Javascript must be enabled to continue!
Kemampuan pemecahan masalah mahasiswa pada materi mekanika
View through CrossRef
Abstract: Mechanicss is a part of learning in the basic physics course. Mechanics covers kinematics particle and dynamics particle. The materials in mechanics are the topics/ discussion which are related to human being life. Considering the characteristics of the materials in the mechanics, the problem solving ability is urgently needed to coprehend the materials. Based on this consideration, students’ problem solving ability needs to be analyzed to see the extend of the ability posses by the students to ease the learning. The subjects of the research were the natural science students of Teacher Training and Education Faculty, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin. The instrument used were a test which was analyzed using the problem solving ability scoring rubric. The results showed that the students’ ability in solving mechanics material in general is good. However, the students commonly missed to check and evaluate the solution so that this step is categorized as less good.
Abstrak: Mekanika merupakan bagian dari pembelajaran dalam mata kuliah fisika dasar. Mekanika mencakup kinematika partikel dan dinamika partikel. Pokok bahasan dalam mekanika merupakan suatu bahasan yang sering bersinggungan dengan kehidupan mahasiswa. Melihat karakteristik materi pada mekanika ini maka kemampuan pemecahan masalah sangat diperlukan untuk memahami materi tersebut. Berdasarkan hal tersebut, kemampuan pemecahan masalah mahasiswa perlu untuk dianalisis sejauh mana kemampuan yang sudah dimiliki untuk lebih memudahkan suatu pembelajran. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan IPA FKIP Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Instrumen yang digunakan berupa tes yang kemudian dianalisis menggunakan rubrik penilaian kemampuan pemecahan masalah. Hasil data kemampuan pemecahan masalah berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah mahasiswa termasuk kategori baik. Namun mahasiswa sering melewatkan tahapan uji konsistensi dan koherensi serta mengevaluasi solusi sehingga pada tahap tersebut masih tergolong cukup baik. Adanya beberapa tahap yang masih tergolong cukup baik ini dapat terus ditingkatkan dengan membiasakan suatu proses pembelajaran yang berorientasi pada masalah terutama masalah nyata.
University of Kanjuruhan Malang
Title: Kemampuan pemecahan masalah mahasiswa pada materi mekanika
Description:
Abstract: Mechanicss is a part of learning in the basic physics course.
Mechanics covers kinematics particle and dynamics particle.
The materials in mechanics are the topics/ discussion which are related to human being life.
Considering the characteristics of the materials in the mechanics, the problem solving ability is urgently needed to coprehend the materials.
Based on this consideration, students’ problem solving ability needs to be analyzed to see the extend of the ability posses by the students to ease the learning.
The subjects of the research were the natural science students of Teacher Training and Education Faculty, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin.
The instrument used were a test which was analyzed using the problem solving ability scoring rubric.
The results showed that the students’ ability in solving mechanics material in general is good.
However, the students commonly missed to check and evaluate the solution so that this step is categorized as less good.
Abstrak: Mekanika merupakan bagian dari pembelajaran dalam mata kuliah fisika dasar.
Mekanika mencakup kinematika partikel dan dinamika partikel.
Pokok bahasan dalam mekanika merupakan suatu bahasan yang sering bersinggungan dengan kehidupan mahasiswa.
Melihat karakteristik materi pada mekanika ini maka kemampuan pemecahan masalah sangat diperlukan untuk memahami materi tersebut.
Berdasarkan hal tersebut, kemampuan pemecahan masalah mahasiswa perlu untuk dianalisis sejauh mana kemampuan yang sudah dimiliki untuk lebih memudahkan suatu pembelajran.
Subjek penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan IPA FKIP Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin.
Instrumen yang digunakan berupa tes yang kemudian dianalisis menggunakan rubrik penilaian kemampuan pemecahan masalah.
Hasil data kemampuan pemecahan masalah berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah mahasiswa termasuk kategori baik.
Namun mahasiswa sering melewatkan tahapan uji konsistensi dan koherensi serta mengevaluasi solusi sehingga pada tahap tersebut masih tergolong cukup baik.
Adanya beberapa tahap yang masih tergolong cukup baik ini dapat terus ditingkatkan dengan membiasakan suatu proses pembelajaran yang berorientasi pada masalah terutama masalah nyata.
.
Related Results
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Bangun Ruang Siswa Kelas V SDN 2 Golong
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Bangun Ruang Siswa Kelas V SDN 2 Golong
Bangun ruang adalah salah satu bagian dari bidang geometri yang berbentuk tiga dimensi yang memiliki ruang atau volume dan juga sisi yang membatasinya. Dalam mempelajari bangun rua...
LANGKAH-LANGKAH PEMECAHAN MASALAH DAN KEMAMPUAN KOGNITIF
LANGKAH-LANGKAH PEMECAHAN MASALAH DAN KEMAMPUAN KOGNITIF
Ide kajian teori ini muncul dari fenomena di sekolah tentang langkah-langkah pemecahan masalah dan kemampuan kognitif dari masing-masing siswa, khususnya di SMP Khalifah Boarding S...
Identifikasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Mahasiswa Calon Guru SD di STKIP Taman Siswa Bima dan Cara Pengembangannya
Identifikasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Mahasiswa Calon Guru SD di STKIP Taman Siswa Bima dan Cara Pengembangannya
Kemampuan pemecahan masalah matematika merupakan kemampuan seseorang dalam menyelesaikan masalah matematika dengan menggunakan tahap-tahap penyelesaian yang jelas. Kemampuan pemec...
Kemampuan mahasiswa calon guru matematika dalam pemecahan masalah pembuktian teorema geometri
Kemampuan mahasiswa calon guru matematika dalam pemecahan masalah pembuktian teorema geometri
Pemecahan masalah sangat diperlukan baik dalam proses pembelajaran maupun dalam kehidupan. Pemecahan masalah membutuhkan suatu kemampuan berpikir tingkat tinggi. Khususnya dalam ge...
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH DAN JENIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH DAN JENIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA
Tujuan dari penelitian ini adalah 1) menjelaskan perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran pemecahan masalah dengan siswa...
Analisis Kebutuhan Modul Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP N 4 Batang
Analisis Kebutuhan Modul Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP N 4 Batang
Pemecahan masalah merupakan suatu usaha untuk menyelesaikan masalah matematika menggunakan pemahaman yang telah dimilikinya. Siswa yang mempunyai kemampuan pemecahan masalah rendah...
Strategi Pemecahan Masalah Geometri Mahasiswa Calon Guru Matematika: Antara Prediksi dan Kenyataan
Strategi Pemecahan Masalah Geometri Mahasiswa Calon Guru Matematika: Antara Prediksi dan Kenyataan
Kemampuan pemecahan masalah, termasuk dalam topik geometri, merupakan kemampuan yang perlu dimiliki para mahasiswa calon guru matematika sebagai bekal karir mereka di masa depan. T...
Perbedaan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Mahasiswa PGSD Ditinjau dari Aspek Gender
Perbedaan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Mahasiswa PGSD Ditinjau dari Aspek Gender
Tujuan penelitian ini mendeskripsikan perbedaan antara kemampuan pemecahan masalah matematika mahasiswa ditinjau dari aspek gender yaitu perbedaan kemampuan pemecahan masalah matem...

