Javascript must be enabled to continue!
Representasi Diri di Sosial Media: Antara Identitas Nyata dan Identitas Virtual
View through CrossRef
Kemajuan teknologi digital telah mengubah cara individu membentuk dan merepresentasikan identitas diri, terutama melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika representasi diri di media sosial, khususnya dalam membedakan antara identitas nyata dan identitas virtual. Menggunakan pendekatan Metasynthesis Qualitative Research, penelitian ini menganalisis 30 artikel ilmiah yang relevan dalam rentang waktu 2015–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial menjadi arena strategis pembentukan identitas diri yang dinamis dan performatif. Individu sering kali menampilkan versi diri yang telah dikurasi untuk memenuhi ekspektasi sosial dan mendapatkan validasi eksternal, yang berpotensi menyebabkan ketegangan psikologis seperti kecemasan dan krisis identitas. Selain itu, algoritma platform turut membentuk cara individu merepresentasikan diri di dunia maya. Penelitian ini menyoroti pentingnya literasi digital dan kesadaran kritis dalam menggunakan media sosial agar dapat mengelola identitas secara sehat dan autentik. Temuan ini memberikan kontribusi penting untuk memahami hubungan kompleks antara identitas, media sosial, dan kesejahteraan psikologis di era digital.
CV Ulil Albab Corp
Title: Representasi Diri di Sosial Media: Antara Identitas Nyata dan Identitas Virtual
Description:
Kemajuan teknologi digital telah mengubah cara individu membentuk dan merepresentasikan identitas diri, terutama melalui media sosial.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika representasi diri di media sosial, khususnya dalam membedakan antara identitas nyata dan identitas virtual.
Menggunakan pendekatan Metasynthesis Qualitative Research, penelitian ini menganalisis 30 artikel ilmiah yang relevan dalam rentang waktu 2015–2025.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial menjadi arena strategis pembentukan identitas diri yang dinamis dan performatif.
Individu sering kali menampilkan versi diri yang telah dikurasi untuk memenuhi ekspektasi sosial dan mendapatkan validasi eksternal, yang berpotensi menyebabkan ketegangan psikologis seperti kecemasan dan krisis identitas.
Selain itu, algoritma platform turut membentuk cara individu merepresentasikan diri di dunia maya.
Penelitian ini menyoroti pentingnya literasi digital dan kesadaran kritis dalam menggunakan media sosial agar dapat mengelola identitas secara sehat dan autentik.
Temuan ini memberikan kontribusi penting untuk memahami hubungan kompleks antara identitas, media sosial, dan kesejahteraan psikologis di era digital.
Related Results
Catatan dari Managing Editor
Catatan dari Managing Editor
Salam sejahtera,
Tahun 2020 ini menandakan awal dari akhir sebuah dekade dimana terjadi berbagai perubahan sosial dan teknologi. Pertama, diketahui bahwa teknologi internet dan me...
Menelisik politik identitas di Kalimantan Barat berdasarkan perspektif filsafat politik Armada Riyanto
Menelisik politik identitas di Kalimantan Barat berdasarkan perspektif filsafat politik Armada Riyanto
Artikel ini membahas politik identitas sebagai tindakan politis yang bertujuan untuk memajukan kepentingan kelompok berdasarkan kesamaan identitas atau karakteristik mereka. Politi...
Pengaruh Harga Diri dan Kepercayaan Diri Dengan Aktualisasi Diri Pada Komunitas Modern Dance di Samarinda
Pengaruh Harga Diri dan Kepercayaan Diri Dengan Aktualisasi Diri Pada Komunitas Modern Dance di Samarinda
Anggota komunitas modern dance yang ada di Samarinda tentunya memiliki harga diri yang tinggi dan kepercayaan diri yang tinggi sehingga berdampak pada kemampuan aktualisasi diri me...
Representasi Identitas Androgini di Media Sosial
Representasi Identitas Androgini di Media Sosial
Di dalam masyarakat Indonesia, masih banyak terjadi kesalahpahaman mengenai konsep androgini. Androgini memiliki stereotipe homoseksual seperti Lesbi, Gay, Biseks dan Transgender (...
Sosio-Psikolinguistik
Sosio-Psikolinguistik
Sosio-Psikolinguistik adalah salah satu cabang ilmu dalam bidang linguistik terapan yang mempelajari keterkaitan antara aspek sosial dan psikologis dalam proses penggunaan dan pema...
Dukungan sosial teman sebaya dan kejadian ide bunuh diri pada mahasiswa
Dukungan sosial teman sebaya dan kejadian ide bunuh diri pada mahasiswa
Background: Mental health is said to be good when the brain feels calm and relaxed, allowing a person to appreciate others and enjoy everyday life. People who have mental health ar...
PENERIMAAN DIRI, KEPERCAYAAN DIRI, DAN HARGA DIRI TERHADAP KESEJAHTERAAN EMOSIONAL
PENERIMAAN DIRI, KEPERCAYAAN DIRI, DAN HARGA DIRI TERHADAP KESEJAHTERAAN EMOSIONAL
Abstrak: Penelitian ini menyelidiki pengaruh penerimaan diri, kepercayaan diri, dan harga diri terhadap kesejahteraan emosional remaja menggunakan Structural Equation Modeling (SEM...
Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Motivasi Belajar Anak Yatim dan Dhuafa di Yayasan Sahabat Yatim Bintaro-Tangerang Selatan (156-164)
Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Motivasi Belajar Anak Yatim dan Dhuafa di Yayasan Sahabat Yatim Bintaro-Tangerang Selatan (156-164)
Kesuksesan seseorang akan mudah tercapai jika memiliki kepercayaan diri dan motivasi yang kuat. Kepercayaan diri merupakan suatu keyakinan dan sikap seseorang terhadap kemampuan pa...

