Javascript must be enabled to continue!
KARAKTERISTIK PANTAI PULAU LAUT-SEKATUNG (SALAH SATU PULAU TERLUAR NKRI)
View through CrossRef
Pulau Laut-Sekatung adalah salah satu pulau terluar Negara Republik Indonesia yang berbatasan dengan perairan Malaysia Timur. Pulau ini terletak di laut Cina Selatan sebagai bagian dari Kepulauan Natuna dan secara administratif termasuk Provinsi Kepulauan Riau. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan tipologi kawasan pantai berdasarkan metoda geologi dan geofisika kelautan seperti pemetaan geologi kawasan pantai, pengambilan contoh sedimen, serta data-data penunjang seperti pengamatan pasang surut, pengukuran arus dan batimetri. Berdasarkan metoda-metoda tersebut, kawasan pantai Pulau Laut dapat dibedakan 3 jenis yaitu, pantai berpasir, pantai berbatuan dan pantai berbakau. Pantai tipe I adalah pantai berpasir menempati bagian selatan dan timur daerah penelitian, merupakan pasir hasil metasedimen dan terumbu karang. Pantai tipe II adalah pantai berbakau, menempati bagian tenggara daerah penelitian dan merupakan endapan rawa dengan morfologi pedarataran. Pantai tipe III merupakan pantai berbatuan menempati bagian timur dan utara daerah penelitian, merupakan singkapan batuan metasedimen dan batuan beku berumur Kapur yang berasal dari Formasi Bunguran. Tipe pasang surut di perairan Pulau Laut-Sekatung adalah harian tunggal (diurnal tide). Morfologi dasar laut perairan pantai sebelah barat dan timur berbeda, dimana sebelah barat dari garis pantai morfologinya curam sedangkan sebelah timur morfologinya landai. Perubahan garis pantai dicirikan oleh erosi pantai dibagian barat dan akrasi dibagian timur.
Kata kunci: Pulau Laut-Sekatung, pulau terluar, karakteristik pantai
The Sekatung-Laut Island is one of the outer island of the Republic Indonesia which bordered with the East of Malaysia waters. This island is located in the South China Sea as part of Natuna island and administratively within the Province of Riau islands. The purpose of this study is to know the characteristic and typology of coastal area. To support this purpose, the geology and geophysical survey method such as coastal mapping, sediment sampling, tide, current and bathymetry measurement have been done. Based on these method, the coastal area of Sekatung-Sea island can be distinguished in to 3 type. Coastal type I is a sand coast which is located in the south and east of the island where sand material is derived from meta-sediment rock and coral reef. Coastal type II is a mangrove coast which is located in the south east of study area. This coast is characterized by swamp deposits, mangrove plantation and plain area. Coastal type III is a rocky coast. This coast is characterized by the steep cliff of Cretaceous meta-sediment and volcanic rock of Bungaran Formation. Tide characteristic of study area is diurnal tide and the maximum current velocity is about 1.6 meter/second and is dominated by north direction. The morphology of water coast at west coast is very steep and in the eastern part is very flat. The coast line change is characterized by the erosion in the eastern part and akrasi to sable coast in the western part.
Key words: Laut-Sekatung island, outer island, coastal characteristic
Title: KARAKTERISTIK PANTAI PULAU LAUT-SEKATUNG (SALAH SATU PULAU TERLUAR NKRI)
Description:
Pulau Laut-Sekatung adalah salah satu pulau terluar Negara Republik Indonesia yang berbatasan dengan perairan Malaysia Timur.
Pulau ini terletak di laut Cina Selatan sebagai bagian dari Kepulauan Natuna dan secara administratif termasuk Provinsi Kepulauan Riau.
Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan tipologi kawasan pantai berdasarkan metoda geologi dan geofisika kelautan seperti pemetaan geologi kawasan pantai, pengambilan contoh sedimen, serta data-data penunjang seperti pengamatan pasang surut, pengukuran arus dan batimetri.
Berdasarkan metoda-metoda tersebut, kawasan pantai Pulau Laut dapat dibedakan 3 jenis yaitu, pantai berpasir, pantai berbatuan dan pantai berbakau.
Pantai tipe I adalah pantai berpasir menempati bagian selatan dan timur daerah penelitian, merupakan pasir hasil metasedimen dan terumbu karang.
Pantai tipe II adalah pantai berbakau, menempati bagian tenggara daerah penelitian dan merupakan endapan rawa dengan morfologi pedarataran.
Pantai tipe III merupakan pantai berbatuan menempati bagian timur dan utara daerah penelitian, merupakan singkapan batuan metasedimen dan batuan beku berumur Kapur yang berasal dari Formasi Bunguran.
Tipe pasang surut di perairan Pulau Laut-Sekatung adalah harian tunggal (diurnal tide).
Morfologi dasar laut perairan pantai sebelah barat dan timur berbeda, dimana sebelah barat dari garis pantai morfologinya curam sedangkan sebelah timur morfologinya landai.
