Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

IMPLEMENTASI ASESMEN KELAS OLEH GURU EKONOMI TERHADAP KETERAMPILAN 4C SISWA FAIZAH JURNAL

View through CrossRef
ABSTRAK Faizah. 2022. Implementasi Asesmen Kelas Oleh Guru Ekonomi Terhadap Keterampilan 4C Siswa. Tesis, Program Studi Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing (I) Prof. Dr. Suratno, M.Pd. Pembimbing (II) Dr. Yusuf Hidayat, S.Sos., M. Si Kata Kunci: Asesmen, Keterampilan Guru, Keterampilan 4CTujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan antara keterampilan mengimplementasikan bentuk-bentuk asesmen kelas dengan keterampilan 4 Cs siswa oleh guru ekonomi di SMA Negeri se Kabupaten Banjar.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik secara korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 22 orang Guru Ekonomi yang ada di SMA Negeri Kabupaten Banjar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan guru dalam mengimplementasi bentuk-bentuk asesmen yang memiliki keterampilan tinggi sebanyak 9 orang guru dengan persentase 40,90 %, sedangkan yang memiliki keterampilan kategori sedang sebanyak 5 orang guru dengan persentase 22,73% dan yang memiliki katerampilan dalam kategori rendah sebanyak 8 orang guru. Selanjutnya untuk variabel keterampilan 4Cs siswa, siswa yang memiliki keterampilan tinggi dalam keterampilan 4 Cs yang terdiri dari critical thinking, creativity, communication, dan collaboration sebanyak 7 orang dengan persentase 31,82%, sedangkan siswa yang memiliki keterampilan sedang dalam keterampilan 4Cs sebanyak 9 orang dengan persentase 40,90% dan siswa yang memiliki keterampilan rendah sebanyak 6 orang. Hasil analisis regresi berganda diketahui bahwa harga F regresi sebesar 2,175 dengan p < 0,05. Hal ini berarti korelasi bersama antara keterampilan guru dalam mengimplementasi bentuk-bentuk asesmen yang terdiri dari analogi perkiraan, peta konsep, tugas pemecahan masalah, portofolio beranotasi, garis besar isi, dan memo analitik terhadap capaian keterampilan 4Cs siswa di kelas adalah signifikan. Indeks korelasi bersama yang diperoleh Ry 1,2,3,4,5,6, = 0,68 dengan koefisien determinasi R2 = 0,47. Jadi varians keterampilan guru dalam melakukan bentuk asesmen mampu menjelaskan 47,00% terhadap capaian keterampilan 4Cs siswa di kelas. Sedangkan 53,00% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: IMPLEMENTASI ASESMEN KELAS OLEH GURU EKONOMI TERHADAP KETERAMPILAN 4C SISWA FAIZAH JURNAL
Description:
ABSTRAK Faizah.
2022.
Implementasi Asesmen Kelas Oleh Guru Ekonomi Terhadap Keterampilan 4C Siswa.
Tesis, Program Studi Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat.
Pembimbing (I) Prof.
Dr.
Suratno, M.
Pd.
Pembimbing (II) Dr.
Yusuf Hidayat, S.
Sos.
, M.
Si Kata Kunci: Asesmen, Keterampilan Guru, Keterampilan 4CTujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan antara keterampilan mengimplementasikan bentuk-bentuk asesmen kelas dengan keterampilan 4 Cs siswa oleh guru ekonomi di SMA Negeri se Kabupaten Banjar.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik secara korelasional dengan pendekatan kuantitatif.
Sampel terdiri dari 22 orang Guru Ekonomi yang ada di SMA Negeri Kabupaten Banjar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan guru dalam mengimplementasi bentuk-bentuk asesmen yang memiliki keterampilan tinggi sebanyak 9 orang guru dengan persentase 40,90 %, sedangkan yang memiliki keterampilan kategori sedang sebanyak 5 orang guru dengan persentase 22,73% dan yang memiliki katerampilan dalam kategori rendah sebanyak 8 orang guru.
Selanjutnya untuk variabel keterampilan 4Cs siswa, siswa yang memiliki keterampilan tinggi dalam keterampilan 4 Cs yang terdiri dari critical thinking, creativity, communication, dan collaboration sebanyak 7 orang dengan persentase 31,82%, sedangkan siswa yang memiliki keterampilan sedang dalam keterampilan 4Cs sebanyak 9 orang dengan persentase 40,90% dan siswa yang memiliki keterampilan rendah sebanyak 6 orang.
Hasil analisis regresi berganda diketahui bahwa harga F regresi sebesar 2,175 dengan p < 0,05.
Hal ini berarti korelasi bersama antara keterampilan guru dalam mengimplementasi bentuk-bentuk asesmen yang terdiri dari analogi perkiraan, peta konsep, tugas pemecahan masalah, portofolio beranotasi, garis besar isi, dan memo analitik terhadap capaian keterampilan 4Cs siswa di kelas adalah signifikan.
Indeks korelasi bersama yang diperoleh Ry 1,2,3,4,5,6, = 0,68 dengan koefisien determinasi R2 = 0,47.
Jadi varians keterampilan guru dalam melakukan bentuk asesmen mampu menjelaskan 47,00% terhadap capaian keterampilan 4Cs siswa di kelas.
Sedangkan 53,00% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Related Results

Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Guru di SDN Koripan menggunakan alat peraga dalam setiap pembelajarannya terumata pada mata pelajaran IPA. Guru menggunakan alat peraga sebagai alat bantu untuk menjelaskan kepada ...
Trampolin Asesmen Kelas Perspektif Guru
Trampolin Asesmen Kelas Perspektif Guru
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif guru tentang kelebihan dan kekurangan atau faktor pendukung dan penghambat dari implementasi asesmen berbasis kelas dan memaham...
Kedudukan Asesmen Bagi Konselor Profesional
Kedudukan Asesmen Bagi Konselor Profesional
ABSTRAKKEDUDUKAN ASESMEN BAGI KONSELOR PROFESIONAL Oleh: Drs. Yusri, M.Pd., Kons.Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri PadangAsesmen bagi konselor bimbingan dan konse...
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Motivasi belajar matematika merupakan elemen penting dalam pembelajaran matematika. Motivasi belajar matematika siswa berbeda-beda dalam hal tingkat motivasi dan jenis motivasinya....
POLA KOMUNIKASI ANTARA ORANG TUA DENGAN GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SD INPRES MANGGALA KOTA MAKASSAR
POLA KOMUNIKASI ANTARA ORANG TUA DENGAN GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SD INPRES MANGGALA KOTA MAKASSAR
 Latar belakang penelitian tentang pola komunikasi yang dilakukan antara orang tua dengan guru terhadap motivasi belajar siswa siswa kelas V SD Inpres Manggala Kota Makasar. Orang ...
Asesmen Question Student Have Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Kimia
Asesmen Question Student Have Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Kimia
Keterampilan berpikir kritis termasuk keterampilan yang harus dimiliki siswa di abad ke-21. Rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa disebabkan oleh pembelajaran bersifat pasif...

Back to Top