Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Karakteristik Habitat (Parameria laevigata) Di Hutan Gunung Tilu Kabupaten Kuningan Jawa Barat

View through CrossRef
Gunung Tilu merupakan  salah satu pegunungan dataran rendah di Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Keberadaan potensi yang melimpah baik flora dan fauna menjadikan kawasan Gunung Tilu menjadi sumber pemanfaatan bagi masyarakat lokal. Pemanfaatan tumbuhan obat sudah berlangsung cukup lama untuk dipergunakan secara pribadi ataupun dijual. Salah satu tumbuhan yang paling banyak dimanfaatkan oleh masyarakat yaitu kayu rapet (Parameria laevigata).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji tentang  karakteristik habitat dengan kondisi lingkungan yang ada di Kawasan Hutan Gunung Tilu. Metode yang digunakan yaitu metode jelajah. Faktor lingkungan yang diukur yakni: suhu, kelembaban, intensitas cahaya, dan pH tanah. Alat yang digunakan diantaranya GPS, thermometer, altimeter, pita ukur, tambang, golok, tallysheet, pulpen, kamera, dan buku catatan. Analisis data yang digunakan adalah deskripstif kuantitatif. Berdasarkan hasil di lapangan diperoleh 103 individu dari 18 plot tumbuhan kayu rapet. Karakteristik habitat kayu rapet pada hutan Gunung Tilu, tumbuh pada suhu berkisar antara 25-280C dengan nilai rata-rata sebesar 260C dan pH tanah antara 6,01 – 7,29 dengan nilai rata-rata sebesar 7, intensitas cahaya matahari antara 121-987 dengan rata-rata sebesar 473 sedangkan kelembaban antara 81-91% dengan rata-rata sebesar 94%. Tumbuhan kayu rapet yang ditemukan merambat pada beberapa jenis pohon diantaranya Jelutung (Dyera costulata), Jati (Tectona grandis), dan Dahu (Dracontomelon dao).
Title: Karakteristik Habitat (Parameria laevigata) Di Hutan Gunung Tilu Kabupaten Kuningan Jawa Barat
Description:
Gunung Tilu merupakan  salah satu pegunungan dataran rendah di Kabupaten Kuningan Jawa Barat.
Keberadaan potensi yang melimpah baik flora dan fauna menjadikan kawasan Gunung Tilu menjadi sumber pemanfaatan bagi masyarakat lokal.
Pemanfaatan tumbuhan obat sudah berlangsung cukup lama untuk dipergunakan secara pribadi ataupun dijual.
Salah satu tumbuhan yang paling banyak dimanfaatkan oleh masyarakat yaitu kayu rapet (Parameria laevigata).
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji tentang  karakteristik habitat dengan kondisi lingkungan yang ada di Kawasan Hutan Gunung Tilu.
Metode yang digunakan yaitu metode jelajah.
Faktor lingkungan yang diukur yakni: suhu, kelembaban, intensitas cahaya, dan pH tanah.
Alat yang digunakan diantaranya GPS, thermometer, altimeter, pita ukur, tambang, golok, tallysheet, pulpen, kamera, dan buku catatan.
Analisis data yang digunakan adalah deskripstif kuantitatif.
Berdasarkan hasil di lapangan diperoleh 103 individu dari 18 plot tumbuhan kayu rapet.
Karakteristik habitat kayu rapet pada hutan Gunung Tilu, tumbuh pada suhu berkisar antara 25-280C dengan nilai rata-rata sebesar 260C dan pH tanah antara 6,01 – 7,29 dengan nilai rata-rata sebesar 7, intensitas cahaya matahari antara 121-987 dengan rata-rata sebesar 473 sedangkan kelembaban antara 81-91% dengan rata-rata sebesar 94%.
Tumbuhan kayu rapet yang ditemukan merambat pada beberapa jenis pohon diantaranya Jelutung (Dyera costulata), Jati (Tectona grandis), dan Dahu (Dracontomelon dao).

Related Results

Perubahan Fungsi Ketuk Tilu Di Priangan (1900-2000-an)
Perubahan Fungsi Ketuk Tilu Di Priangan (1900-2000-an)
ABSTRACT Ketuk tilu is one of traditional arts which lives and thrives in Priangan community. At the beginning of its creation, Ketuk tilu was allegedly an art having ritual funct...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS YURIDIS TERHADAP KEBIJAKAN DIVERSI PEMERINTAH DAERAH DALAM PERLINDUNGAN ANAK DI KABUPATEN KUNINGAN
ANALISIS YURIDIS TERHADAP KEBIJAKAN DIVERSI PEMERINTAH DAERAH DALAM PERLINDUNGAN ANAK DI KABUPATEN KUNINGAN
AbstractThe writer does this research with background to know the rule of diversion policy specifically for children in Kuningan Regency. The purposes of writing this paper are to ...
MODEL PENGELOLAAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM)
MODEL PENGELOLAAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM)
<h4>Abstract</h4> <p><strong><em> </em></strong></p> <p><em>Forest management must consider the cultural values of socie...
Penegakan Hukum Dalam Perlindungan Hutan oleh Polisi Hutan di Wilayah Kph Bali Barat Kabupaten Jembrana
Penegakan Hukum Dalam Perlindungan Hutan oleh Polisi Hutan di Wilayah Kph Bali Barat Kabupaten Jembrana
Upaya pemerintah dalam terlindungnya hutan di negara ini tentu harus menggunakan sistem penegakan hukum yang memadai, dengan memberikan peringatan tegas berupa sanksi jika ada yang...
STRATEGI BISNIS USAHA PASTEL MINI DESA TENJOLAYAR KECAMATAN PANCALANG KABUPATEN KUNINGAN JAWA BARAT
STRATEGI BISNIS USAHA PASTEL MINI DESA TENJOLAYAR KECAMATAN PANCALANG KABUPATEN KUNINGAN JAWA BARAT
Statisticaly proved that the percentage of micro small businesses (MSEs) reaching 98.84% still dominates the province of West Java when compared to medium and large businesses (UMB...
ANALISIS DEFORMASI GUNUNG SINABUNG BERDASARKAN DATA PENGAMATAN GPS PERIODE 2017-2018
ANALISIS DEFORMASI GUNUNG SINABUNG BERDASARKAN DATA PENGAMATAN GPS PERIODE 2017-2018
Gunung Sinabung merupakan salah satu gunung api aktif yang ada di Indonesia yang terletak di provinsi Sumatera Utara. Gunung Sinabung tercatat tidak pernah meletus sejak tahun 1600...
ISUE STRATEGIS KAWASAN HUTAN PADA PENYUSUNAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH
ISUE STRATEGIS KAWASAN HUTAN PADA PENYUSUNAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH
Tata ruang adalah wujud dari struktur ruang dan pola ruang; Pola ruang adalah distribusi peruntukan ruang dalam suatu wilayah. Penetapan Kawasan Hutan adalah suatu penegasan tentan...

Back to Top