Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Monitoring Dan Controlling Aktivitas Tidur Menggunakan Smart Belt Berbasis Internet of Things

View through CrossRef
Tidur adalah aktivitas penting untuk pemulihan energi, perbaikan sel, dan pengaturan hormon. Tidur yang nyenyak dan optimal bergantung pada posisi tidur yang nyaman dan durasi yang cukup. Namun, banyak orang yang masih mengabaikan faktor-faktor tersebut, sehingga mengakibatkan pengalaman tidur yang kurang nyenyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat Smart Belt untuk memantau dan mengatur posisi dan durasi tidur dengan menggunakan sensor akselerometer dan sensor denyut jantung. Pengujian terdiri dari 30 uji coba deteksi posisi tidur, 30 pengukuran durasi tidur, dan 60 evaluasi sistem secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor akselerometer dapat mengidentifikasi dan mendeteksi posisi tidur dengan akurasi 100%, sedangkan sensor denyut jantung menentukan durasi tidur berdasarkan denyut jantung dengan akurasi 83,33%. Secara keseluruhan, sistem Smart Belt beroperasi dengan akurasi 88,33%. Kata kunci: Posisi Tidur, Durasi Tidur, Sabuk Pintar, Internet of Things
Title: Monitoring Dan Controlling Aktivitas Tidur Menggunakan Smart Belt Berbasis Internet of Things
Description:
Tidur adalah aktivitas penting untuk pemulihan energi, perbaikan sel, dan pengaturan hormon.
Tidur yang nyenyak dan optimal bergantung pada posisi tidur yang nyaman dan durasi yang cukup.
Namun, banyak orang yang masih mengabaikan faktor-faktor tersebut, sehingga mengakibatkan pengalaman tidur yang kurang nyenyak.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat Smart Belt untuk memantau dan mengatur posisi dan durasi tidur dengan menggunakan sensor akselerometer dan sensor denyut jantung.
Pengujian terdiri dari 30 uji coba deteksi posisi tidur, 30 pengukuran durasi tidur, dan 60 evaluasi sistem secara keseluruhan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor akselerometer dapat mengidentifikasi dan mendeteksi posisi tidur dengan akurasi 100%, sedangkan sensor denyut jantung menentukan durasi tidur berdasarkan denyut jantung dengan akurasi 83,33%.
Secara keseluruhan, sistem Smart Belt beroperasi dengan akurasi 88,33%.
Kata kunci: Posisi Tidur, Durasi Tidur, Sabuk Pintar, Internet of Things.

Related Results

Gangguan Tidur Pada Lanjut Usia (Lansia)
Gangguan Tidur Pada Lanjut Usia (Lansia)
Gangguan tidur pada umumnya sering kita temukan pada masyarakat awam, terutama pada orang dengan lanjut usia (lansia). Prevalensinya sekitar 76%. Kelompok lansia lebih sering menga...
KUALITAS TIDUR PADA REMAJA DI SMP NEGERI 2 PARIGI KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PARIGI MOUTONG
KUALITAS TIDUR PADA REMAJA DI SMP NEGERI 2 PARIGI KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Pendahuluan: Kualitas tidur sangat penting untuk kesehatan seluruh individu termasuk remaja. Remaja merupakan salah satu kelompok umur yang sering mengalami kualitas tidur buruk. K...
HUBUNGAN PERILAKU DZIKIR DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANJUT USIA DI DESA CAMPAKAMULYA
HUBUNGAN PERILAKU DZIKIR DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANJUT USIA DI DESA CAMPAKAMULYA
Lansia merupakan individu yang berada pada tahapan dewasa akhir yang usianya dimulai dari 60 tahun keatas. Perubahan fungsi biologis pada lansia salah satunya adalah perubahan pola...
Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kualitas Tidur Pasien Hemodialisis
Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kualitas Tidur Pasien Hemodialisis
ABSTRAK   Latar Belakang: Hemodialisis merupakan prosedur untuk menyaring limbah dan air dari darah sebagai pengganti fungsi ginjal. Salah satu masalah pada pasien hemo...
PELATIHAN SENAM YOGA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR LANSIA POSYANDU PELANGI NUSANTARA KELURAHAN DARMO KECAMATAN WONOKROMO, SURABAYA
PELATIHAN SENAM YOGA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR LANSIA POSYANDU PELANGI NUSANTARA KELURAHAN DARMO KECAMATAN WONOKROMO, SURABAYA
Kebutuhan vital yang penting agar proses kehidupan berlangsung baik untuk setiap makhluk hidup adalah kebutuhan tidur. Akan tetapi hal tersebut akan mengalami pergeseran saat memas...
HUBUNGAN TINGKAT STRESS DENGAN KUALITAS TIDUR LANSIA DI PEDUKUHAN CEPOKO TRIRENGGO BANTUL
HUBUNGAN TINGKAT STRESS DENGAN KUALITAS TIDUR LANSIA DI PEDUKUHAN CEPOKO TRIRENGGO BANTUL
Pendahuluan. Lansia ketika mengalami masalah stress menyebabkan ketegangan otot sehingga saraf simpatif bekerja aktif sehingga menjadi gelisah dan tidak rileks sulit untuk memulai ...

Back to Top