Javascript must be enabled to continue!
Meditasi Untuk Mengatasi Stres Pada Mahasiswa Tingkat Akhir
View through CrossRef
Stres adalah suatu kondisi yang dirasakan mahaiswa tingkat akhir dalam proses pengerjaan skripsi yang menjadi salah satu syarat kelulusan yang wajib ditempuh untuk mendapatkan gelar sarjana. Yoga merupakan cara yang digunakan untuk menyembuhkan atau menghilangkan berbagi gangguan dalam kesehatan baik itu kesehatan mental, fisik maupun rohani. Yoga memiliki delapan tahapan yang disebut dengan astangga yoga salah satunya dhyana (meditasi). Meditasi yang berarti pemusatan pikiran merupakan salah satu pengobatan yang dipilih untuk mengatasi stres pada mahasiswa. Tujuan penelitian iniuntuk mengetahui meditasi, tata laksana meditasi dan implikasi meditasi kepada mahasiswa tingkat akhir. Jenis penelitian ini kualitatif menggunakan metode Snowball Sampling dengan menggunakan teori yoga, teori fenomenologi, teori fungsionalisme struktural serta pendekatan Ayurweda, khususnya Bhuta Vidya. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa meditasi dapat mengatasi stres pada mahasiswa tingkat akhir karena meditasi dapat memfokuskan napas yang mampu memusatkan pikiran pada satu objek sehingga sangat efektif dalam menurunkan stres yang dialami oleh mahasiswa tingkat akhir dalam menyelesaikan skripsi. Tata laksana meditasi yaitu menyiapakan alat-alat, doa pembuka, melakukan yoga asanas, savasana, meditasi dilakukan dengan memilih sikap padmasana, ardha padmasana, sidhasana, atau sukhasana, melepaskan pikiran dari objek di luar tubuh, memfokuskan pernapasan, memberikan afirmasi positif, mengakhiri meditasi dengan tarik napas panjang dan doa penutup. Implikasi dari meditasi yaitu membuat perasaan menjadi tenang, nyaman, dan Bahagia, mampu berpikir positif, dan meningkatkan kualitas tidur.
Title: Meditasi Untuk Mengatasi Stres Pada Mahasiswa Tingkat Akhir
Description:
Stres adalah suatu kondisi yang dirasakan mahaiswa tingkat akhir dalam proses pengerjaan skripsi yang menjadi salah satu syarat kelulusan yang wajib ditempuh untuk mendapatkan gelar sarjana.
Yoga merupakan cara yang digunakan untuk menyembuhkan atau menghilangkan berbagi gangguan dalam kesehatan baik itu kesehatan mental, fisik maupun rohani.
Yoga memiliki delapan tahapan yang disebut dengan astangga yoga salah satunya dhyana (meditasi).
Meditasi yang berarti pemusatan pikiran merupakan salah satu pengobatan yang dipilih untuk mengatasi stres pada mahasiswa.
Tujuan penelitian iniuntuk mengetahui meditasi, tata laksana meditasi dan implikasi meditasi kepada mahasiswa tingkat akhir.
Jenis penelitian ini kualitatif menggunakan metode Snowball Sampling dengan menggunakan teori yoga, teori fenomenologi, teori fungsionalisme struktural serta pendekatan Ayurweda, khususnya Bhuta Vidya.
Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa meditasi dapat mengatasi stres pada mahasiswa tingkat akhir karena meditasi dapat memfokuskan napas yang mampu memusatkan pikiran pada satu objek sehingga sangat efektif dalam menurunkan stres yang dialami oleh mahasiswa tingkat akhir dalam menyelesaikan skripsi.
Tata laksana meditasi yaitu menyiapakan alat-alat, doa pembuka, melakukan yoga asanas, savasana, meditasi dilakukan dengan memilih sikap padmasana, ardha padmasana, sidhasana, atau sukhasana, melepaskan pikiran dari objek di luar tubuh, memfokuskan pernapasan, memberikan afirmasi positif, mengakhiri meditasi dengan tarik napas panjang dan doa penutup.
Implikasi dari meditasi yaitu membuat perasaan menjadi tenang, nyaman, dan Bahagia, mampu berpikir positif, dan meningkatkan kualitas tidur.
Related Results
Harmonisasi Keragaman dalam Komunitas Meditasi Kesadaran di Wihara Mendut
Harmonisasi Keragaman dalam Komunitas Meditasi Kesadaran di Wihara Mendut
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keharmonisan dalam keragaman komunitas Meditasi Kesadaran di Wihara Mendut. Komunitas Meditasi Kesadaran di Wihara Mendut memiliki an...
Harmonisasi Keragaman dalam Komunitas Meditasi Kesadaran di Wihara Mendut
Harmonisasi Keragaman dalam Komunitas Meditasi Kesadaran di Wihara Mendut
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keharmonisan dalam keragaman komunitas Meditasi Kesadaran di Wihara Mendut. Komunitas Meditasi Kesadaran di Wihara Mendut memiliki an...
Hubungan Antara Tingkat Stress Dengan Kualitas Tidur Pada Mahaiswa ITSK Dr Rs Soepraoen
Hubungan Antara Tingkat Stress Dengan Kualitas Tidur Pada Mahaiswa ITSK Dr Rs Soepraoen
Latar Belakang: Mahasiswa berada pada fase dewasa awal yang ditandai dengan berbagai tuntutan akademik dan penyesuaian sosial. Beban akademik yang tinggi, jadwal perkuliahan yang p...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Teori dan Praktik Vipassanā Bhāvanā
Teori dan Praktik Vipassanā Bhāvanā
Meditasi Vipassāna Bhāvāna merupakan praktik meditasi yang sangat penting dalam ajaran Buddha, namun seringkali disalahpahami. Artikel ini bertujuan untuk mengklarifikasi konsep da...
PENGARUH SENAM OTAK (BRAIN GYM) TERHADAP TINGKAT STRES MAHASISWA (STUDI DILAKUKAN PADA MAHASISWA SEMESTER 8 PRODI KEPERAWATAN STIKES WIRA MEDIKA BALI)
PENGARUH SENAM OTAK (BRAIN GYM) TERHADAP TINGKAT STRES MAHASISWA (STUDI DILAKUKAN PADA MAHASISWA SEMESTER 8 PRODI KEPERAWATAN STIKES WIRA MEDIKA BALI)
Selama proses penyusunan skripsi mahasiswa ditantang dan dilatih untuk melakukan serangkaian kegiatan yang bersifat ilmiah yang menguji suatu teori dan memecahkan suatu permasalaha...
POLA STRES PADA MAHASISWA PRAKTIKUM
POLA STRES PADA MAHASISWA PRAKTIKUM
Abstraksi Jumlah mahasiswa yang mengalami stres meningkat setiap semester. Respon stres dari setiap mahasiswa berbeda, Respon tersebut tergantung pada kondisi kesehatan, kepribadi...

