Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perbedaan Nilai rata-Rata Manajemen Diri Bagi Penderita Diabetes Mellitus

View through CrossRef
Penyakit Diabetes Mellitus merupakan suatu penyakit kronis yang membutuhkan manajemen diri diabetes lebih lanjut untuk mencegah komplikasi akut dan mengurangi risiko komplikasi dalam jangka waktu panjang. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan nilai rata-rata manajemen diri bagi penderita Diabetes Mellitus dengan edukasi menggunakan buku pendamping sebelum dan sesudah edukasi di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang. Penelitian ini jenis  kuantitatif menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan one group pretest posttest. Populasi adalah penderita Diabetes Mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang sebanyak 432 orang. Teknik pengambilan sampel accidental sampling  31 orang. Data diperoleh dan dikumpulkan melalui kuesioner Pengolahan data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Paired T Test menggunakan program SPSS.Hasil penelitian, diperoleh pengetahuan sebelum dan  sesudah intervensi menggunakan media buku pendamping manajemen diri bagi penderita Diabetes Mellitus dengan rata-rata manajemen diri sebelum dan sesudah diberikan intervensi dengan rata-rata 49,12 dan 64,90. Hasil penelitian tersebut menunjukkan terdapat perbedaan nilai rata-rata manajemen diri bagi penderita Diabetes Mellitus secara bermakna (p<0,05). Kesimpulan dari hasil penelitian merupakan terdapat perbedaan nilai rata-rata manajemen diri sebelum dan sesudah edukasi dengan menggunakan media buku pendamping manajemen diri bagi penderita Diabetes Mellitus untuk meningkatkan kualitas manajemen diri bagi penderita Diabetes Mellitus. Diharapkan kepada penderita Diabetes Mellitus untuk menerapkan secara berkelanjutan perilaku manajemen diri melalui 4 pilar yang terdapat di dalam media buku pendamping manajemen diri bagi penderita Diabetes Mellitus.
Title: Perbedaan Nilai rata-Rata Manajemen Diri Bagi Penderita Diabetes Mellitus
Description:
Penyakit Diabetes Mellitus merupakan suatu penyakit kronis yang membutuhkan manajemen diri diabetes lebih lanjut untuk mencegah komplikasi akut dan mengurangi risiko komplikasi dalam jangka waktu panjang.
Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan nilai rata-rata manajemen diri bagi penderita Diabetes Mellitus dengan edukasi menggunakan buku pendamping sebelum dan sesudah edukasi di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang.
Penelitian ini jenis  kuantitatif menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan one group pretest posttest.
Populasi adalah penderita Diabetes Mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang sebanyak 432 orang.
Teknik pengambilan sampel accidental sampling  31 orang.
Data diperoleh dan dikumpulkan melalui kuesioner Pengolahan data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Paired T Test menggunakan program SPSS.
Hasil penelitian, diperoleh pengetahuan sebelum dan  sesudah intervensi menggunakan media buku pendamping manajemen diri bagi penderita Diabetes Mellitus dengan rata-rata manajemen diri sebelum dan sesudah diberikan intervensi dengan rata-rata 49,12 dan 64,90.
Hasil penelitian tersebut menunjukkan terdapat perbedaan nilai rata-rata manajemen diri bagi penderita Diabetes Mellitus secara bermakna (p<0,05).
Kesimpulan dari hasil penelitian merupakan terdapat perbedaan nilai rata-rata manajemen diri sebelum dan sesudah edukasi dengan menggunakan media buku pendamping manajemen diri bagi penderita Diabetes Mellitus untuk meningkatkan kualitas manajemen diri bagi penderita Diabetes Mellitus.
Diharapkan kepada penderita Diabetes Mellitus untuk menerapkan secara berkelanjutan perilaku manajemen diri melalui 4 pilar yang terdapat di dalam media buku pendamping manajemen diri bagi penderita Diabetes Mellitus.

Related Results

Hubungan Dukungan Keluarga dengan Self Care Manajemen pada Penderita Diabetes Melitus Di Kota Lhokseumawe, Aceh
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Self Care Manajemen pada Penderita Diabetes Melitus Di Kota Lhokseumawe, Aceh
Abstrak Dukungan keluarga dalam perawatan penderita diabetes melitus sangatlah penting untuk meminimalkan terjadinya komplikasi, serta memperbaiki kadar gula darah serta meningka...
Pendidikan dan promosi kesehatan tentang diabetes mellitus
Pendidikan dan promosi kesehatan tentang diabetes mellitus
Health education and promotion about diabetes mellitus Introduction: Diabetes mellitus in Indonesia is a serious threat to health development. The 2010 NCD World Health Organizatio...
Pemeriksaan Kaki Diabetes di Wisma Caring Sejahtera Depok Jawa Barat
Pemeriksaan Kaki Diabetes di Wisma Caring Sejahtera Depok Jawa Barat
ABSTRAK Hiperglekemia, atau peningkatan kadar glukosa darah yang melebihi normal, dikenal sebagai diabetes mellitus. Kadar glukosa darah harus lebih dari 200 mg/dl saat puasa, lebi...
Gambaran Tingkat Pengetahuan Perawatan Luka Pada Penderita Diabetes Melitus Di Desa Sekarsuli
Gambaran Tingkat Pengetahuan Perawatan Luka Pada Penderita Diabetes Melitus Di Desa Sekarsuli
Pengetahuan perawatan luka pada penderita diabetes mellitus sangat penting. Jika luka tidak segera di tangani akan memperparah luka dan menimbulkan komplikasi seperti koma hipoglik...
Pendidikan Kesehatan dengan Media Infografis Interaktif Meningkatkan Pengetahuan Remaja Mengenai Diabetes Mellitus
Pendidikan Kesehatan dengan Media Infografis Interaktif Meningkatkan Pengetahuan Remaja Mengenai Diabetes Mellitus
Diabetes Mellitus (DM) is a metabolic disorder that causes abnormal increases in blood sugar levels. According to the health sector's Minimum Service Standards (SPM) data for Semar...
PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA DIABETES MELITUS TIPE II
PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA DIABETES MELITUS TIPE II
ABSTRACT Background: Type II Diabetes Mellitus or commonly called lifestyle diabetes is diabetes caused by an unhealthy lifestyle. In someone with type II diabetes mellitus, ...
Dukungan Keluarga terhadap Efikasi Diri Penderita Tuberkulosis Paru
Dukungan Keluarga terhadap Efikasi Diri Penderita Tuberkulosis Paru
Penderita Tuberkulosis Paru(TB) di haruskan patuh menjalani pengobatan, sehingga diperlukan efikasi diri yang tinggi. Efikasi diri yang kurang baik berdampak kepada pengobatan yang...
PERBANDINGAN SENSITIFITAS KAKI ANTARA SENAM KAKI MENGGUNAKAN KORAN DAN KELERENG PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II
PERBANDINGAN SENSITIFITAS KAKI ANTARA SENAM KAKI MENGGUNAKAN KORAN DAN KELERENG PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II
ABSTRACT   Diabetic foot exercise aims to help improving blood circulation, strengthen the small muscles of the feet and prevent foot deformities. Reduced sensitivity o...

Back to Top