Javascript must be enabled to continue!
MELACAK JEJAK POLITIK PERSEBARAN ISLAM ANTARA ELIT KERAJAAN MAJAPAHIT DAN WALI SANGA (KONSOLIDASI HUKUM ISLAM DI JAWA)
View through CrossRef
Hukum Islam diterapkan di semua tempat di mana umat Islam berada untuk menerapkan ajaran-ajaran Islam dari Al-Qur’an dan sunnah, juga qaul-qaul ulama dalam ijma dan qiyas. Penerapannya di masing-masing tempat selalu berhubungan dengan politik hukum kekuasaan dan keadaan di mana wilayah itu berada, serta adanya musyawarah dan politik hukum kekuasaan di antara para ulama dan penguasa. Khususnya di masyarakat Jawa, hal ini terlihat dengan jelas, bagaimana elit bangsawan dan ulama berperan, sehingga corak politik hukum kekuasaan di kalangan muslim Jawa memiliki dimensinya karena ada dialektika lokal daerah, prakrassa ulama dan elit bangsawan. Tulisan ini ingin melihat politik hukum kekuasaan yang dijalankan ulama dan elit bangsawan di tanah Jawa di masa-masa awal, untuk dijadikan bahan refleksi bagi pengembangan gerakan Islam kultural di Jawa, dengan tetap mengacu pada hukum Islam yang, dalam batas-batas tertentu harus diterapkan secara fleksibel, selain pada soal hukum-hukum elementer, seperti sholat, puasa, dan haji. Oleh karena itu, tulisan ini ingin melacak: politik penyebaran Islam dalam menerapkan hukum Islam di dalam masyarakat Jawa, hubungan elit bangsawan dan ulama penyebar Islam di masa awal, da hukum Islam secara kultural yanmg diterapkan di masyarakat Jawa; dan relevansinya untuk saat ini.
Title: MELACAK JEJAK POLITIK PERSEBARAN ISLAM ANTARA ELIT KERAJAAN MAJAPAHIT DAN WALI SANGA (KONSOLIDASI HUKUM ISLAM DI JAWA)
Description:
Hukum Islam diterapkan di semua tempat di mana umat Islam berada untuk menerapkan ajaran-ajaran Islam dari Al-Qur’an dan sunnah, juga qaul-qaul ulama dalam ijma dan qiyas.
Penerapannya di masing-masing tempat selalu berhubungan dengan politik hukum kekuasaan dan keadaan di mana wilayah itu berada, serta adanya musyawarah dan politik hukum kekuasaan di antara para ulama dan penguasa.
Khususnya di masyarakat Jawa, hal ini terlihat dengan jelas, bagaimana elit bangsawan dan ulama berperan, sehingga corak politik hukum kekuasaan di kalangan muslim Jawa memiliki dimensinya karena ada dialektika lokal daerah, prakrassa ulama dan elit bangsawan.
Tulisan ini ingin melihat politik hukum kekuasaan yang dijalankan ulama dan elit bangsawan di tanah Jawa di masa-masa awal, untuk dijadikan bahan refleksi bagi pengembangan gerakan Islam kultural di Jawa, dengan tetap mengacu pada hukum Islam yang, dalam batas-batas tertentu harus diterapkan secara fleksibel, selain pada soal hukum-hukum elementer, seperti sholat, puasa, dan haji.
Oleh karena itu, tulisan ini ingin melacak: politik penyebaran Islam dalam menerapkan hukum Islam di dalam masyarakat Jawa, hubungan elit bangsawan dan ulama penyebar Islam di masa awal, da hukum Islam secara kultural yanmg diterapkan di masyarakat Jawa; dan relevansinya untuk saat ini.
Related Results
Peristiwa Merah Putih di Sanga-Sanga Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur
Peristiwa Merah Putih di Sanga-Sanga Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur
Peristiwa Merah Putih yang terjadi di Sanga-Sanga Kalimantan Timur merupakan peristiwakonfrontasi antara tentara BPRI (Barisan Pembela Republik Indonesia) dengan tentara KNIL(Konin...
Pengaruh Majapahit Pada Bangunan Puri Gede Kaba-Kaba, Tabanan.
Pengaruh Majapahit Pada Bangunan Puri Gede Kaba-Kaba, Tabanan.
Abstract. Majapahit Influence on the Grand Palace of Kaba-Kaba, Tabanan. Majapahit, as a kingdom, had spread its influence to almost every part of Indonesia such as the western par...
Peran Elit dalam Dominasi Partai Golkar di Kabupaten Tanah Datar Sejak Era Reformasi
Peran Elit dalam Dominasi Partai Golkar di Kabupaten Tanah Datar Sejak Era Reformasi
Berakhirnya rezim Orde Baru membuat berubahnya peta persaingan politik secara Nasional, Golkar yang sebelumnya merupakan partai dominan tidak lagi mampu berkuasa seperti sebelumnya...
STUDI PUSTAKA: KEJAYAAN MAJAPAHIT MASA PEMERINTAHAN RAJASANAGARA
STUDI PUSTAKA: KEJAYAAN MAJAPAHIT MASA PEMERINTAHAN RAJASANAGARA
Majapahit merupakan kerajaan yang religius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejayaan Majapahit pada masa pemerintahan Rajasanagara, kehidupan sosial ekonomi, dan mengetah...
PENGARUH ADANYA MATERIAL BERPORI TERHADAP KARAKTERISTIK KONSOLIDASI TANAH LEMPUNG LUNAK LAHAN BASAH
PENGARUH ADANYA MATERIAL BERPORI TERHADAP KARAKTERISTIK KONSOLIDASI TANAH LEMPUNG LUNAK LAHAN BASAH
Salah satu cara untuk mempercepat aliran air maupun laju konsolidasi tanah lempung lunak lahan basah yaitu dengan menambahkan material porous didalam tanah maupun menggunakan drain...
EFEKTIVITAS KINERJA PENYULUH PADA KELOMPOK PENGOLAH AMPLANG DI KELURAHAN SANGA-SANGA DALAM KECAMATAN SANGA-SANGA
EFEKTIVITAS KINERJA PENYULUH PADA KELOMPOK PENGOLAH AMPLANG DI KELURAHAN SANGA-SANGA DALAM KECAMATAN SANGA-SANGA
The purpose of this study was to determine the effectiveness of the performance of fisheries instructors in Sanga-Sanga Dalam Village in the fishery product processing group. This ...
Analisis Hukum Pernikahan Menggunakan Wali Hakim Persfektif Hukum Islam Dan Kompilasi Hukum Islam
Analisis Hukum Pernikahan Menggunakan Wali Hakim Persfektif Hukum Islam Dan Kompilasi Hukum Islam
Wali hakim ialah wali nikah yang ditunjuk oleh Menteri Agama atau pejabat yang ditunjuk olehnya, yang diberi hak dan wewenang untuk bertindak sebagai wali nikah. Wali hakim baru da...
Perpindahan Wali Nasab Kepada Wali Hakim (Analisis Terhadap Sebab-Sebab ‘Aḍal Wali Pada KUA Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh)
Perpindahan Wali Nasab Kepada Wali Hakim (Analisis Terhadap Sebab-Sebab ‘Aḍal Wali Pada KUA Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh)
Perwalian dalam akad nikah merupakan syari’at yang harus dipenuhi. Ketiadaan wali menentukan sah tidaknya pernikahan, sebab wali adalah salah satu rukun nikah. Islam melarang pihak...

