Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH AKTIFITAS FISIK TERHADAP RISIKO DEMENSIA PADA LANSIA HIPERTENSI

View through CrossRef
Pendahuluan.Lansia dengan hipertensi berisiko tinggi mengalami gangguan kognitif dan demensia. Melakukan aktivitas fisik rutin secara teratur dapat memperlambat gangguan kognitif dan risiko demensia pada lansia. Tujuan. Penelitian ini adalah menganalisis pengaruh aktivitas fisik terhadap risiko demensia pada lansia hipertensi. Metode.Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional), serta menganalisis data menggunakan regresi linear sederhana untuk mengevaluasi hubungan antara variabel. Pemilihan sampel dilakukan secara purposive, dengan melibatkan 100 lanjut usia penderita hipertensi sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner PASE (Physical Activity Scale for Elderly) dan MMSE (Mini Mental State Examination) yang telah disusun berdasarkan indikator penelitian. Hasil. Penelitian didapatkan: ada pengaruh signifikan antara aktivitas fisik terhadap risiko demensia pada lansia hipertensi. Setiap peningkatan 1 skor aktifitas fisik akan mencegah risiko demensia pada lansia hipertensi sebesar 0.132. Variabel aktivitas fisik mampu menjelaskan 48% dari variasi risiko demensia pada lansia. Kesimpulan. Aktivitas fisik mempengaruhi risiko demensia pada lansia hipertensi. Saran: diharapkan perlu edukasi terkait pencegahan demensia pada lansia hipertensi. Kata kunci:aktifitas fisik,risiko demensia, lansia
Title: PENGARUH AKTIFITAS FISIK TERHADAP RISIKO DEMENSIA PADA LANSIA HIPERTENSI
Description:
Pendahuluan.
Lansia dengan hipertensi berisiko tinggi mengalami gangguan kognitif dan demensia.
Melakukan aktivitas fisik rutin secara teratur dapat memperlambat gangguan kognitif dan risiko demensia pada lansia.
Tujuan.
Penelitian ini adalah menganalisis pengaruh aktivitas fisik terhadap risiko demensia pada lansia hipertensi.
Metode.
Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional), serta menganalisis data menggunakan regresi linear sederhana untuk mengevaluasi hubungan antara variabel.
Pemilihan sampel dilakukan secara purposive, dengan melibatkan 100 lanjut usia penderita hipertensi sebagai responden.
Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner PASE (Physical Activity Scale for Elderly) dan MMSE (Mini Mental State Examination) yang telah disusun berdasarkan indikator penelitian.
Hasil.
Penelitian didapatkan: ada pengaruh signifikan antara aktivitas fisik terhadap risiko demensia pada lansia hipertensi.
Setiap peningkatan 1 skor aktifitas fisik akan mencegah risiko demensia pada lansia hipertensi sebesar 0.
132.
Variabel aktivitas fisik mampu menjelaskan 48% dari variasi risiko demensia pada lansia.
Kesimpulan.
Aktivitas fisik mempengaruhi risiko demensia pada lansia hipertensi.
Saran: diharapkan perlu edukasi terkait pencegahan demensia pada lansia hipertensi.
Kata kunci:aktifitas fisik,risiko demensia, lansia.

Related Results

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Latihan Senam Lansia Dengan Hipertensi Untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Latihan Senam Lansia Dengan Hipertensi Untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan
Latar Belakang: Lanjut Usia (Lansia) sebuah proses bertambahnya usia disertai adanya penurunan fungsi organ tubuh pada lansia, seiring meningkatnya usia, terjadi perubahan dalam st...
PENINGKATAN PENGETAHUAN DALAM MENGONTROL REGULASI TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI RT 03 RW 08 GIRILAYA SURABAYA
PENINGKATAN PENGETAHUAN DALAM MENGONTROL REGULASI TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI RT 03 RW 08 GIRILAYA SURABAYA
Abstrak Meningkatnya faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) yaitu disebabkan oleh meningkatnya tekanan darah, gula darah, indeks massa tubuh atau obesitas, pola makan yang tida...
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI MASYARAKAT
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI MASYARAKAT
Latar belakang: Lansia merupakan kelompok usia 60 tahun ke atas dimana telah mengalami penurunan kemampuan tubuh untuk beradaptasi dengan stress lingkungan. Peningkatan usia yang d...
Lansia Sehat dan Aktif di Kecamatan Mijen Semarang Jawa Tengah
Lansia Sehat dan Aktif di Kecamatan Mijen Semarang Jawa Tengah
Lansia merupakan bagian dari masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus berkaitan dengan Kesehatan. Seseorang yang menuju ke fase lansia akan merasakan perubahan seperti kemundur...
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Hipertensi
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Hipertensi
Hipertensi masih merupakan masalah kesehatan yang penting. Prevalensi hipertensi nasional di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebesar 35,8% dengan proporsi kasus hipertensi yang te...
PENDAMPINGAN LANSIA DALAM PENCEGAHAN KOMPLIKASI HIPERTENSI
PENDAMPINGAN LANSIA DALAM PENCEGAHAN KOMPLIKASI HIPERTENSI
ABSTRAKHipertensi adalah penyakit kronis yang umum di seluruh dunia dan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Penyebab utama penyakit ini yaitu faktor genetika, perilaku dan...

Back to Top