Javascript must be enabled to continue!
Analisis Implementasi Penyuluh Kehutanan Terhadap Kelola Usaha Pada Kelompok Tani Hutan Di Tahura Nuraksa
View through CrossRef
Terdapat hanya satu Taman Hutan Raya (Tahura) yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Barat yaitu Tahura Nuraksa dengan pembagian administratif kawasan berada di wilayah Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Tengah. Luas Kawasan Tahura Nuraksa 3.155 ha. Dibagi menjadi enam blok salah satunya blok tradisional yang digunakan untuk aktivitas perkebunan oleh masyarakat. Terdapat 14 jumlah Kelompok Tani Hutan (KHT) binaan penyuluh Tahura Nuraksa dengan tingkatan kelas pemula dan madya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasi penyuluhan kehutanan pada kelola usaha tani, serta menjelaskan strategi penyuluh kehutanan terkait implementasi penyuluhan kehutanan pada kelola usaha tani yang dilakukan kepada KTH, dengan metode deskriptif menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Penentuan sample menggunakan metode purposive sampling dengan memilih 42 responden yang terdiri dari ketua, bendahara dan sekertaris dari ke 14 KTH. Hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis SWOT.
Universitas Palangka Raya
Title: Analisis Implementasi Penyuluh Kehutanan Terhadap Kelola Usaha Pada Kelompok Tani Hutan Di Tahura Nuraksa
Description:
Terdapat hanya satu Taman Hutan Raya (Tahura) yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Barat yaitu Tahura Nuraksa dengan pembagian administratif kawasan berada di wilayah Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Tengah.
Luas Kawasan Tahura Nuraksa 3.
155 ha.
Dibagi menjadi enam blok salah satunya blok tradisional yang digunakan untuk aktivitas perkebunan oleh masyarakat.
Terdapat 14 jumlah Kelompok Tani Hutan (KHT) binaan penyuluh Tahura Nuraksa dengan tingkatan kelas pemula dan madya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasi penyuluhan kehutanan pada kelola usaha tani, serta menjelaskan strategi penyuluh kehutanan terkait implementasi penyuluhan kehutanan pada kelola usaha tani yang dilakukan kepada KTH, dengan metode deskriptif menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif.
Penentuan sample menggunakan metode purposive sampling dengan memilih 42 responden yang terdiri dari ketua, bendahara dan sekertaris dari ke 14 KTH.
Hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis SWOT.
Related Results
TINGKAT PARTISIPASI DAN PENDAPATAN KELOMPOK TANI MEKAR BAKTI 3
TINGKAT PARTISIPASI DAN PENDAPATAN KELOMPOK TANI MEKAR BAKTI 3
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Tingkat partisipasi pada Kelompok Tani Mekar Bakti 3 sebagai anggota, sebagai pengelola, sebagai manajer (2) Pendapatan pada Kelompok...
Studi Komparasi Tentang Motivasi dan Pendapatan Anggota Kelompok Tani Ngudi Tani dan Tani Maju di Desa Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara
Studi Komparasi Tentang Motivasi dan Pendapatan Anggota Kelompok Tani Ngudi Tani dan Tani Maju di Desa Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara
<p>Kelompok tani adalah kelembagaan pertanian yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan, sumberdaya, dan keakraban untuk meningkatkan dan men...
Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
Abstrak . Pesannya pengguna media sosial saat ini berpotensi untuk dimanfaatkan oleh semua profesi termasuk penyuluh sebagai sumber belajar dan media informasi pertanian. Melalui p...
Kontribusi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Terhadap Pendapatan Petani Di Kawasan Taman Hutan Raya (TAHURA) Nuraksa Desa Pakuan Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat
Kontribusi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Terhadap Pendapatan Petani Di Kawasan Taman Hutan Raya (TAHURA) Nuraksa Desa Pakuan Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat
Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki kawasan hutan seluas 1.069.997,78 dengan potensi HHBK cukup berlimpah. Dan Desa Pakuan merupakan salah satu desa di Kecamatan Narmada yang memili...
Analisis Pendapatan Kelompok Tani Hutan Wana Mitra Lestari Terhadap Kemitraan Kehutanan di Desa Napal Putih
Analisis Pendapatan Kelompok Tani Hutan Wana Mitra Lestari Terhadap Kemitraan Kehutanan di Desa Napal Putih
ABSTRACT
The Wana Mitra Lestari Forest Farmer Group is one of the forest farmer groups located in Napal Putih Village, Serai Serumpun District. The forest work area managed by KTH...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
PERAN PENYULUH AGAMA HINDU NON PNS TERHADAP PENDIDIKAN DAN SRADHA GENERASI MUDA HINDU DI KECAMATAN TAMANSARI KABUPATEN BOYOLALI
PERAN PENYULUH AGAMA HINDU NON PNS TERHADAP PENDIDIKAN DAN SRADHA GENERASI MUDA HINDU DI KECAMATAN TAMANSARI KABUPATEN BOYOLALI
Penyuluhan Agama Hindu adalah suatu kegiatan memberi sesuluh atau penjelasan ajaran agama Hindu dalam rangka pembinaan umat agar dapat memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran a...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...

