Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KEBENCANAAN GEOLOGI KELAUTAN DI BAGIAN UTARA PULAU OBI, MALUKU

View through CrossRef
Lokasi penelitian terletak di bagian utara pulau Obi, Maluku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji aspek kebencanaan geologi kelautan berupa pengumpulan data primer dan sekunder. Data primer meliputi hasil pengukuran kedalaman dan pemetaan karakteristik pantai. Data sekunder berupa energi gelombang yang dihitung melalui pendekatan energi fluks dari data angin di stasiun pengamatan Labuha/Taliabu tahun 2004 – 2013. Hasil penelitian berupa peta karakteristik pantai dan peta batimetri. Kedalaman daerah penelitian berkisar dari 0 sampai 310 meter dan perairan terdalam terletak di antara Pulau Obi dan Pulau Bisa. Kebencanaan geologi di Pulau Obi berupa banjir bandang, abrasi pantai dan tsunami.Kata kunci : kebencanaan geologi, energi fluks, banjir bandang, abrasi pantai dan tsunami, Pulau ObiThe study area is located on northern part of  Obi Island, Moluccas.  The research objective is to determine the potential of marine geological hazard by primary and secondary data collecting. Primary data consists of bathymetric and coastal characteristic mapping. Secondary data is from calculated wave energy flux by using wind data from Labuha / Taliabu observation stations (2004 – 2013). The result composed of coastal characteristic and bathymetric maps. The water depth range from 0 to 310 metres and the deepest part in between Obi and Bisa islands. The geological hazard on Obi Island consist of  flooding,coastal abrasion and tsunami.Keywords :  geological hazard, flux energy, flooding, coastal abrasion and tsunami, Obi Island
Title: KEBENCANAAN GEOLOGI KELAUTAN DI BAGIAN UTARA PULAU OBI, MALUKU
Description:
Lokasi penelitian terletak di bagian utara pulau Obi, Maluku.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji aspek kebencanaan geologi kelautan berupa pengumpulan data primer dan sekunder.
Data primer meliputi hasil pengukuran kedalaman dan pemetaan karakteristik pantai.
Data sekunder berupa energi gelombang yang dihitung melalui pendekatan energi fluks dari data angin di stasiun pengamatan Labuha/Taliabu tahun 2004 – 2013.
Hasil penelitian berupa peta karakteristik pantai dan peta batimetri.
Kedalaman daerah penelitian berkisar dari 0 sampai 310 meter dan perairan terdalam terletak di antara Pulau Obi dan Pulau Bisa.
Kebencanaan geologi di Pulau Obi berupa banjir bandang, abrasi pantai dan tsunami.
Kata kunci : kebencanaan geologi, energi fluks, banjir bandang, abrasi pantai dan tsunami, Pulau ObiThe study area is located on northern part of  Obi Island, Moluccas.
  The research objective is to determine the potential of marine geological hazard by primary and secondary data collecting.
Primary data consists of bathymetric and coastal characteristic mapping.
Secondary data is from calculated wave energy flux by using wind data from Labuha / Taliabu observation stations (2004 – 2013).
The result composed of coastal characteristic and bathymetric maps.
The water depth range from 0 to 310 metres and the deepest part in between Obi and Bisa islands.
The geological hazard on Obi Island consist of  flooding,coastal abrasion and tsunami.
Keywords :  geological hazard, flux energy, flooding, coastal abrasion and tsunami, Obi Island.

Related Results

KEPADATAN KUSKUS GENUS PHALANGER DAN IDENTIFIKASI TUMBUHAN PAKANNYA DI PULAU OBI
KEPADATAN KUSKUS GENUS PHALANGER DAN IDENTIFIKASI TUMBUHAN PAKANNYA DI PULAU OBI
Indonesia memiliki keanekaragaman fauna yang sangat tinggi. Kuskus merupakan marsupial Australia dari famili Phalangeridae yang penyebarannya cukup luas khususnya di bagian timur I...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Tinjauan Kontribusi Fosil dalam Penetapan Warisan Geologi
Tinjauan Kontribusi Fosil dalam Penetapan Warisan Geologi
Dokumen usulan penetapan situs warisan geologi dari Pemerintah Daerah Kota, Kabupaten dan Provinsi di Indonesia makin meningkat sejak beberapa tahun terakhir ini.Situs Warisan Geol...
Strategi Promosi Wisata Kemuseuman di Media Sosial
Strategi Promosi Wisata Kemuseuman di Media Sosial
Abstract. The Geology Museum utilizes Instagram social media as an information and promotional medium with the Instagram account name @museum_geologi which is used as a disseminati...
KARAKTERISTIK PANTAI PULAU LAUT-SEKATUNG (SALAH SATU PULAU TERLUAR NKRI)
KARAKTERISTIK PANTAI PULAU LAUT-SEKATUNG (SALAH SATU PULAU TERLUAR NKRI)
Pulau Laut-Sekatung adalah salah satu pulau terluar Negara Republik Indonesia yang berbatasan dengan perairan Malaysia Timur. Pulau ini terletak di laut Cina Selatan sebagai bagian...
MODEL DINAMIK TINGKAT KERENTANAN PANTAI PULAU POTERAN DAN GILI LAWAK KABUPATEN SUMENEP MADURA
MODEL DINAMIK TINGKAT KERENTANAN PANTAI PULAU POTERAN DAN GILI LAWAK KABUPATEN SUMENEP MADURA
<div class="WordSection1"><p><em>Pulau Poteran dan Pulau Gili Lawak Kabupaten Sumenep merupakan pulau-pulau kecil yang berada di sebelah barat Pulau Madura dengan...
Pengaruh Modal Sosial Terhadap Perkembangan Pariwisata di Kepulauan Riau
Pengaruh Modal Sosial Terhadap Perkembangan Pariwisata di Kepulauan Riau
Kepulauan Riau merupakan provinsi yang terdiri dari beberapa pulau diantaranya Pulau Batam, Pulau Bintan dan Pulau Karimun. Modal sosial merupakan serangkaian nilai dan norma infor...
RONA LINGKUNGAN GEOLOGI KELAUTAN DI PERAIRAN P. ROTE NUSA TENGGARA TIMUR
RONA LINGKUNGAN GEOLOGI KELAUTAN DI PERAIRAN P. ROTE NUSA TENGGARA TIMUR
Sejalan dengan perubahan Pulau Rote dari Pemerintahan Kecamatan menjadi Kabupaten, pembangunan infrastruktur pesisir dan sektor lainnya di pulau ini meningkat. Pembangunan tersebut...

Back to Top