Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Strategi Pengembangan Agrowisata Berbasis Lingkungan di Desa Loto Kecamatan Ternate Barat

View through CrossRef
Agrowisata Desa Loto di Kecamatan Ternate Barat terletak pada kemiringingan lereng yang cukup curam sehingga berpotensi menyebabkan terjadinya erosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk pengelolaan lingkungan di agrowisata, menganalisis potensi agrowisata serta merumuskan rekomendasi strategi pengembangan untuk agrowisata. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Perolehan data pada penelitian ini dilakukan dengan indepth interview dan observasi untuk memeroleh bentuk pengelolaan lingkungan serta potensi agrowisata. Hasil identifikasi dan analisis tersebut kemudian digunakan sebagai dasar pada perumusan strategi pengembangan agrowisata dengan pendekatan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pengelolaan lingkungan di agrowisata Desa Loto dilakukan dengan pembuatan teras kebun yang terbagi menjadi tiga segmen dengan jenis sayuran yang berbeda. Faktor pendukung pada potensi agrowisata terdapat pada partisipasi masyarakat dan kelompok tani dalam mengolah area agrowisata dan faktor penghambat untuk potensi agrowisata Desa Loto terdapat pada kurangnya promosi destinasi tersebut. Berdasarkan hasil analisis SWOT beberapa rumusan rekomendasi untuk pengembangan agrowisata adalah memberikan promosi lebih luas, menyediakan fasilitas memadai, membuka kemitraan dengan pihak swasta, memberikan pendampingan kepada kelompok tani dan masyarakat, mengedukasi cara pengelolaan dan perawatan agrowisata serta memfasilitasi pengembangan untuk hasil produk agrowisata
Title: Strategi Pengembangan Agrowisata Berbasis Lingkungan di Desa Loto Kecamatan Ternate Barat
Description:
Agrowisata Desa Loto di Kecamatan Ternate Barat terletak pada kemiringingan lereng yang cukup curam sehingga berpotensi menyebabkan terjadinya erosi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk pengelolaan lingkungan di agrowisata, menganalisis potensi agrowisata serta merumuskan rekomendasi strategi pengembangan untuk agrowisata.
Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif.
Perolehan data pada penelitian ini dilakukan dengan indepth interview dan observasi untuk memeroleh bentuk pengelolaan lingkungan serta potensi agrowisata.
Hasil identifikasi dan analisis tersebut kemudian digunakan sebagai dasar pada perumusan strategi pengembangan agrowisata dengan pendekatan SWOT.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pengelolaan lingkungan di agrowisata Desa Loto dilakukan dengan pembuatan teras kebun yang terbagi menjadi tiga segmen dengan jenis sayuran yang berbeda.
Faktor pendukung pada potensi agrowisata terdapat pada partisipasi masyarakat dan kelompok tani dalam mengolah area agrowisata dan faktor penghambat untuk potensi agrowisata Desa Loto terdapat pada kurangnya promosi destinasi tersebut.
Berdasarkan hasil analisis SWOT beberapa rumusan rekomendasi untuk pengembangan agrowisata adalah memberikan promosi lebih luas, menyediakan fasilitas memadai, membuka kemitraan dengan pihak swasta, memberikan pendampingan kepada kelompok tani dan masyarakat, mengedukasi cara pengelolaan dan perawatan agrowisata serta memfasilitasi pengembangan untuk hasil produk agrowisata.

Related Results

PENINGKATAN KAPASITAS PETANI PENGELOLA AGROWISATA DALAM MENDUKUNG AGROWISATA BERKELANJUTAN
PENINGKATAN KAPASITAS PETANI PENGELOLA AGROWISATA DALAM MENDUKUNG AGROWISATA BERKELANJUTAN
Agrowisata merupakan   sebuah bentuk kegiatan pariwisata yang memanfaatkan usaha pertanian (agribisnis) sebagai objek wisata dengan tujuan untuk memperluas pengetahuan, pengalaman,...
Strategi Pengembangan Agrowisata Persawahan Poyotomo
Strategi Pengembangan Agrowisata Persawahan Poyotomo
Agrowisata termasuk bagian dari pariwisata yang memanfaatkan usaha pertanian sebagai objek wisata yang bertujuan untuk menambah wawasan, berliburan, dan hubungan usaha di bidang pe...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK AGROWISATA
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK AGROWISATA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana strategi pengembangan produk khusus agrowisata di Desa Wisata Sidera. Dalam Penelitian ini berupaya mengetahui dan menjela...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015  Alok...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...

Back to Top