Javascript must be enabled to continue!
REVIEW PERKEMBANGAN METODE PRODUKSI DAN TEKNOLOGI PEMURNIAN DALAM PEMBUATAN BIODIESEL
View through CrossRef
Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif yang digunakan pada mesin diesel. Biodiesel dapat diproduksi dari berbagai jenis biomassa yang ada di alam. Pengolahan biodiesel adalah proses konversi dari trigliserida menjadi fatty acid metil ester (FAME). Metode produksi biodiesel berkembang dengan berbagai macam proses yang dipilih berdasarkan kondisi bahan baku dan kualitas biodiesel yang ingin dicapai. Produksi biodiesel dapat menggunakan metode konvensional seperti esterifikasi dengan katalis asam dan transesterifikasi dengan katalis basa. Selain itu juga terdapat metode baru seperti proses subkritis dan superkritis dengan tanpa adanya katalis. Metode umum pemurnian biodiesel adalah dengan proses wet washing dan dry washing, suatu metode konvensional untuk menghilangkan kotoran biodiesel seperti sabun, katalis, gliserol dan residu alkohol menggunakan air sebagai bahan pencuci. Selain itu, asam juga dapat digunakan sebagai bahan pencuci, seperti asam fospat, asam sulfat dan asam klorida. Dry washing merupakan metode pemurnian menggunakan resin penukar ion. Proses pemurnian biodiesel juga bisa dilakukan dengan menggunakan membran. Selain itu, juga ada cairan ionik dan pelarut eutektik yang terbentuk dari campuran garam halida organik dan senyawa organik yang bisa diaplikasikan dalam pemurnian biodiesel. Kata kunci: biodiesel, pemurnian, metode, FAME, bahan bakar
Title: REVIEW PERKEMBANGAN METODE PRODUKSI DAN TEKNOLOGI PEMURNIAN DALAM PEMBUATAN BIODIESEL
Description:
Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif yang digunakan pada mesin diesel.
Biodiesel dapat diproduksi dari berbagai jenis biomassa yang ada di alam.
Pengolahan biodiesel adalah proses konversi dari trigliserida menjadi fatty acid metil ester (FAME).
Metode produksi biodiesel berkembang dengan berbagai macam proses yang dipilih berdasarkan kondisi bahan baku dan kualitas biodiesel yang ingin dicapai.
Produksi biodiesel dapat menggunakan metode konvensional seperti esterifikasi dengan katalis asam dan transesterifikasi dengan katalis basa.
Selain itu juga terdapat metode baru seperti proses subkritis dan superkritis dengan tanpa adanya katalis.
Metode umum pemurnian biodiesel adalah dengan proses wet washing dan dry washing, suatu metode konvensional untuk menghilangkan kotoran biodiesel seperti sabun, katalis, gliserol dan residu alkohol menggunakan air sebagai bahan pencuci.
Selain itu, asam juga dapat digunakan sebagai bahan pencuci, seperti asam fospat, asam sulfat dan asam klorida.
Dry washing merupakan metode pemurnian menggunakan resin penukar ion.
Proses pemurnian biodiesel juga bisa dilakukan dengan menggunakan membran.
Selain itu, juga ada cairan ionik dan pelarut eutektik yang terbentuk dari campuran garam halida organik dan senyawa organik yang bisa diaplikasikan dalam pemurnian biodiesel.
Kata kunci: biodiesel, pemurnian, metode, FAME, bahan bakar.
Related Results
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Evaluation of small-scale batch biodiesel production options for developing economies
Evaluation of small-scale batch biodiesel production options for developing economies
Biodiesel is a renewable fuel that can be produced from animal fats, vegetable oils or recycled used cooking oil. From the 1970’s, biodiesel received increased focus as an alternat...
Tertiary butylhydroquinone influence over oxidation stability of biodiesel from waste cooking oil
Tertiary butylhydroquinone influence over oxidation stability of biodiesel from waste cooking oil
ABSTRACTAn oxidation stability is very important for a long-term storage of biodiesel. Some physical (density and viscosity) and chemical properties (acid value, iodine value, and ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
Studi Kinetika Reaksi Pembuatan Biodiesel dari Minyak Nyamplung Menggunakan Iradiasi Microwave
Studi Kinetika Reaksi Pembuatan Biodiesel dari Minyak Nyamplung Menggunakan Iradiasi Microwave
Abstrak -Minyak nyamplung (Calophyllum inophyllum Linn) adalah salah satu bahan baku yang potensial untuk produksi biodiesel karena kandungan minyaknya yang tinggi. Minyak nyamplun...
Tinjauan Penilaian Siklus Hidup Bahan Bakar Biodiesel di Indonesia
Tinjauan Penilaian Siklus Hidup Bahan Bakar Biodiesel di Indonesia
Abstrak. Saat ini permasalahan lingkungan menjadi pertimbangan yang sangat penting dalam produksi biodiesel. Meskipun sumber energi ini (biodiesel) dianggap sebagai karbon netral, ...

