Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Semiotika Roland Barthes dan Nilai Moral dalam Film Pendek Tilik 2018 Karya Wahyu Agung Prasetya

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk pemaknaan berdasarkan leksis semiotika menurut Roland Barthes menggunakan kode-kode Roland Barthes, selain penggunaan kode-kode untuk mengungkap makna dalam film tersebut peneliti menganalisis pesan moral dalam film Tilik 2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data simak dan catat. Melalui tokoh dalam film Tilik 2018 diungkapkan kehidupan masyarakat yang sesungguhnya, bukan hanya permasalahan sosial tetapi bentuk nilai moral dalam kehidupan bermasyarakat. Hasil analisis yang dilakukan oleh peneliti dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes dalam film Tilik 2018 meliputi; (1) kode hermeneutik, (2) kode semik (3) kode simbolik (4) kode proaretik (5) kode kultural. Pesan moral film Tilik 2018  ini mungkin menggarisbawahi pentingnya memegang teguh nilai-nilai etika dalam interaksi sosial. Sikap positif dan menghindari pencemaran nama baik adalah contoh bagaimana etika dapat membentuk perilaku dan hubungan sosial. Budaya menjenguk orang sakit di Indonesia adalah contoh yang baik dari bagaimana nilai-nilai moral, social dan budaya membentuk perilaku dan interaksi manusia. Ini mencerminkan komitmen kuat terhadap kemanusiaan dan perhatian terhadap kesejahteraan sesama anggota masyarakat.
Title: Analisis Semiotika Roland Barthes dan Nilai Moral dalam Film Pendek Tilik 2018 Karya Wahyu Agung Prasetya
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk pemaknaan berdasarkan leksis semiotika menurut Roland Barthes menggunakan kode-kode Roland Barthes, selain penggunaan kode-kode untuk mengungkap makna dalam film tersebut peneliti menganalisis pesan moral dalam film Tilik 2018.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data simak dan catat.
Melalui tokoh dalam film Tilik 2018 diungkapkan kehidupan masyarakat yang sesungguhnya, bukan hanya permasalahan sosial tetapi bentuk nilai moral dalam kehidupan bermasyarakat.
Hasil analisis yang dilakukan oleh peneliti dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes dalam film Tilik 2018 meliputi; (1) kode hermeneutik, (2) kode semik (3) kode simbolik (4) kode proaretik (5) kode kultural.
Pesan moral film Tilik 2018  ini mungkin menggarisbawahi pentingnya memegang teguh nilai-nilai etika dalam interaksi sosial.
Sikap positif dan menghindari pencemaran nama baik adalah contoh bagaimana etika dapat membentuk perilaku dan hubungan sosial.
Budaya menjenguk orang sakit di Indonesia adalah contoh yang baik dari bagaimana nilai-nilai moral, social dan budaya membentuk perilaku dan interaksi manusia.
Ini mencerminkan komitmen kuat terhadap kemanusiaan dan perhatian terhadap kesejahteraan sesama anggota masyarakat.

Related Results

NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA
Abstrak Kata Kunci: Nilai Moral Baik dan Buruk,  NovelOrang-Orang Biasa. Nilai-nilai Moral adalah ajaran baik atau buruk perbuatan atau kelakuan, akhlak, kewajiban, budi pekerti...
KARYA PERUPA BALI DALAM MERESPON PANDEMI COVID 19 DENGAN ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES
KARYA PERUPA BALI DALAM MERESPON PANDEMI COVID 19 DENGAN ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan analisis data kualitatif tentang Karya Perupa Bali Dalam Merespon Pandemi Covid 19 Dengan Analisis Semiotika Roland Barthes . Tuj...
Pesan Moral Persahabatan dalam Film Top Gun Maverick
Pesan Moral Persahabatan dalam Film Top Gun Maverick
Abstract. The film Top Gun Maverick is a continuation of the film Top Gun which was released in 1986. Top Gun is an action film directed by Tony Scott and released in 1986, with To...
Mitos Militerisme pada Busana Kampanye (Analisis Semiotika Roland Barthes Busana Kampanye Agus Harimurti Yudhoyono–Sylviana Murni)
Mitos Militerisme pada Busana Kampanye (Analisis Semiotika Roland Barthes Busana Kampanye Agus Harimurti Yudhoyono–Sylviana Murni)
ABSTRACTThe importance of fashion campaigns in the process of political communication in Indonesia has gained its own spotlight over the years. Clothing is seen to have an artifact...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
PENGENALAN MODEL MIND MAPPING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERITA PENDEK DI SD NEGERI 002 SUNGAI PINANG KOTA SAMARINDA
PENGENALAN MODEL MIND MAPPING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERITA PENDEK DI SD NEGERI 002 SUNGAI PINANG KOTA SAMARINDA
Pengenalan model mind mapping dalam pembelajaran menulis cerita pendek di SD Negeri 002 Sungai Pinang Kota Samarinda ditujukan untuk memberikan pemahaman yang memudahkan siswa dala...
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
It was always based on a teenage love story between the two kids. One is a sniffer and one is not. It was designed for Central Australia because we do write these kids off there. N...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...

Back to Top