Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERTUMBUHAN DAN PERUBAHAN ELEMEN FISIK PERMUKIMAN KAWASAN KERATON KANOMAN PADA 1695-2019

View through CrossRef
Abstrak - Cirebon merupakan salah satu kota yang telah berdiri sejak lama di Nusantara. Kota Cirebon telah ada sebelum Belanda datang. Kota yang ada sejak lama ini mengalami proses perubahan lebih panjang dari kota-kota lain yang relatif lebih baru. Cirebon pada awal pertumbuhannya, merupakan kota yang berpusat pada Kerajaan dan termasuk dalam kota kosmis menurut S. Kostof (1991). Permukiman di Kota Cirebon awalnya berorientasi pada Keraton-Keraton Cirebon salah satunya adalah Keraton Kanoman . Permukiman sekitar Keraton Kanoman awalnya merupakan permukiman yang mengeilingi dan berpusat kepada Keraton Kanoman (E.P.Hendro,2014). Permukiman ini mengalami pertumbuhan dan perubahan hingga menjadi bentuk seperti sekarang.Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui bagaimana pertumbuhan dan perkembangan (morfologi) sebuah permukiman serta elemen permukiman apa saja yang hilang atau dipertahankan oleh warga sekitar dan Keraton Kanoman. Elemen permukiman yang dilihat perubahannya adalah jalan, nodes, kelompok bangunan (district), landmark, dan edge.Untuk mengetahui pertumbuhan, perkembangan, dan perubahan perlu membandingkan elemen-elemen fisik itu berdasarkan peta terlama yang dapat ditemukan yaitu peta tahun 1695 hingga peta tahun 2019. Selain dengan data arsip, data lain bersumber dari observasi langsung ke permukiman kawassan Keraton Kanoman, wawancara dengan sesepuh maupun keluarga Keraton Kanoman, Diperoleh kesimpulan bahwa massa perumahan bertumbuh secara pesat dan masih mempertahankan Keraton Kanoman dan Alun-Alun sebagai landmark kawasan yang memiliki nilai historis dan religius simbolis.
Title: PERTUMBUHAN DAN PERUBAHAN ELEMEN FISIK PERMUKIMAN KAWASAN KERATON KANOMAN PADA 1695-2019
Description:
Abstrak - Cirebon merupakan salah satu kota yang telah berdiri sejak lama di Nusantara.
Kota Cirebon telah ada sebelum Belanda datang.
Kota yang ada sejak lama ini mengalami proses perubahan lebih panjang dari kota-kota lain yang relatif lebih baru.
Cirebon pada awal pertumbuhannya, merupakan kota yang berpusat pada Kerajaan dan termasuk dalam kota kosmis menurut S.
Kostof (1991).
Permukiman di Kota Cirebon awalnya berorientasi pada Keraton-Keraton Cirebon salah satunya adalah Keraton Kanoman .
Permukiman sekitar Keraton Kanoman awalnya merupakan permukiman yang mengeilingi dan berpusat kepada Keraton Kanoman (E.
P.
Hendro,2014).
Permukiman ini mengalami pertumbuhan dan perubahan hingga menjadi bentuk seperti sekarang.
Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui bagaimana pertumbuhan dan perkembangan (morfologi) sebuah permukiman serta elemen permukiman apa saja yang hilang atau dipertahankan oleh warga sekitar dan Keraton Kanoman.
Elemen permukiman yang dilihat perubahannya adalah jalan, nodes, kelompok bangunan (district), landmark, dan edge.
Untuk mengetahui pertumbuhan, perkembangan, dan perubahan perlu membandingkan elemen-elemen fisik itu berdasarkan peta terlama yang dapat ditemukan yaitu peta tahun 1695 hingga peta tahun 2019.
Selain dengan data arsip, data lain bersumber dari observasi langsung ke permukiman kawassan Keraton Kanoman, wawancara dengan sesepuh maupun keluarga Keraton Kanoman, Diperoleh kesimpulan bahwa massa perumahan bertumbuh secara pesat dan masih mempertahankan Keraton Kanoman dan Alun-Alun sebagai landmark kawasan yang memiliki nilai historis dan religius simbolis.

Related Results

KAJIAN TERITORIALITAS KERATON KANOMAN
KAJIAN TERITORIALITAS KERATON KANOMAN
Abstrak - Keraton Kanoman merupakan salah satu bangunan yang penting dalam sejarah terbentuknya Kota Cirebon. Keraton Kanoman didirikan pada tahun 1678, keraton berfungsi sebagai b...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Prasarana Lingkungan Permukiman Kekalik Timur Kota Mataram
Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Prasarana Lingkungan Permukiman Kekalik Timur Kota Mataram
Lingkungan permukiman Kekalik Timur mengalami pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan, hal ini dapat mempengaruhi ruang terbuka hijau dan ketersediaan prasarana lingkungan ya...
Perkembangan Kawasan Permukiman di Sekitar Titik Transit Kabupaten Bogor
Perkembangan Kawasan Permukiman di Sekitar Titik Transit Kabupaten Bogor
Kabupaten Bogor sebagai salah satu hinterland dalam KSN Jabodetabekpunjur, telah mengalami perkembangan wilayah yang pesat dan pertumbuhan penduduk yang tinggi. Wilayah ini memilik...
Transformasi Stadion Olah Raga KONI di Kawasan Perdagangan Kota Jambi
Transformasi Stadion Olah Raga KONI di Kawasan Perdagangan Kota Jambi
Kota berkembang dari suatu kawasan inti yang meluas ke sekitarnya. Kawasan awal mula ini yang kemudian menjelma menjadi pusat kota. Pada awalnya banyak kota direncanakan dalam skal...
Pola Permukiman Tradisional Kajang
Pola Permukiman Tradisional Kajang
One of traditional settlements in Indonesia is located in the residential area of Kajang, Bulukumba, South Sulawesi Province. Settlement community in Kajang is classified into two ...
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN DI ZONA RAWAN BENCANA TANAH LONGSOR PADA KAWASAN RAWAN BENCANA KABUPATEN LAMPUNG BARAT
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN DI ZONA RAWAN BENCANA TANAH LONGSOR PADA KAWASAN RAWAN BENCANA KABUPATEN LAMPUNG BARAT
Kabupaten Lampung Barat merupakan kabupaten yang terletak pada geografis ketinggian 50 sampai >1.000 km². Penggunaan lahan permukiman pada kondisi geografis Kabupaten Lampung Ba...

Back to Top