Javascript must be enabled to continue!
Studi kasus sistem penyaliran tambang batuabara pt bukit baiduri energi kabupaten kutai kartanegara provinsi kalimantan timur
View through CrossRef
The mining system applied by PT Bukit Baiduri Energi is an open pit mining system utilizing the open-pit method. The application of the open-pit method creates a depression that has a high potential to become a catchment area for both surface runoff and groundwater. In the mining pit of PT Bukit Baiduri Energi, there is a sump located at an elevation of -86 meters above sea level (mdpl). The planned mining boundary is at an elevation of -110 mdpl. Therefore, this research aims to determine the area of the catchment, runoff discharge values, sump capacity, and pump capacity, so that the volume of incoming water can be known, allowing for the control of the sump to prevent overflow that could disrupt mining activities.. Based on the data obtained and the calculations performed, the catchment area was found to be 103.42 ha. In the calculation of runoff discharge using the rational method, the total runoff discharge entering sump A9 was found to be 4,211.66 m3/day. The capacity of the sump was measured at 125,187.62 m3. In the pump capacity calculation, the pump capacity based on the pumping discharge was found to be 2,926.80 m3/day.
Asosiasi Riset Ilmu Manajemen dan Bisnis Indonesia
Title: Studi kasus sistem penyaliran tambang batuabara pt bukit baiduri energi kabupaten kutai kartanegara provinsi kalimantan timur
Description:
The mining system applied by PT Bukit Baiduri Energi is an open pit mining system utilizing the open-pit method.
The application of the open-pit method creates a depression that has a high potential to become a catchment area for both surface runoff and groundwater.
In the mining pit of PT Bukit Baiduri Energi, there is a sump located at an elevation of -86 meters above sea level (mdpl).
The planned mining boundary is at an elevation of -110 mdpl.
Therefore, this research aims to determine the area of the catchment, runoff discharge values, sump capacity, and pump capacity, so that the volume of incoming water can be known, allowing for the control of the sump to prevent overflow that could disrupt mining activities.
Based on the data obtained and the calculations performed, the catchment area was found to be 103.
42 ha.
In the calculation of runoff discharge using the rational method, the total runoff discharge entering sump A9 was found to be 4,211.
66 m3/day.
The capacity of the sump was measured at 125,187.
62 m3.
In the pump capacity calculation, the pump capacity based on the pumping discharge was found to be 2,926.
80 m3/day.
Related Results
ANCIENT SETTLEMENT INDICATIONS IN LUWU REGENCY, SOUTH SULAWESI
ANCIENT SETTLEMENT INDICATIONS IN LUWU REGENCY, SOUTH SULAWESI
Tulisan ini bertujuan menjelaskan sejumlah data arkeologi, tradisi dan lingkungan okupasi manusia di Kabupaten Luwu. Metode pengumpulan data dilakukan dengan survei dan ekskavasi. ...
Audit Energi pada Dua Produk Kaca Lembaran di sebuah Pabrik Kaca
Audit Energi pada Dua Produk Kaca Lembaran di sebuah Pabrik Kaca
Industri pembuatan kaca tersusun atas empat bagian primer, yaitu: kaca lembaran, kaca khusus, kaca fiber, dan kaca container. Pabrik X merupakan sebuah perusahaan besar penghasil k...
Pengembangan Tata Hijau Wisata Berkelanjutan Bukit Lawang
Pengembangan Tata Hijau Wisata Berkelanjutan Bukit Lawang
Bukit Lawang merupakan kawasan wisata alam yang terletak di Sumatera Utara, yang memiliki potensi wisata alam yang terkenal baik domestic maupun mancanegara. Bukit Lawang juga meru...
Deashing Batubara Dengan Metode Leaching Menggunakan NaOH Dan HCL Di PT Bukit Baiduri Energi, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
Deashing Batubara Dengan Metode Leaching Menggunakan NaOH Dan HCL Di PT Bukit Baiduri Energi, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
Coal is one of the energy sources that is the basis for meeting energy and electricity needs in various countries, including Indonesia. Coal obtained from mining contains impuritie...
Analisis Potensi dan Kapasitas Energi Hibrida di Desa Komor, Kecamatan Unir Sirau, Kabupaten Asmat, Papua.
Analisis Potensi dan Kapasitas Energi Hibrida di Desa Komor, Kecamatan Unir Sirau, Kabupaten Asmat, Papua.
Kawasan Timur Indonesia memiliki potensi sumber energi angin dan surya untuk dikembangkan. Provinsi Papua memiliki rasio elektrifikasi terendah di Indonesia seperti Desa Komor terl...
Analisis Energi pada Proses Pengolahan Teh Hijau (Studi Kasus di Pusat Penelitian Teh dan Kina)
Analisis Energi pada Proses Pengolahan Teh Hijau (Studi Kasus di Pusat Penelitian Teh dan Kina)
Analisis energi merupakan suatu usaha untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai pemakaian energi pada suatu sistem. Analisis energi pada proses pengolahan teh hijau di pabrik ...
Tata Guna Lahan Bukit Lawang sebagai Kawasan Wisata Berkelanjutan
Tata Guna Lahan Bukit Lawang sebagai Kawasan Wisata Berkelanjutan
Bukit Lawang merupakan bagian dari kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) yang menjadi tujuan wisata di Kabupaten Langkat. Aktivitas wisata dan konservasi yang terd...
Anatomi Fungsional
Anatomi Fungsional
Bab 1. Generala Anatomi Mengawali bahasan Anatomi Fungsional maka bab ini memberikan batasan tentang struktur anatomi manusia yang meliputi ruang lingkup keilmuannya serta orienta...


