Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Health Literacy Terhadap Perilaku Pencegahan Penggunaan Napza Melalui Psychological Well-Being Pada Remaja SMK

View through CrossRef
Pengguna Napza banyak dilakukan oleh remaja atau kelompok usia muda, hal ini tidak lepas dari sifat remaja yang mempunyai rasa ingin tahu yang besar terhadap Napza dan keinginan untuk mencobanya. Faktor lainnya seorang remaja menyalahgunakan Napza dikarenakan adanya masalah-masalah mental atau masalah psikologis yang terjadi pada dirinya atau dikenal dengan istilah psychological well-being. Disisi lain memiliki kecakapan health literacy merupakan kebutuhan seluruh individu sebab setiap individu selalu dihadapkan dengan situasi yang menuntutnya membuat keputusan yang berhubungan dengan kesehatan serta mengaplikasikannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh health literacy terhadap perilaku pencegahan penggunaan Napza melalui psychological well-being sebagai variabel intervening pada remaja SMK di Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan metode survei yang bersifat kausal dan dilaksanakan di SMK Negeri yang terdapat di Kabupaten Gowa. Populasi dalam penelitian ini ialah siswa SMK Negeri yang terdapat di Kabupaten Gowa dengan jumlah sampel sebanyak 99 orang siswa berdasarkan rumus slovin yang dalam memperolehnya menggunakan teknik culter random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ialah kuesioner skala likeart dan untuk teknik analisis data yang digunakan ialah path analysis (analisis jalur). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1) terdapat pengaruh langsung health literacy terhadap perilaku pencegahan penggunaan Napzah pada remaja SMK di Kabupaten Gowa dan signifikan, 2) terdapat pengaruh langsung psychological well-being terhadap perilaku pencegahan penggunaan Napzah pada remaja SMK di Kabupaten Gowa dan signifikan, 3) terdapat pengaruh langsung health literacy terhadap psychological well-being pada remaja SMK di Kabupaten Gowa dan signifikan, 4) terdapat pengaruh tidak langsung health literacy terhadap terhadap perilaku pencegahan penggunaan Napzah melalui psychological well-being pada remaja SMK di Kabupaten Gowa.
Title: Pengaruh Health Literacy Terhadap Perilaku Pencegahan Penggunaan Napza Melalui Psychological Well-Being Pada Remaja SMK
Description:
Pengguna Napza banyak dilakukan oleh remaja atau kelompok usia muda, hal ini tidak lepas dari sifat remaja yang mempunyai rasa ingin tahu yang besar terhadap Napza dan keinginan untuk mencobanya.
Faktor lainnya seorang remaja menyalahgunakan Napza dikarenakan adanya masalah-masalah mental atau masalah psikologis yang terjadi pada dirinya atau dikenal dengan istilah psychological well-being.
Disisi lain memiliki kecakapan health literacy merupakan kebutuhan seluruh individu sebab setiap individu selalu dihadapkan dengan situasi yang menuntutnya membuat keputusan yang berhubungan dengan kesehatan serta mengaplikasikannya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh health literacy terhadap perilaku pencegahan penggunaan Napza melalui psychological well-being sebagai variabel intervening pada remaja SMK di Kabupaten Gowa.
Penelitian ini menggunakan metode survei yang bersifat kausal dan dilaksanakan di SMK Negeri yang terdapat di Kabupaten Gowa.
Populasi dalam penelitian ini ialah siswa SMK Negeri yang terdapat di Kabupaten Gowa dengan jumlah sampel sebanyak 99 orang siswa berdasarkan rumus slovin yang dalam memperolehnya menggunakan teknik culter random sampling.
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ialah kuesioner skala likeart dan untuk teknik analisis data yang digunakan ialah path analysis (analisis jalur).
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1) terdapat pengaruh langsung health literacy terhadap perilaku pencegahan penggunaan Napzah pada remaja SMK di Kabupaten Gowa dan signifikan, 2) terdapat pengaruh langsung psychological well-being terhadap perilaku pencegahan penggunaan Napzah pada remaja SMK di Kabupaten Gowa dan signifikan, 3) terdapat pengaruh langsung health literacy terhadap psychological well-being pada remaja SMK di Kabupaten Gowa dan signifikan, 4) terdapat pengaruh tidak langsung health literacy terhadap terhadap perilaku pencegahan penggunaan Napzah melalui psychological well-being pada remaja SMK di Kabupaten Gowa.

Related Results

Pengalaman Mantan Penggunadalam Penyalahgunaan Napza Suntik
Pengalaman Mantan Penggunadalam Penyalahgunaan Napza Suntik
Kasus penyalahgunaan NAPZA khususnya NAPZA suntik mengalami peningkatan. Kecenderungan peningkatan tersebuttercermin dalam peningkatan kasus NAPZA suntik di Kota Palembang. Penelit...
Hubungan Perilaku Remaja Terhadap Pencegahan HIV/AIDS SMAN 1 Lasusua Kolaka Utara
Hubungan Perilaku Remaja Terhadap Pencegahan HIV/AIDS SMAN 1 Lasusua Kolaka Utara
Hubungan   seksual   yang dilakukan   pada   usia   yang   sangat   muda meningkatkan kemungkinan seseorang terinfeksi HIV, terutama   jika melibatkan pasangan seksual yang beresik...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI ANTARPRIBADI ORANG TUA DALAM MENGATASI PERILAKU MENYIMPANG PADA REMAJA DI KOTA LHOKSEUMAWE
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI ANTARPRIBADI ORANG TUA DALAM MENGATASI PERILAKU MENYIMPANG PADA REMAJA DI KOTA LHOKSEUMAWE
Dalam fase perkembangan remaja, remaja sering mengalami berbagai tantangan, salah satu tantangan yang sering dihadapi remaja adalah munculnya perilaku menyimpang. Perilaku menyimpa...
PENYULUHAN GENRE ORANG MUDA HARAPAN BANGSA
PENYULUHAN GENRE ORANG MUDA HARAPAN BANGSA
ABSTRAK Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Menurut WHO batasan usia remaja adalah 10 tahun hingga 19 tahun. Batasan usia remaja yang digunak...
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Berisiko terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Berisiko terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja
Adolescent reproductive health is a healthy condition involving the reproductive systems, functions, components and processes possessed by adolescents. Adolescents who are unable t...
HUBUNGAN JENIS KELAMIN TERHADAP MOTIVASI REMAJA DALAM MELAKSANAKAN PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN DI MASA COVID - 19
HUBUNGAN JENIS KELAMIN TERHADAP MOTIVASI REMAJA DALAM MELAKSANAKAN PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN DI MASA COVID - 19
ABSTRAK Kasus terkonfirmasi COVID-19 pada seluruh rentang usia khususnya pada remaja tidak dapat dihindari. Perlu adanya motivasi dari remaja untuk melakukan perilaku 3M sebagai up...

Back to Top