Javascript must be enabled to continue!
KONSTRUKSI MAKNA DANDANG BAGI PENGANTIN PEREMPUAN Studi Fenomenologi Tentang Konstruksi Makna Dandang Bagi Pengantin Perempuan Dalam Prosesi Seserahan Pada Upacara Pernikahan di Kabupaten Bekasi
View through CrossRef
Abstrak Dandang adalah sebuah benda yang digunakan untuk menanak nasi yang saat ini fungsinya tekah digantikan oleh rice cooker. Perempuan dalam penelitian fenomenologi berikut ini menceritakan bagaimana mereka memaknai dandang dalam prosesi pernikahan di Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif tradisi fenomenologi, yang menjadi naras umber dalam penelitian ini terdiri dari 4 pengantin perempuan yang menjadikan dandang sebagai salah satu persyaratan seserahannya. Hasil dari penelitian ini adalah Pengantin perempuan yang dibawakan dandang sebagai seserahan bermakna sebagai perempuan yang masih perawan/gadis/belum menikah dan sebagai perempuan yang akan disejahterakan oleh suaminyaKata Kunci : Komunikasi Budaya, Perempuan dan pernikahan, Simbol komunikasi perempuan
LPPM Universitas Singaperbangsa Karawang - Research Department in Indonesia University
Title: KONSTRUKSI MAKNA DANDANG BAGI PENGANTIN PEREMPUAN Studi Fenomenologi Tentang Konstruksi Makna Dandang Bagi Pengantin Perempuan Dalam Prosesi Seserahan Pada Upacara Pernikahan di Kabupaten Bekasi
Description:
Abstrak Dandang adalah sebuah benda yang digunakan untuk menanak nasi yang saat ini fungsinya tekah digantikan oleh rice cooker.
Perempuan dalam penelitian fenomenologi berikut ini menceritakan bagaimana mereka memaknai dandang dalam prosesi pernikahan di Kabupaten Bekasi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif tradisi fenomenologi, yang menjadi naras umber dalam penelitian ini terdiri dari 4 pengantin perempuan yang menjadikan dandang sebagai salah satu persyaratan seserahannya.
Hasil dari penelitian ini adalah Pengantin perempuan yang dibawakan dandang sebagai seserahan bermakna sebagai perempuan yang masih perawan/gadis/belum menikah dan sebagai perempuan yang akan disejahterakan oleh suaminyaKata Kunci : Komunikasi Budaya, Perempuan dan pernikahan, Simbol komunikasi perempuan.
Related Results
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
KOMUNIKASI TRANSENDENTAL NYENUK DALAM UPACARA NGENTEG LINGGIH DI PURA DESA, DESA PELAGA, KECAMATAN PETANG, KABUPATEN BADUNG
KOMUNIKASI TRANSENDENTAL NYENUK DALAM UPACARA NGENTEG LINGGIH DI PURA DESA, DESA PELAGA, KECAMATAN PETANG, KABUPATEN BADUNG
ABSTRAK
Komunikasi transendental nyenuk merupakan rangkaian dari upacara ngenteg linggih yang dilaksanakan oleh masyarakat setelah pemabngunan atau mepugaran pura...
PENGGUNAAN PALAKIWA DALAM UPACARA NGABEN DI DESA ADAT KULUB KECAMATAN TAMPAKSIRING KABUPATEN GIANYAR
PENGGUNAAN PALAKIWA DALAM UPACARA NGABEN DI DESA ADAT KULUB KECAMATAN TAMPAKSIRING KABUPATEN GIANYAR
Dalam mewujudkan rasa bhakti memuja kebesaran Tuhan, masyarakat di Desa Adat Kulub Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, melakukan upacara pitra yadnya yang dimana di dalam...
HUBUNGAN STATUS EKONOMI TERHADAP PERNIKAHAN DINI PADA PEREMPUAN DI PERDESAAN INDONESIA
HUBUNGAN STATUS EKONOMI TERHADAP PERNIKAHAN DINI PADA PEREMPUAN DI PERDESAAN INDONESIA
Abstract
Background: Early marriage practice in Indonesia is more often found in rural than in urban areas.
Objective: The aim of this study is to examine the relationship of socio...
Konstruksi Makna Nikah Muda pada Pasangan Nikah Muda di Jawa Barat
Konstruksi Makna Nikah Muda pada Pasangan Nikah Muda di Jawa Barat
Abstract.In Islam, it is obligatory to marry when you are physically and mentally able,but if you are not able to carry out marriage, it is recommended to replace the restraintof l...
Komunikasi Kelompok Adat Behantat Pernikahan di Desa Kuang Dalam Kecamatan Rambang Kuang Kabupaten Ogan Ilir
Komunikasi Kelompok Adat Behantat Pernikahan di Desa Kuang Dalam Kecamatan Rambang Kuang Kabupaten Ogan Ilir
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui proses komunikasi kelompok adat Behantat pernikahan di Desa Kuang Dalam Kecamatan Rambang Kuang Kabupaten Ogan Ilir dan faktor-faktor yang...
Persepsi Alumni Program Studi Pendidikan Tata Rias Terhadap Kesesuaian Kurikulum Tata Rias Dengan Kompetensi Modifikasi Rias Pengantin Yogya Putri
Persepsi Alumni Program Studi Pendidikan Tata Rias Terhadap Kesesuaian Kurikulum Tata Rias Dengan Kompetensi Modifikasi Rias Pengantin Yogya Putri
Kurikulum merupakan satu hal penting dalam dunia pendidikan, dimana kurikulum menjadi seperangkat alat dan pedoman di dalam penyelenggaraan kegiatan pembelajaran. Penyusunan kuriku...
Eksistensi Digital Wedding Di Era Disrupsi Dalam Maqashid Syariah
Eksistensi Digital Wedding Di Era Disrupsi Dalam Maqashid Syariah
Abstract
The era of disruption has presented a new phenomenon in wedding procedures, namely digital weddings. The emergence of digital marriage raises questions about its validity...

