNAKAN TENAGA LISTRIK
Di zaman era modern ini masih banyak ibu rumah tangga, masih menggunakan alat pemarut manual, yaitu dengan menggunakan alat parut yang terbuat dari pelat besi yang permukaannya mem...
PENGARUH ADISI SEKAM PADI TERHADAP KUALITAS BRIKET BATUBARA MUTU RENDAH
PENGARUH ADISI SEKAM PADI TERHADAP KUALITAS BRIKET BATUBARA MUTU RENDAH
Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh adisi sekam padi terhadap nilai kualitas briket batubara mutu rendah dari Aceh Barat. Pada penelitian ini batubara dikarbonisas...
Penerapan Motor Induksi 1 Fasa Pada Mesin Pengupas Kulit Kelapa Usaha Jelly Kelapa Kampung Kelurahan Mencirim Kota Binjai
Penerapan Motor Induksi 1 Fasa Pada Mesin Pengupas Kulit Kelapa Usaha Jelly Kelapa Kampung Kelurahan Mencirim Kota Binjai
Usaha Masyarakat Kecil dan Menengah (UMKM) adalah usaha untuk meningkatkan ekonomi sekaligus kualitas hidup masyarakat kecil, salah satunya usaha Jelly Kelapa Kampung yang saat ini...
Analisis Titik Kritis Penjaminan Kualitas Benih Kelapa Sawit di Indonesia
Analisis Titik Kritis Penjaminan Kualitas Benih Kelapa Sawit di Indonesia
Benih kelapa sawit merupakan elemen yang sangat penting dalam menentukan hasil produksi tanaman kelapa sawit. Penggunaan benih sawit berkualitas (unggul) akan memberikan produktifi...
PEMBUATAN BRIKET BIOARANG DARI LIMBAH PADAT HASIL PENYULINGAN MINYAK NILAM TERHADAP BERAT BAHAN BAKU DAN TEMPERATUR PIROLISIS DENGAN METODE PIROLISIS
PEMBUATAN BRIKET BIOARANG DARI LIMBAH PADAT HASIL PENYULINGAN MINYAK NILAM TERHADAP BERAT BAHAN BAKU DAN TEMPERATUR PIROLISIS DENGAN METODE PIROLISIS
Limbah dari hasil penyulingan minyak nilam jumlahnya berkisar 98-98,5% dari bahan baku. Limbah padat hasil penyulingan minyak nilam memiliki potensi untuk dijadikan sebagai bahan...
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PRODUK BRIKET PADA MADRASAH ALIYAH MIFTAHUL HUDA
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PRODUK BRIKET PADA MADRASAH ALIYAH MIFTAHUL HUDA
Kabupaten Indragiri Hilir merupakan Kabupaten penghasil kelapa terbesar di Indonesia, namun wirausaha produk hilir tempurung kelapa belum berkembang sehingga perlu sosialisasi dan ...
Inovasi Pemanfaatan Tempurung Kelapa Menjadi Arang Briket sebagai Bahan Bakar Alternatif
Inovasi Pemanfaatan Tempurung Kelapa Menjadi Arang Briket sebagai Bahan Bakar Alternatif
Kepulauan Soop, yang terletak di Distrik Sorong Kepulauan, Provinsi Papua Barat Daya, memiliki potensi Sumber Daya Alam yang melimpah. Pohon kelapa (Cocos nucifera) yang luas tumbu...

