Javascript must be enabled to continue!
Penggunaan Styrofoam sebagai Material Bilah Turbin Angin
View through CrossRef
Percobaan pembuatan bilah turbin angin dengan bahan kayu dan styrofoam dilakukan dengan tujuan agar pada kecepatan tertentu bilah dapat rusak. Kerusakan ini dipusatkan pada bagian styrofoam yang memiliki tingkat ketahanan pembebanan di bawah kayu. Kerusakan bilah tersebut nantinya akan melindungi generator agar tidak mengalami overspeed. Pada penelitian ini, desain bilah turbin angin yang digunakan berasal dari lembaga penelitian Lentera Angin Nusantara. Bilah turbin angin yang dibuat adalah tipe taperless, dimana ukuran bilah sama dari pangkal hingga ujung. Modifikasi bilah turbin angin dilakukan berdasarkan hasil simulasi performa bilah turbin angin dengan menggunakan perangkat lunak QBlade. Pada hasil simulasi ditunjukkan bahwa sumbangsih terbesar harga torsi total berasal dari torsi elemental dari bagian bilah pada posisi 50% - 100% panjang bilah. Berdasarkan hasil simulasi performa bilah turbin angin tersebut, maka bilah turbin angin yang dibuat dari bahan dasar kayu dimodifikasi dari bagian tengah hingga bagian ujung belakang dengan menggunakan styrofoam. Harapannya modifikasi tersebut akan mencegah overspeed pada generator dan memusatkan kerusakan di bagian bilah yang terbuat dari styrofoam akibat gaya dorong saat kecepatan angin cukup tinggi. Jika uji lapangan berhasil, maka pemusatan letak kegagalan bilah akan meminimalisir kerusakan (patahnya) bilah di bagian yang tidak terprediksi.
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: Penggunaan Styrofoam sebagai Material Bilah Turbin Angin
Description:
Percobaan pembuatan bilah turbin angin dengan bahan kayu dan styrofoam dilakukan dengan tujuan agar pada kecepatan tertentu bilah dapat rusak.
Kerusakan ini dipusatkan pada bagian styrofoam yang memiliki tingkat ketahanan pembebanan di bawah kayu.
Kerusakan bilah tersebut nantinya akan melindungi generator agar tidak mengalami overspeed.
Pada penelitian ini, desain bilah turbin angin yang digunakan berasal dari lembaga penelitian Lentera Angin Nusantara.
Bilah turbin angin yang dibuat adalah tipe taperless, dimana ukuran bilah sama dari pangkal hingga ujung.
Modifikasi bilah turbin angin dilakukan berdasarkan hasil simulasi performa bilah turbin angin dengan menggunakan perangkat lunak QBlade.
Pada hasil simulasi ditunjukkan bahwa sumbangsih terbesar harga torsi total berasal dari torsi elemental dari bagian bilah pada posisi 50% - 100% panjang bilah.
Berdasarkan hasil simulasi performa bilah turbin angin tersebut, maka bilah turbin angin yang dibuat dari bahan dasar kayu dimodifikasi dari bagian tengah hingga bagian ujung belakang dengan menggunakan styrofoam.
Harapannya modifikasi tersebut akan mencegah overspeed pada generator dan memusatkan kerusakan di bagian bilah yang terbuat dari styrofoam akibat gaya dorong saat kecepatan angin cukup tinggi.
Jika uji lapangan berhasil, maka pemusatan letak kegagalan bilah akan meminimalisir kerusakan (patahnya) bilah di bagian yang tidak terprediksi.
Related Results
Studi eksperimental turbin angin kombinasi sumbu vertikal darrieus-savonius dengan poros kembar
Studi eksperimental turbin angin kombinasi sumbu vertikal darrieus-savonius dengan poros kembar
Energi angin merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang melimpah di Indonesia. Potensi angin yang besar ini dapat dimanfaatkan dengan menggunakan turbin angin sebagai tekno...
Styrofoam Recycling: Relaxation-Densification of EPS by solar heat
Styrofoam Recycling: Relaxation-Densification of EPS by solar heat
The problem of Styrofoam waste is multifaceted. Not only do we need to properly handle the current and future stream of newly manufactured Styrofoam objects, we also have many dec...
Pengaruh Panjang Lengkung Sudu terhadap Performa Turbin Angin Atap Rumah
Pengaruh Panjang Lengkung Sudu terhadap Performa Turbin Angin Atap Rumah
Pemanfaatan energi angin sebagai sumber energi terbarukan semakin penting dalam upaya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan memitigasi dampak perubahan iklim. Turbin...
Rancang Bangun Turbin Angin Sumbu Horizontal Dengan Generator BLDC Sebagai Sistem Penerangan
Rancang Bangun Turbin Angin Sumbu Horizontal Dengan Generator BLDC Sebagai Sistem Penerangan
Angin termasuk salah satu energi terbarukan yang dapat diperbaharui karena kesediaannya yang tidak terbatas di alam. Energi angin seharusnya bisa menjadi alternatif ditengah krisis...
Pengaruh Sudut Pitch Pada Blade Terhadap Kinerja Turbin Angin Darrieus-H
Pengaruh Sudut Pitch Pada Blade Terhadap Kinerja Turbin Angin Darrieus-H
Pemakaian energi fosil untuk menghasilkan listrik memiliki dampak negatif terhadap lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan energi alternatif yang bersih serta tidak mencemari lingk...
Regulasi Tegangan Arus Searah Turbin Angin dan Baterai untuk Microgrid
Regulasi Tegangan Arus Searah Turbin Angin dan Baterai untuk Microgrid
Di masa depan, energi terbarukan akan menggantikan energi fosil. Microgrid arus searah (direct current, dc) memiliki kemampuan untuk beroperasi secara mandiri tanpa terhubung ke ja...
Pemanfaatan Limbah Styrofoam Menjadi Bingkai Foto
Pemanfaatan Limbah Styrofoam Menjadi Bingkai Foto
Styrofoam memang banyak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Banyak penjual makanan atau minuman yang menggunakan styrofoam sebagai pembungkus barang dagangannya. Padahal, styrof...
BAHAYA TAS PLASTIK DAN KEMASAN STYROFOAM
BAHAYA TAS PLASTIK DAN KEMASAN STYROFOAM
Penggunaan kantong plastik telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Sifatnya yang ringan dan kuat membuat kantong plastik menjadi praktis untuk digunakan. Pada kenyataannya...