Perubahan garis pantai dicirikan oleh erosi pantai dibagian barat dan akrasi dibagian timur.
Kata kunci: Pulau Laut-Sekatung, pulau terluar, karakteristik pantai
The Sekatung-Laut Island is one of the outer island of the Republic Indonesia which bordered with the East of Malaysia waters.
This island is located in the South China Sea as part of Natuna island and administratively within the Province of Riau islands.
The purpose of this study is to know the characteristic and typology of coastal area.
To support this purpose, the geology and geophysical survey method such as coastal mapping, sediment sampling, tide, current and bathymetry measurement have been done.
Based on these method, the coastal area of Sekatung-Sea island can be distinguished in to 3 type.
Coastal type I is a sand coast which is located in the south and east of the island where sand material is derived from meta-sediment rock and coral reef.
Coastal type II is a mangrove coast which is located in the south east of study area.
This coast is characterized by swamp deposits, mangrove plantation and plain area.
Coastal type III is a rocky coast.
This coast is characterized by the steep cliff of Cretaceous meta-sediment and volcanic rock of Bungaran Formation.
Tide characteristic of study area is diurnal tide and the maximum current velocity is about 1.
6 meter/second and is dominated by north direction.
The morphology of water coast at west coast is very steep and in the eastern part is very flat.
The coast line change is characterized by the erosion in the eastern part and akrasi to sable coast in the western part.
Key words: Laut-Sekatung island, outer island, coastal characteristic.
Related Results
MODEL DINAMIK TINGKAT KERENTANAN PANTAI PULAU POTERAN DAN GILI LAWAK KABUPATEN SUMENEP MADURA
MODEL DINAMIK TINGKAT KERENTANAN PANTAI PULAU POTERAN DAN GILI LAWAK KABUPATEN SUMENEP MADURA
<div class="WordSection1"><p><em>Pulau Poteran dan Pulau Gili Lawak Kabupaten Sumenep merupakan pulau-pulau kecil yang berada di sebelah barat Pulau Madura dengan...
DEFORMASI GELOMBANG PANTAI BAMBAHANO PASCA TSUNAMI PALU MENGGUNAKAN SOFTWARE SMS 11.2
DEFORMASI GELOMBANG PANTAI BAMBAHANO PASCA TSUNAMI PALU MENGGUNAKAN SOFTWARE SMS 11.2
Pantai Bambahano adalah salah satu pantai yang berada di Desa Sabang, Kecamatan Dampelas,
Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, sekitar 150 kilometer dari Kota Palu. Daerah pe...
RONA LINGKUNGAN GEOLOGI KELAUTAN DI PERAIRAN P. ROTE NUSA TENGGARA TIMUR
RONA LINGKUNGAN GEOLOGI KELAUTAN DI PERAIRAN P. ROTE NUSA TENGGARA TIMUR
Sejalan dengan perubahan Pulau Rote dari Pemerintahan Kecamatan menjadi Kabupaten, pembangunan infrastruktur pesisir dan sektor lainnya di pulau ini meningkat. Pembangunan tersebut...
Sengketa Wilayah Maritim di Laut Tiongkok Selatan
Sengketa Wilayah Maritim di Laut Tiongkok Selatan
Sengketa Laut Tiongkok Selatan merupakan sengketa terpanas di abad ke-21, dimana Tiongkok, Amerika Serikat dan sebagian besar anggota ASEAN terlibat secara tak langsung. Adapun 3 (...
Analisis Potensi Objek Wisata Pantai Binalatung Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara
Analisis Potensi Objek Wisata Pantai Binalatung Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara
Abstrak
Pariwisata merupakan salah satu sektor yang bisa di andalkan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) suatu wilayah. Kota Tarakan memiliki kondisi geografis ke...
Representasi Identitas Masyarakat Laut dalam Kumpulan Cerita Pendek Nelayan Itu Berhenti Melaut
Representasi Identitas Masyarakat Laut dalam Kumpulan Cerita Pendek Nelayan Itu Berhenti Melaut
Kumpulan cerpen Nelayan itu Berhenti Melaut karya Safar Banggai merupakan kumpulan dari 12 cerpen yang hampir seluruhnya erat dengan latar laut dan kemaritiman. Penceritaan yang di...
Penentuan Zona Interface pada Daerah Intrusi Air Laut di Kawasan Pantai Lovina
Penentuan Zona Interface pada Daerah Intrusi Air Laut di Kawasan Pantai Lovina
Intrusi air laut merupakan peristiwa masuknya air laut atau asin ke dalam air tanah. Salah satu kawasan yang terdampak peristiwa tersebut adalah Pantai Lovina. Hal ini disebabkan s...
COASTAL DYNAMICS OF SINGKAWANG, WEST KALIMANTAN
COASTAL DYNAMICS OF SINGKAWANG, WEST KALIMANTAN
Morphologically, Singkawang and adjacent area consist of zones beaches, undulating hills, and steep hills. Granitic rocks and alluvium as a based rock of Singkawang coasts. General...


