Javascript must be enabled to continue!
DESKRIPSI MODEL PENYELESAIAN KONFLIK AGAMA BUDDHA (STUDI TENTANG PENYELESAIAN KONFLIK UMAT THERAVADA DAN BUDDHAYANA DI DUSUN LENEK DESA BENTEK KECAMATAN GANGGA KABUPATEN LOMBOK UTARA)
View through CrossRef
Kasus konflik intern agama Buddha yang terjadi di Dusun Lenek Desa Bentek Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara. Konflik yang terjadi seperti gesekan umat Theravada dengan umat Buddhayana. Konflik tersebut adalah bukti bahwa dalam internal agama Buddha terjadi gesekan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pola penyelesaian konflik antar umat Theravada dengan umat Buddhayana dan menerapkan pola penyelesaian konflik antar umat Theravada dengan Buddhayana di Dusun Lenek. Jenis penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan kesimpulan. Subjek dalam penelitian ini adalah tokoh agama, tokoh masyarakat dan umat Buddha di Dusun Lenek. Objek dalam penelitian adalah kasus konflik yang terjadi antara umat Theravada dan Buddhayana di Dusun Lenek. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola penyelesaian konflik yang diterapkan oleh umat Theravada dan Buddhayana adalah (a) sikap toleransi, mengembangkan sikap toleransi disini adalah adanya sikap saling menghargai dan menghormati. (b) Adanya sikap yang mau berdamai, dengan tidak mengembangkan sikap kemarahan dan kebencian. (c) mengembangkan sikap yang mau bekerjasma dalam hal apapun untuk mengembangkan agama Buddha ataupun mengembangkan Dusun Lenek.
Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya Wonogiri-Jawa Tengah
Title: DESKRIPSI MODEL PENYELESAIAN KONFLIK AGAMA BUDDHA (STUDI TENTANG PENYELESAIAN KONFLIK UMAT THERAVADA DAN BUDDHAYANA DI DUSUN LENEK DESA BENTEK KECAMATAN GANGGA KABUPATEN LOMBOK UTARA)
Description:
Kasus konflik intern agama Buddha yang terjadi di Dusun Lenek Desa Bentek Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara.
Konflik yang terjadi seperti gesekan umat Theravada dengan umat Buddhayana.
Konflik tersebut adalah bukti bahwa dalam internal agama Buddha terjadi gesekan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pola penyelesaian konflik antar umat Theravada dengan umat Buddhayana dan menerapkan pola penyelesaian konflik antar umat Theravada dengan Buddhayana di Dusun Lenek.
Jenis penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi.
Teknik analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan kesimpulan.
Subjek dalam penelitian ini adalah tokoh agama, tokoh masyarakat dan umat Buddha di Dusun Lenek.
Objek dalam penelitian adalah kasus konflik yang terjadi antara umat Theravada dan Buddhayana di Dusun Lenek.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pola penyelesaian konflik yang diterapkan oleh umat Theravada dan Buddhayana adalah (a) sikap toleransi, mengembangkan sikap toleransi disini adalah adanya sikap saling menghargai dan menghormati.
(b) Adanya sikap yang mau berdamai, dengan tidak mengembangkan sikap kemarahan dan kebencian.
(c) mengembangkan sikap yang mau bekerjasma dalam hal apapun untuk mengembangkan agama Buddha ataupun mengembangkan Dusun Lenek.
Related Results
Kebahagiaan pada Bhikkhu Theravada
Kebahagiaan pada Bhikkhu Theravada
The essence of Buddhism teaching is endowed from the core ideas of Siddhartha Gautama, or who was then called as Shakyamuni Buddha. Buddhist’s life guide is set in sila, in which i...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015 Alok...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...
MAKNA SIMBOLIK TUMPENG DALAM SELAMATAN DAN NILAI-NILAI AJARAN BUDDHA PADA MASYARAKAT UMAT BUDDHA DI KULON PROGO
MAKNA SIMBOLIK TUMPENG DALAM SELAMATAN DAN NILAI-NILAI AJARAN BUDDHA PADA MASYARAKAT UMAT BUDDHA DI KULON PROGO
Masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Jawa sampai saat ini masih memegang dan nguri-uri budaya leluhur. Salah satu budaya leluhur yang masih dilestarikan adalah penggunaan tump...
Strategi Pengembangan Wisata Halal di Pulau Lombok
Strategi Pengembangan Wisata Halal di Pulau Lombok
Abstract. One Thesis Title : Development of Halal Tourism Strategy on Lombok Island Lombok Island is one of the islands in West Nusa Tenggara Province which has a variety of superi...
KAJIAN TENTANG POTENSI DAYA TARIK WISATA SYARIAH DI PULAU LOMBOK
KAJIAN TENTANG POTENSI DAYA TARIK WISATA SYARIAH DI PULAU LOMBOK
Wisata syariah adalah wisata yang mengedepankan nilai islam dalam setiap aktivitasnya, wisata syariah itu sendiri memiliki arti yang lebih luas yaitu pariwisata yang keseluruhannya...

