Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Konformitas terhadap Pengambilan Keputusan Karir pada Mahasiswa Tingkat Akhir

View through CrossRef
Abstract. During their college year, students are in a career exploration stage, where they begin preparing for the future through education. At this stage, they face complex and often challenging career decision making processes. One external factor that influences this process is social pressure of comformity. This study aims to examine the inflience of comformity on career decision making among final year students in Bandung City. The research involved 384 respondents and employed a quantitative approach with a causal design, using accidental sampling. This instruments use were the Comformity Scale developed by Baron and Byrne (2000) and adapted by Kurniasari (2012), and the Career Decision Making Scale based on Krumboltz’s theory (1987) and adapted by Yanti (2021). The data were analyzed using simple linear regression through SPSS. The result show that comformity has a positive and significant influence on career decision making, with a significance value of p = .00 and a regression coefficient of 2.251. The effective contribution of comformity to career decision making int this study is 59,5%, indicating a significant relationship between the two variables. Abstrak. Selama masa kuliah, mahasiswa berada dalam tahap eksplorasi karir, di mana mereka mulai mempersiapkan diri untuk masa depan melalui pendidikan. Pada tahap ini, mereka menghadapi proses pengambilan keputusan karir yang kompleks dan tidak selalu mudah. Salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi proses tersebut adalah tekanan sosial atau konformitas. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hasil kajian tentang pengaruh konformitas terhadap pengambilan keputusan karir pada mahasiswa tingkat akhir di Kota Bandung. Subjek penelitian ini adalah 384 responden yang di uji menggunakan regresi linear sederhana menggunakan SPSS. Metode penelitian ini yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain kausalitas menggunakan metode accidental sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah alat ukur skala konformitas milik Baron dan Byrne (2000) dan diadaptasi oleh Kurniasari (2012) dan alat ukur skala pengambilan keputusan karir milik Krumboltz (1987) dan telah diadaptasi oleh Yanti (2021). Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear sederhana. Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan bahwa konformitas berpengaruh positif dan signifikansi terhadap keputusan karir, dengen nilai signifikansi p=.00 dan koefisien regresi 2.251. Sumbangan efektif variabel konformitas terhadap keputusan karir pada penelitian ini sebesar 59,5% dan didapatkan hasil bahwa variabel konformitas dan keputusan karir memiliki hubungan yang signifikan.
Title: Pengaruh Konformitas terhadap Pengambilan Keputusan Karir pada Mahasiswa Tingkat Akhir
Description:
Abstract.
During their college year, students are in a career exploration stage, where they begin preparing for the future through education.
At this stage, they face complex and often challenging career decision making processes.
One external factor that influences this process is social pressure of comformity.
This study aims to examine the inflience of comformity on career decision making among final year students in Bandung City.
The research involved 384 respondents and employed a quantitative approach with a causal design, using accidental sampling.
This instruments use were the Comformity Scale developed by Baron and Byrne (2000) and adapted by Kurniasari (2012), and the Career Decision Making Scale based on Krumboltz’s theory (1987) and adapted by Yanti (2021).
The data were analyzed using simple linear regression through SPSS.
The result show that comformity has a positive and significant influence on career decision making, with a significance value of p = .
00 and a regression coefficient of 2.
251.
The effective contribution of comformity to career decision making int this study is 59,5%, indicating a significant relationship between the two variables.
Abstrak.
Selama masa kuliah, mahasiswa berada dalam tahap eksplorasi karir, di mana mereka mulai mempersiapkan diri untuk masa depan melalui pendidikan.
Pada tahap ini, mereka menghadapi proses pengambilan keputusan karir yang kompleks dan tidak selalu mudah.
Salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi proses tersebut adalah tekanan sosial atau konformitas.
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hasil kajian tentang pengaruh konformitas terhadap pengambilan keputusan karir pada mahasiswa tingkat akhir di Kota Bandung.
Subjek penelitian ini adalah 384 responden yang di uji menggunakan regresi linear sederhana menggunakan SPSS.
Metode penelitian ini yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain kausalitas menggunakan metode accidental sampling.
Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah alat ukur skala konformitas milik Baron dan Byrne (2000) dan diadaptasi oleh Kurniasari (2012) dan alat ukur skala pengambilan keputusan karir milik Krumboltz (1987) dan telah diadaptasi oleh Yanti (2021).
Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear sederhana.
Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan bahwa konformitas berpengaruh positif dan signifikansi terhadap keputusan karir, dengen nilai signifikansi p=.
00 dan koefisien regresi 2.
251.
Sumbangan efektif variabel konformitas terhadap keputusan karir pada penelitian ini sebesar 59,5% dan didapatkan hasil bahwa variabel konformitas dan keputusan karir memiliki hubungan yang signifikan.

Related Results

Kematangan Karir dengan Kecemasan Karir Menghadapi Dunia Kerja pada Mahasiswa Tingkat Akhir
Kematangan Karir dengan Kecemasan Karir Menghadapi Dunia Kerja pada Mahasiswa Tingkat Akhir
Dampak dari Covid-19 belum memulihkan kondisi perekonomian dan industri dunia kerja, hal ini menimbulkan kecemasan karir pada mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini bertujuan untu...
HUBUNGAN KECEMASAN KARIR TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS MAHASISWA TINGKAT AKHIR
HUBUNGAN KECEMASAN KARIR TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS MAHASISWA TINGKAT AKHIR
Masalah kecemasan karir kerap kali dirasakan mahasiswa tingkat akhir. Dalam hal ini, mulai bermunculan amanat tanggung jawab baru yang mengharuskan untuk berpikir dan bersiap ke ta...
MASIHKAH KETERLIBATAN ORANGTUA BERKONTRIBUSI DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIER MAHASISWA TINGKAT AKHIR?
MASIHKAH KETERLIBATAN ORANGTUA BERKONTRIBUSI DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIER MAHASISWA TINGKAT AKHIR?
Pengambilan keputusan karier merupakan tugas perkembangan yang penting bagi mahasiswa yang berada pada tingkat akhir. Akan tetapi, tidak jarang mereka mengalami kesulitan dalam men...
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Perilaku Konformitas
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Perilaku Konformitas
Layanan  bimbingan kelompok (BKp) dapat mengentaskan masalah perilaku konformitas teman sebaya dan mengubahnya menjadi perilaku yang baik pada peserta didik. Tujuan penelitian ini ...
Pengaruh Perfeksionisme dan Efikasi Diri terhadap Perencanaan Karir Mahasiswa
Pengaruh Perfeksionisme dan Efikasi Diri terhadap Perencanaan Karir Mahasiswa
Mahasiswa perlu memiliki perencanaan karir sehingga mereka memiliki panduan yang jelas dalam mencapai kesuksesan karir. Namun realitanya masih terdapat mahasiswa yang tidak memilik...
ORIENTASI KARIR PADA GURU MADRASAH ALIYAH UNGGULAN DI INDONESIA (Studi Deskriptif Berdasarkan Teori Jangkar Karir Schein)
ORIENTASI KARIR PADA GURU MADRASAH ALIYAH UNGGULAN DI INDONESIA (Studi Deskriptif Berdasarkan Teori Jangkar Karir Schein)
Orientasi karir pada guru menjadi hal yang menarik untuk dikaji, karena guru menjadi salah satu pekerjaan yang banyak didambakan oleh banyak orang juga memiliki prosepek masa depan...
Kemampuan Membuat Pilihan Karir Mahasiswa
Kemampuan Membuat Pilihan Karir Mahasiswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kemampuan membuat pilihan karir mahasiswa. Pendekatan penelitian yang gunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data...

Back to Top