Javascript must be enabled to continue!
Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Antibiotik pada Pasien Demam Tifoid di RS SMC Periode 2017
View through CrossRef
Penyakit demam tifoid merupakan infeksi akut pada usus halus dengan gejala demam lebih dari satu minggu yang mengakibatkan gangguan pencernaan dan dapat menurunkan tingkat kesadaran. Pengobatan demam tifoid dapat dilakukan dengan cara pemberian terapi antibiotik. Penggunaan antibiotik dengan biaya yang relatif tinggi belum tentu bisa menjamin efektivitas kesembuhan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas biaya antibiotik dari pasien demam tifoid di Rumah Sakit Samarinda Medika Citra periode 2017. Metode pengumpulan data dilakukan secara retrospektif berdasarakan catatan rekam medis pasien demam tifoid yang di rawat inap periode Januari hingga Desember 2017. Data efektivitas biaya pengobatan antibiotik dianalisis dengan nilai ACER. Hasil penelitian dari 79 pasien menunjukkan bahwa penderita demam tifoid terbanyak diderita oleh perempuan dengan persentase 53,16 % dan berusia usia 6 hingga 11 tahun dan 26 hingga 35 tahun dengan persentase yang sama sebanyak 17,72 % dengan lama rawat inap 4 hari dan obat antibiotik yang memiliki efektivitas lebih baik adalah ampisilin yang dapat menurunkan suhu demam sebesar 36,70 ºC dengan biaya Rp. 46,695.77 selama 4,3 hari dengan nilai ACER yaitu Rp. 398,543.00.
Universitas Mulawarman
Title: Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Antibiotik pada Pasien Demam Tifoid di RS SMC Periode 2017
Description:
Penyakit demam tifoid merupakan infeksi akut pada usus halus dengan gejala demam lebih dari satu minggu yang mengakibatkan gangguan pencernaan dan dapat menurunkan tingkat kesadaran.
Pengobatan demam tifoid dapat dilakukan dengan cara pemberian terapi antibiotik.
Penggunaan antibiotik dengan biaya yang relatif tinggi belum tentu bisa menjamin efektivitas kesembuhan pasien.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas biaya antibiotik dari pasien demam tifoid di Rumah Sakit Samarinda Medika Citra periode 2017.
Metode pengumpulan data dilakukan secara retrospektif berdasarakan catatan rekam medis pasien demam tifoid yang di rawat inap periode Januari hingga Desember 2017.
Data efektivitas biaya pengobatan antibiotik dianalisis dengan nilai ACER.
Hasil penelitian dari 79 pasien menunjukkan bahwa penderita demam tifoid terbanyak diderita oleh perempuan dengan persentase 53,16 % dan berusia usia 6 hingga 11 tahun dan 26 hingga 35 tahun dengan persentase yang sama sebanyak 17,72 % dengan lama rawat inap 4 hari dan obat antibiotik yang memiliki efektivitas lebih baik adalah ampisilin yang dapat menurunkan suhu demam sebesar 36,70 ºC dengan biaya Rp.
46,695.
77 selama 4,3 hari dengan nilai ACER yaitu Rp.
398,543.
00.
Related Results
Studi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Demam Tifoid di RS SMC Periode 2017
Studi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Demam Tifoid di RS SMC Periode 2017
Penyakit demam tifoid merupakan infeksi akut pada usus halus yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi dengan gejala demam lebih dari satu minggu. Terapi utama pengobatan demam...
Faktor Risiko Kejadian Demam Tifoid di Indonesia 2018–2022: Literature Review
Faktor Risiko Kejadian Demam Tifoid di Indonesia 2018–2022: Literature Review
Demam tifoid merupakan penyakit infeksi menular, disebabkan oleh bakteri Salmonella enterica serovar typhi (S.typhi) dan Salmonella enterica serovar enteridis (S.enteridis) yang me...
Efektifitas Antibiotik pada Pasien Ulkus Kaki Diabetik
Efektifitas Antibiotik pada Pasien Ulkus Kaki Diabetik
Pasien Infeksi ulkus kaki diabetik memerlukan penggunaan antibiotik, antibiotik yang sering digunakan mempunyai sensitifitas rendah dan beberapa pasien pada penggunaannya dalam kea...
PENERAPAN TERAPI BERMAIN MEWARNAI UNTUK MENGONTROL ANSIETAS ANAK USIA PRA SEKOLAH DENGAN DEMAM TIFOID YANG MENDAPATKAN PERAWATAN DI RUMAH SAKIT
PENERAPAN TERAPI BERMAIN MEWARNAI UNTUK MENGONTROL ANSIETAS ANAK USIA PRA SEKOLAH DENGAN DEMAM TIFOID YANG MENDAPATKAN PERAWATAN DI RUMAH SAKIT
Latar Belakang: Demam Tifoid merupakan penyakit pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh bakteri Sallmonella Typhi. Penyakit ini banyak terjadi pada anak usia tahap pra sekola...
Penilaian Pengetahuan, Persepsi Dan Kepercayaan Masyarakat Kota Medan Terhadap Penggunaan Antibiotik
Penilaian Pengetahuan, Persepsi Dan Kepercayaan Masyarakat Kota Medan Terhadap Penggunaan Antibiotik
Antibiotik merupakan salah satu jenis obat yang sering digunakan dalam pengobatan penyakit. Resistensi terhadap antibiotik menjadi masalah besar diseluruh dunia. Resistensi terhada...
Hubungan Pengetahuan terhadap Sikap dan Perilaku Penggunaan Antibiotik pada Mahasiswa Medis dan Kesehatan Universitas Jember
Hubungan Pengetahuan terhadap Sikap dan Perilaku Penggunaan Antibiotik pada Mahasiswa Medis dan Kesehatan Universitas Jember
Antibiotik merupakan obat yang penggunaannya harus berdasarkan resep dokter. Penggunaan antibiotik tanpa resep di masyarakat relatif tinggi. Penggunaan antibiotik yang tepat dipeng...
Penggunaan Antibiotik yang Paling Hemat Biaya pada Pasien COVID-19: Studi Analisis Minimalisasi Biaya di Rumah Sakit
Penggunaan Antibiotik yang Paling Hemat Biaya pada Pasien COVID-19: Studi Analisis Minimalisasi Biaya di Rumah Sakit
Latar Belakang: COVID-19 merupakan penyakit yang menyerang sistem pernafasan yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Corona Virus-2 (SARS-CoV-2). Salah satu pe...
EDUKASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK RASIONAL DI DESA PESISIR WAWORAHA KECAMATAN SOROPIA KONAWE SELATAN SULAWESI TENGGARA
EDUKASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK RASIONAL DI DESA PESISIR WAWORAHA KECAMATAN SOROPIA KONAWE SELATAN SULAWESI TENGGARA
Penggunaan antibiotik di indikasikan untuk infeksi bakteri, namun dalam praktek penggunaanya di masyarakat masih banyak dijumpai tidak rasional. Hal ini dapat menyebabkan resistens...

