Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kajian Potensi Rotan di Hutan Desa Tumbang Habangoi Kabupaten Katingan

View through CrossRef
Kabupaten Katingan tercatat sebagai salah satu wilayah dengan produksi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) berupa rotan yang sangat besar. Dalam pengelolaan Hutan Desa diperlukan data awal yang berisi data potensi yang ada didalamnya. Data potensi rotan ini digunakan untuk menyusun Rencana Pengelolaan Hutan Desa. Kajian ini bertujuan untuk mengestimasi potensi rotan di wilayah Hutan Desa Tumbang Habangoi Kabupaten Katingan. Stratifikasi Tegakan Hutan dilolah dengan Forest Canopy Density (FCD) Model. FCD merupakan transformasi indeks vegetasi yang baru dikembangkan oleh Rikimaru  dari International Tropical Timber Organization – Japan Overseas Forestry Consultant Assosiation (ITTO – JOFCA) dan P.S. Roy dari Indian Institute of Remote Sensing pada tahun 1999 dengan menggunakan data citra Landsat TM sebagai input data utama. Hasil FCD tersebut mampu membedakan liputan kanopi dengan ketelitian hampir 90% perbedaan kerapatan kanopi mampu dibedakan. FCD akan didistribusikan secara merata sebanyak 30 plot sampel di lapangan. Pemberian jumlah plot sampel sebanyak 30 ini berdasarkan tulisan dari yang menyatakan jumlah sampel pada citra yang terklusterisasi cukup sebanyak 25 plot sampel yang tersebar merata. Rotan yang berada di Hutan Desa Tumbang Habangoi mempunyai potensi total ditaksir sebesar ±7.786,4 Ton atau bila dirata-ratakan ± 4,2 Ton/ha. Perkembangan rotan sangat tergantung dengan struktur tegakan dan pohon panjat dari rotan. Forest Canopy Density Model dapat memetakan struktur horizontal tegakan di Hutan Tropika Dataran Rendah dengan baik
Title: Kajian Potensi Rotan di Hutan Desa Tumbang Habangoi Kabupaten Katingan
Description:
Kabupaten Katingan tercatat sebagai salah satu wilayah dengan produksi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) berupa rotan yang sangat besar.
Dalam pengelolaan Hutan Desa diperlukan data awal yang berisi data potensi yang ada didalamnya.
Data potensi rotan ini digunakan untuk menyusun Rencana Pengelolaan Hutan Desa.
Kajian ini bertujuan untuk mengestimasi potensi rotan di wilayah Hutan Desa Tumbang Habangoi Kabupaten Katingan.
Stratifikasi Tegakan Hutan dilolah dengan Forest Canopy Density (FCD) Model.
FCD merupakan transformasi indeks vegetasi yang baru dikembangkan oleh Rikimaru  dari International Tropical Timber Organization – Japan Overseas Forestry Consultant Assosiation (ITTO – JOFCA) dan P.
S.
Roy dari Indian Institute of Remote Sensing pada tahun 1999 dengan menggunakan data citra Landsat TM sebagai input data utama.
Hasil FCD tersebut mampu membedakan liputan kanopi dengan ketelitian hampir 90% perbedaan kerapatan kanopi mampu dibedakan.
FCD akan didistribusikan secara merata sebanyak 30 plot sampel di lapangan.
Pemberian jumlah plot sampel sebanyak 30 ini berdasarkan tulisan dari yang menyatakan jumlah sampel pada citra yang terklusterisasi cukup sebanyak 25 plot sampel yang tersebar merata.
Rotan yang berada di Hutan Desa Tumbang Habangoi mempunyai potensi total ditaksir sebesar ±7.
786,4 Ton atau bila dirata-ratakan ± 4,2 Ton/ha.
Perkembangan rotan sangat tergantung dengan struktur tegakan dan pohon panjat dari rotan.
Forest Canopy Density Model dapat memetakan struktur horizontal tegakan di Hutan Tropika Dataran Rendah dengan baik.

Related Results

Mitologi Pantangan Dalam Religi Dan Budaya Masyarakat Desa Sungai Rotan Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim (Kajian Semiotika)
Mitologi Pantangan Dalam Religi Dan Budaya Masyarakat Desa Sungai Rotan Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim (Kajian Semiotika)
Mitos merupakan sebuah sastra lisan yang menceritakan sebuah kejadian masa lampau berisi kepercayaan-kepercayaan pada dewa maupun makhluk setengah dewa yang seringkali dikaitkan de...
MODEL PENGELOLAAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM)
MODEL PENGELOLAAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM)
<h4>Abstract</h4> <p><strong><em> </em></strong></p> <p><em>Forest management must consider the cultural values of socie...
Pengabdian Arsitektur ke Betang Toyoi di Desa Tumbang Malahoi, Kabupaten Gunung Mas
Pengabdian Arsitektur ke Betang Toyoi di Desa Tumbang Malahoi, Kabupaten Gunung Mas
Desa wisata mempunyai karakteristik topografi, budaya, dan lingkungan untuk dijadikan sebagai daerah tujuan wisata. Desa wisata berlokasi di Desa Tumbang Malahoi, Kecamatan Rungan,...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015  Alok...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
Pembuatan Video Dokumenter Promosi dan Pameran Hasil Kerajinan Anyaman dari Bahan Rotan
Pembuatan Video Dokumenter Promosi dan Pameran Hasil Kerajinan Anyaman dari Bahan Rotan
Pembuatan video promosi kerajinan rotan di Desa Selebung Rembige, Kota Mataram, adalah sebuah proyek kolaboratif yang menggabungkan potensi kerajinan lokal dan partisipasi aktif wa...

Back to Top