Javascript must be enabled to continue!
Regulasi Tegangan Arus Searah Turbin Angin dan Baterai untuk Microgrid
View through CrossRef
Di masa depan, energi terbarukan akan menggantikan energi fosil. Microgrid arus searah (direct current, dc) memiliki kemampuan untuk beroperasi secara mandiri tanpa terhubung ke jaringan utilitas. Turbin angin, generator sinkron magnet permanen (permanent magnet synchronous generator, PMSG), penyearah, konverter dc-dc boost, konverter dc-dc bidirectional, baterai, dan maximum power point tracking (MPPT) dapat dimasukkan ke dalam konfigurasi sistem microgrid dc. Sistem dengan komponen kompleks tersebut memiliki tantangan untuk menjaga tegangan dc tetap stabil ketika terjadi perubahan beban maupun perubahan kecepatan angin. Makalah ini berfokus pada perbaikan kinerja microgrid dc dengan menambah kendali tegangan untuk memenuhi permintaan beban tersebut dan menjaga stabilitas tegangan dc yang konstan. Pengujian dilakukan dengan tiga kondisi. Pada kondisi pertama, turbin angin dapat menyuplai beban dan baterai; pada kondisi kedua, turbin angin dan baterai menyuplai beban; sedangkan pada kondisi ketiga, beban sepenuhnya disuplai oleh baterai. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa kinerja sistem yang dirancang dapat memenuhi permintaan beban dan untuk mengisi baterai. Ketika pembangkitan dari turbin angin tidak dapat memenuhi permintaan beban, baterai dan turbin angin dapat menyuplai beban. Dengan deviasi hanya 1%, sistem dapat mempertahankan tegangan pada bus dc sebesar 400 V. Menurut referensi IEC 61000-14-17, nilai ini masih dalam batas toleransi beban yang dapat diterima.
Universitas Gadjah Mada
Title: Regulasi Tegangan Arus Searah Turbin Angin dan Baterai untuk Microgrid
Description:
Di masa depan, energi terbarukan akan menggantikan energi fosil.
Microgrid arus searah (direct current, dc) memiliki kemampuan untuk beroperasi secara mandiri tanpa terhubung ke jaringan utilitas.
Turbin angin, generator sinkron magnet permanen (permanent magnet synchronous generator, PMSG), penyearah, konverter dc-dc boost, konverter dc-dc bidirectional, baterai, dan maximum power point tracking (MPPT) dapat dimasukkan ke dalam konfigurasi sistem microgrid dc.
Sistem dengan komponen kompleks tersebut memiliki tantangan untuk menjaga tegangan dc tetap stabil ketika terjadi perubahan beban maupun perubahan kecepatan angin.
Makalah ini berfokus pada perbaikan kinerja microgrid dc dengan menambah kendali tegangan untuk memenuhi permintaan beban tersebut dan menjaga stabilitas tegangan dc yang konstan.
Pengujian dilakukan dengan tiga kondisi.
Pada kondisi pertama, turbin angin dapat menyuplai beban dan baterai; pada kondisi kedua, turbin angin dan baterai menyuplai beban; sedangkan pada kondisi ketiga, beban sepenuhnya disuplai oleh baterai.
Hasil pengujian memperlihatkan bahwa kinerja sistem yang dirancang dapat memenuhi permintaan beban dan untuk mengisi baterai.
Ketika pembangkitan dari turbin angin tidak dapat memenuhi permintaan beban, baterai dan turbin angin dapat menyuplai beban.
Dengan deviasi hanya 1%, sistem dapat mempertahankan tegangan pada bus dc sebesar 400 V.
Menurut referensi IEC 61000-14-17, nilai ini masih dalam batas toleransi beban yang dapat diterima.
Related Results
Analisa Pengaruh Tegangan Harmonik Terhadap Regulasi Tegangan Eksitasi Generator Satu Fasa
Analisa Pengaruh Tegangan Harmonik Terhadap Regulasi Tegangan Eksitasi Generator Satu Fasa
Esensinya setiap generator listrik satu fasa maupun tiga fasa telah dilengkapi dengan sistem eksitasi. Sistem eksitasi generator ada tiga, yaitu sistem eksitasi statis, dinamis, da...
PENGUJIAN TURBIN ANGIN DARRIEUS DI PANTAI MATEMATIK DELI SERDANG DENGAN VARIASI JUMLAH BLADE
PENGUJIAN TURBIN ANGIN DARRIEUS DI PANTAI MATEMATIK DELI SERDANG DENGAN VARIASI JUMLAH BLADE
Salah satu faktor yang mempengaruhi efisiensi energi yang dibangkitkan adalah jumlah bilah angin. Penelitian ini dapat memberikan reverensi kepada masyarakat secara umum dan khusus...
ANALISIS PERFORMA KINERJA TURBIN ANGIN SAVONIUS 2 SUDU
ANALISIS PERFORMA KINERJA TURBIN ANGIN SAVONIUS 2 SUDU
Abstract: Renewable energy sources are energy sources that can replace the use and use of fossil energy sources where they are very abundant and have not been widely used for their...
Optimasi MPPT Pada Stasiun Pengisian Baterai Menggunakan Metode PID
Optimasi MPPT Pada Stasiun Pengisian Baterai Menggunakan Metode PID
ABSTRACT
The increasing use of battery-powered electronic devices necessitates efficient and fast charging solutions. This research aims to optimize battery charging at a charging ...
Studi eksperimental turbin angin kombinasi sumbu vertikal darrieus-savonius dengan poros kembar
Studi eksperimental turbin angin kombinasi sumbu vertikal darrieus-savonius dengan poros kembar
Energi angin merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang melimpah di Indonesia. Potensi angin yang besar ini dapat dimanfaatkan dengan menggunakan turbin angin sebagai tekno...
Sistem Monitor dan Akusisi Data Turbin Angin Berbasis Mikrokontroler di Gedung Laboratorium Terpadu UMSurabaya
Sistem Monitor dan Akusisi Data Turbin Angin Berbasis Mikrokontroler di Gedung Laboratorium Terpadu UMSurabaya
Energi angin saat merupakan energi terbarukan yang umum digunakan di berbagai tempat. Di sisi lain, energi angin juga memiliki kelemahan. Salah satu kelemahannya yaitu sumber energ...
PLTS MODULE DESIGN USING BATTERY MANAGEMENT SYSTEM ON LI-ION BATTERY
PLTS MODULE DESIGN USING BATTERY MANAGEMENT SYSTEM ON LI-ION BATTERY
Abstrak— Energi listrik saat ini masih menggunakan bahan bakar fosil. Indonesia merupakan negara tropis sehingga mempunyai kelebihan sinar matahari. Pemanfaatan sinar matahari dapa...
Penentuan Dimensi Sudu Turbin dan Sudut Kemiringan Poros Turbin pada Turbin Ular Archimedes
Penentuan Dimensi Sudu Turbin dan Sudut Kemiringan Poros Turbin pada Turbin Ular Archimedes
Abstrak Telah dilakukan penelitian penentuan dimensi sudu turbin dan sudut kemiringan poros turbin pada turbin ulir Archimedes. Penelitian ini melakukan kajian pada beberapa para...

