Javascript must be enabled to continue!
Multilevel Thresholding Segmentasi Citra Warna Menggunakan Logarithmic Decreasing Inertia Weight Particle Swarm Optimization
View through CrossRef
Permasalahan utama dari segmentasi citra warna adalah tidak semua metode segmentasi citra yang ada saat ini dapat digunakan secara langsung seperti halnya pada citra gray scale. Maka dari itu diperlukan suatu teknik yang tepat untuk melakukan segmentasi warna. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik segmentasi multilevel thresholding dengan menggunakan suatu bobot inersia logarithm decreasing particle swarm optimization (LogPSO). Bobot inersia Nilai threshold optimal diperoleh dengan cara memaksimalkan fungsi objektif Otsu. Teknik yang diusulkan mengurangi waktu perhitungan untuk perhitungan threshold optimum didasarkan pada multilevel thresholding yang diujikan pada 8 citra warna standar. Suatu analisis perbandingan secara detail dengan bobot inersia lainnya yang didasarkan pada multilevel thresholding yakni constant particle swarm optimization (CPSO), menunjukkan hasil kinerja yang lebih baik pada metode yang diusulkan. Kinerja segmentasi citra warna dalam penelitian ini didasarkan pada peak signal to noise ratio (PSNR), mean, standar deviasi fitness, structural similarity index measure (SSIM), mean square of error (MSE) serta waktu perhitungannya. Algoritma LogPSO menunjukkan hasil yang lebih baik pada keseluruhan parameter tersebut kecuali pada waktu penghitungan. Algoritma LogPSO lebih lama waktu perhitungannya dibandingkan dengan CPSO.
Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Title: Multilevel Thresholding Segmentasi Citra Warna Menggunakan Logarithmic Decreasing Inertia Weight Particle Swarm Optimization
Description:
Permasalahan utama dari segmentasi citra warna adalah tidak semua metode segmentasi citra yang ada saat ini dapat digunakan secara langsung seperti halnya pada citra gray scale.
Maka dari itu diperlukan suatu teknik yang tepat untuk melakukan segmentasi warna.
Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik segmentasi multilevel thresholding dengan menggunakan suatu bobot inersia logarithm decreasing particle swarm optimization (LogPSO).
Bobot inersia Nilai threshold optimal diperoleh dengan cara memaksimalkan fungsi objektif Otsu.
Teknik yang diusulkan mengurangi waktu perhitungan untuk perhitungan threshold optimum didasarkan pada multilevel thresholding yang diujikan pada 8 citra warna standar.
Suatu analisis perbandingan secara detail dengan bobot inersia lainnya yang didasarkan pada multilevel thresholding yakni constant particle swarm optimization (CPSO), menunjukkan hasil kinerja yang lebih baik pada metode yang diusulkan.
Kinerja segmentasi citra warna dalam penelitian ini didasarkan pada peak signal to noise ratio (PSNR), mean, standar deviasi fitness, structural similarity index measure (SSIM), mean square of error (MSE) serta waktu perhitungannya.
Algoritma LogPSO menunjukkan hasil yang lebih baik pada keseluruhan parameter tersebut kecuali pada waktu penghitungan.
Algoritma LogPSO lebih lama waktu perhitungannya dibandingkan dengan CPSO.
Related Results
ENKRIPSI DAN DEKRIPSI CITRA MENGGUNAKAN METODE FRAKTAL
ENKRIPSI DAN DEKRIPSI CITRA MENGGUNAKAN METODE FRAKTAL
Enkripsi citra dengan metode fraktal adalah proses penyandian yang mengubah citra asli (plain image) menjadi citra yang tidak bisa dimengerti (cipher image) dengan menggunakan citr...
Between hard and soft thresholding: optimal iterative thresholding algorithms
Between hard and soft thresholding: optimal iterative thresholding algorithms
AbstractIterative thresholding algorithms seek to optimize a differentiable objective function over a sparsity or rank constraint by alternating between gradient steps that reduce ...
SEGMENTASI METODE PARTICLE SWARM OPTIMIZATION PADA PENDETEKSI CITRA TANGAN
SEGMENTASI METODE PARTICLE SWARM OPTIMIZATION PADA PENDETEKSI CITRA TANGAN
Perkembangan teknologi sudah sedemikian memberikan pengaruh besar terhadap aspek kehidupan manusia. Salah satu teknologi ini termasuk adanya pengolahan citra digital. Citra sebagai...
Implementasi Euclidean Distance dan Segmentasi K-Means Clustering Pada Identifikasi Citra Jeruk Nipis
Implementasi Euclidean Distance dan Segmentasi K-Means Clustering Pada Identifikasi Citra Jeruk Nipis
Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) adalah buah kecil yang berasal dari Asia Tenggara dan dikenal luas karena aroma dan rasa asamnya. Buah ini memiliki berbagai manfaat kesehatan dan...
PERBANDINGAN RUANG WARNA RGB, HSV DAN YCBCR UNTUK SEGMENTASI CITRA IKAN KEMBUNG MENGGUNAKAN K-MEANS CLUSTERING
PERBANDINGAN RUANG WARNA RGB, HSV DAN YCBCR UNTUK SEGMENTASI CITRA IKAN KEMBUNG MENGGUNAKAN K-MEANS CLUSTERING
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk morfologi dari ikan kembung melalui proses segmentasi data citra. Namun, pada kenyataannya terdapat banyak sekali tantangan atau ...
PENGGUNAAN CITRA HIMPUNAN JULIA SEBAGAI CITRA SAMPUL UNTUK MENYEMBUNYIKAN CITRA RAHASIA
PENGGUNAAN CITRA HIMPUNAN JULIA SEBAGAI CITRA SAMPUL UNTUK MENYEMBUNYIKAN CITRA RAHASIA
Steganografi dengan metode fraktal (fractal steganography) adalah teknik menyembunyikan informasi atau pesan, yang dapat berupa citra rahasia, dalam suatu citra sampul (cover image...
Penerapan Efektivitas Segmentasi Pasar Terhadap Peningkatan Volume Penjualan UD. Bitang Timur Di Desa Sumber Pakem Kecamatan Sumber Jambe Kabupaten Jember
Penerapan Efektivitas Segmentasi Pasar Terhadap Peningkatan Volume Penjualan UD. Bitang Timur Di Desa Sumber Pakem Kecamatan Sumber Jambe Kabupaten Jember
ABSTRAK
Maryana Ayu Hakiki, 2019: Penerapan efektivitas segmentasi pasar terhadap peningkatan volume penjualan ud. Bitang timur di desa sumber pakem kecamatan sumber jambe ka...
PENGAMANAN CITRA SIDIK JARI MENGGUNAKAN KRIPTOGRAFI DAN STEGANOGRAFI FRAKTAL
PENGAMANAN CITRA SIDIK JARI MENGGUNAKAN KRIPTOGRAFI DAN STEGANOGRAFI FRAKTAL
Banyak data multimedia penting yang bertransmisi di internet, seperti data sidik jari, dan perlu dilakukan pengamanan terhadap data tersebut. Pengamanan citra sidik jari dilakukan ...

